Alamsyah, Mustofa Saeful
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pengaruh relaksasi genggam jari terhadap kecemasan pasien preoperatif benigna prostat hiperplasia di Ruang Minajaya 1 RSUD Jampangkulon Hamidah, Eneng; Abdilah, Hadi; Alamsyah, Mustofa Saeful
Jurnal Inovasi Kesehatan Masyarakat Vol 4 No 1 (2023): Journal of Public Health Innovation (JPHI)
Publisher : Lembaga Penelitian Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kuningan Garawangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34305/jphi.v4i01.811

Abstract

Latar Belakang: BPH adalah penyakit yang memiliki gejala membesarnya jaringan epitel yang dapat menghambat proses pengeluaran urin dalam tubuh. Jumlah penderita kasus penyakit prostat atau BPH ini sudah mencapai angka 90%. Individu yang akan menjalani operasi BPH akan mengalami kecemasan, karena stressor tentang Tindakan operasi. Relaksasi genggam jari adalah Teknik untuk mengurangi kecemasan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh relaksasi genggam jari terhadap kecemasan pasien preoperatif benigna prostat hiperplasia (bph) di ruang minajaya 1 RSUD jampangkulon. Metode: Penelitian menggunakan desain eksperimen research dengan satu grup pretest dan posttest. Jumlah sampel sebanyak 17 responden. Uji Hipotesis Menggunakan uji Wilcoxon dan Uji normalitas. Hasil: Hasil menunjukkan bahwa terdapat perbedaan pada nilai rata-rata kecemasan yaitu pada pretest sebesar 50.00 dan pada posttest adalah sebesar 41.76 Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai korelasi antara pretest dan posstest menunjukkan nilai sebesar 0.510 dengan nilai signifikansi sebesar 0.037. karena nilai signifikansi 0.037 > (lebih kecil) 0.05, maka dapat dikatakan bahwa terdapat hubungan antara variabel Pretest dengan variabel Posttest. Kesimpulan: Terdapat Pengaruh Relaksasi Genggam Jari Terhadap Kecemasan Pasien Preoperatif Benigna Prostat Hiperplasia Di Ruang Minajaya 1 RSUD Jampangkulon.
Efektivitas kompres hangat terhadap penurunan tingkat nyeri dismenore primer Mutia, Bella; Novhriyanthi, Dhinny; Alamsyah, Mustofa Saeful
Jurnal Inovasi Kesehatan Masyarakat Vol 4 No 2 (2024): Journal of Public Health Innovation (JPHI)
Publisher : Lembaga Penelitian Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kuningan Garawangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34305/jphi.v4i02.1003

Abstract

Latar Belakang: Dismenorea adalah siklus bulanan pada perempuan yang mengalami nyeri saat haid karena disebabkan oleh kontrasi otot dan ketidakseimbangan hormon progesteron dalam darah yang juga dapat mengganggu produktivitas perempuan sehari-hari. Angka dismenorea sangat besar di segala dunia. Frekuensi wajar dismenore pada anak muda gadis merupakan antara 16, 8- 81%. Rata- rata di negara- negara Eropa dismenore terjalin pada 45- 97% perempuan. Dengan prevalensi terendah di Bulgaria( 8, 8%) serta paling tinggi menggapai 94% di negeri Finlandia. Prevalensi dismenore yang sangat menonjol kerap ditemui pada anak muda gadis, yang diperkirakan antara 20- 90%. Dekat 15% anak muda dirinci sempat hadapi dismenore ekstrem. Kompres hangat adalah proses memberikan rasa hangat pada daerah tertentu dengan menggunakan cairan atau alat yang memberikan rasa hangat pada bagian tubuh yang memerlukanMetode: Jenis penelitian dalam penelitian ini menggunakan Quasy Experiment jenis design pre eksperimen dalam penelitian ini adalah pre-test dan post-test-group.Hasil: Berdasarkannhasil uji paired t test di dapatkan nilai p-value 0,9<0,005, maka terdapat pengaruh dalam penggunaan kompres hangat untuk mengurangi nyeri dismenore.Kesimpulan: Dapat disimpulankan bahwa terdapat pengaruh dalam penggunaan kompres hangat untuk mengurangi nyeri dismenore pada siswi di SMAN 1 Palabuhanratu.