Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

SOSIALISASI PENGGUNAAN QRIS UNTUK TRANSAKSI DIGITAL MASYARAKAT DI KOTA WAMENA KABUPATEN JAYAWIJAYA Difinubun, Muhamad Fagi; Wibowo, Didik Usman; Medlama, Mepa
BUDIMAS : JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT Vol 6, No 3 (2024): BUDIMAS : Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : LPPM ITB AAS Indonesia Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29040/budimas.v6i3.15660

Abstract

The Qris payment method is a modification of the previous cash payment to cashless, this emerged after the COVID-19 pandemic outbreak, one of the impacts of which was through money. Payment for the QRIS method is made by Scanning Barcodes using a mobile application. In the city of Wamena, access to service infrastructure is still very minimal. Poor internet connectivity and network quality in Wamena City greatly affect the use of Qris. However, since 2023, some people have started to switch to using this method to shop in stores. This outreach was carried out by taking several non-probability and probability samples which were then analyzed using descriptive quantitative methods with the hope of providing information to the public about the benefits and procedures for using QRIS which will greatly help people in shopping for daily needs Keywords: Digital Payment, Society, QRIS
SOSIALISASI PENGGUNAAN QRIS UNTUK TRANSAKSI DIGITAL MASYARAKAT DI KOTA WAMENA KABUPATEN JAYAWIJAYA Difinubun, Muhamad Fagi; Wibowo, Didik Usman; Medlama, Mepa
BUDIMAS : JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT Vol. 6 No. 3 (2024): BUDIMAS : Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : LPPM ITB AAS Indonesia Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The Qris payment method is a modification of the previous cash payment to cashless, this emerged after the COVID-19 pandemic outbreak, one of the impacts of which was through money. Payment for the QRIS method is made by Scanning Barcodes using a mobile application. In the city of Wamena, access to service infrastructure is still very minimal. Poor internet connectivity and network quality in Wamena City greatly affect the use of Qris. However, since 2023, some people have started to switch to using this method to shop in stores. This outreach was carried out by taking several non-probability and probability samples which were then analyzed using descriptive quantitative methods with the hope of providing information to the public about the benefits and procedures for using QRIS which will greatly help people in shopping for daily needs Keywords: Digital Payment, Society, QRIS
The Strategic Role of the Department of Agriculture as a Regional Government Actor in the Development of Honey Bee Farming in Jayawijaya herlyani; S, Herlyani; Difinuun, Muhammad Fagi; Wibowo, Didik Usman
Jurnal Honai Vol 4 No 2 (2025): Juni
Publisher : LPPM UNAIM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61578/honai.5.1.%p

Abstract

The low capacity of farmers and suboptimal honey bee farming practices in Jayawijaya Regency necessitate strategic intervention from the local government. This study aims to examine the form of intervention by the Agriculture Office in strengthening honey bee farming, the effectiveness of the programs implemented, and the supporting strategies applied to increase the productivity and independence of farmers. The method used is a descriptive qualitative approach through field observations, in-depth interviews with farmers and extension workers, and documentation of activities.
Pengaruh Pemanfaatan Media Sosial terhadap Brand Awareness Produk Lokal di Kabupaten Jayawijaya Wibowo, Didik Usman; Amir, Aswad; Ilham, Ilham
J-CEKI : Jurnal Cendekia Ilmiah Vol. 5 No. 2: Februari 2026
Publisher : CV. ULIL ALBAB CORP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/jceki.v5i2.15507

Abstract

Perkembangan media sosial telah menghadirkan peluang strategis bagi pelaku usaha lokal dalam memperluas jangkauan pasar dan membangun kesadaran merek. Meski demikian, pemanfaatan media sosial di wilayah dengan keterbatasan infrastruktur, seperti Kabupaten Jayawijaya, masih menghadapi sejumlah kendala struktural dan teknis. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh penggunaan media sosial terhadap brand awareness produk lokal di Kabupaten Jayawijaya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei terhadap pelaku usaha produk lokal yang memanfaatkan media sosial sebagai sarana promosi. Data dikumpulkan melalui kuesioner berskala Likert dan dianalisis menggunakan regresi linier sederhana. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media sosial berpengaruh positif dan signifikan terhadap brand awareness produk lokal. Temuan ini mengindikasikan bahwa pemanfaatan media sosial secara konsisten dan interaktif mampu meningkatkan tingkat pengenalan serta daya ingat konsumen terhadap produk lokal. Penelitian ini memberikan implikasi praktis bagi pelaku usaha dan pemangku kepentingan dalam merumuskan strategi pemasaran digital yang kontekstual dan adaptif terhadap kondisi wilayah.
Pendampingan Manajemen Administrasi Pemerintahan Kampung Berbasis Kebutuhan Lokal di Kampung Kuluakma Kabupaten Jayawijaya Amir, Aswad; Wibowo, Didik Usman; Difinubun, Muhamad Fagi
Joong-Ki : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 2: Februari 2026
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/joongki.v5i2.15508

Abstract

Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas aparatur kampung dalam mengelola administrasi pemerintahan secara efektif dan sesuai dengan kebutuhan lokal. Kampung Kuluakma secara administratif terletak di Distrik Walelagama, Kabupaten Jayawijaya, yang masih menghadapi berbagai permasalahan dalam penyelenggaraan administrasi pemerintahan kampung. Permasalahan tersebut meliputi keterbatasan pemahaman aparatur kampung terhadap manajemen administrasi, belum tertatanya sistem administrasi pemerintahan, serta rendahnya pemanfaatan administrasi sebagai instrumen pendukung pelayanan publik. Metode pelaksanaan PKM menggunakan pendekatan partisipatif melalui tahapan identifikasi kebutuhan lokal, sosialisasi, pelatihan, pendampingan teknis, serta evaluasi kegiatan. Pendampingan difokuskan pada penguatan manajemen administrasi pemerintahan kampung yang meliputi administrasi surat-menyurat, pencatatan kegiatan pemerintahan, dan administrasi pelayanan publik. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman dan keterampilan aparatur kampung dalam mengelola administrasi pemerintahan secara lebih tertib dan sistematis. Selain itu, kegiatan pendampingan ini mendorong terbentuknya praktik administrasi yang lebih responsif terhadap kebutuhan masyarakat. Kegiatan PKM ini diharapkan dapat menjadi model pendampingan administrasi pemerintahan kampung yang berkelanjutan dan dapat direplikasi pada kampung lain dengan karakteristik serupa.