Novhriyanthi, Dhinny
Unknown Affiliation

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Efektivitas kompres hangat terhadap penurunan tingkat nyeri dismenore primer Mutia, Bella; Novhriyanthi, Dhinny; Alamsyah, Mustofa Saeful
Jurnal Inovasi Kesehatan Masyarakat Vol 4 No 2 (2024): Journal of Public Health Innovation (JPHI)
Publisher : Lembaga Penelitian Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kuningan Garawangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34305/jphi.v4i02.1003

Abstract

Latar Belakang: Dismenorea adalah siklus bulanan pada perempuan yang mengalami nyeri saat haid karena disebabkan oleh kontrasi otot dan ketidakseimbangan hormon progesteron dalam darah yang juga dapat mengganggu produktivitas perempuan sehari-hari. Angka dismenorea sangat besar di segala dunia. Frekuensi wajar dismenore pada anak muda gadis merupakan antara 16, 8- 81%. Rata- rata di negara- negara Eropa dismenore terjalin pada 45- 97% perempuan. Dengan prevalensi terendah di Bulgaria( 8, 8%) serta paling tinggi menggapai 94% di negeri Finlandia. Prevalensi dismenore yang sangat menonjol kerap ditemui pada anak muda gadis, yang diperkirakan antara 20- 90%. Dekat 15% anak muda dirinci sempat hadapi dismenore ekstrem. Kompres hangat adalah proses memberikan rasa hangat pada daerah tertentu dengan menggunakan cairan atau alat yang memberikan rasa hangat pada bagian tubuh yang memerlukanMetode: Jenis penelitian dalam penelitian ini menggunakan Quasy Experiment jenis design pre eksperimen dalam penelitian ini adalah pre-test dan post-test-group.Hasil: Berdasarkannhasil uji paired t test di dapatkan nilai p-value 0,9<0,005, maka terdapat pengaruh dalam penggunaan kompres hangat untuk mengurangi nyeri dismenore.Kesimpulan: Dapat disimpulankan bahwa terdapat pengaruh dalam penggunaan kompres hangat untuk mengurangi nyeri dismenore pada siswi di SMAN 1 Palabuhanratu.
Hubungan pengetahuan Ibu hamil tentang triple eliminasi terhadap pemeriksaan triple eliminasi pada kehamilan trimester I Rachmadyanti, Dini; Utami, Tri; Novhriyanthi, Dhinny
Jurnal Ilmu Kesehatan Bhakti Husada: Health Sciences Journal Vol. 16 No. 01 (2025): Jurnal Ilmu Kesehatan Bhakti Husada: Health Science Journal
Publisher : Lembaga Penelitian Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34305/jikbh.v16i01.1499

Abstract

Latar Belakang: Prevalensi infeksi HIV, sifilis, dan hepatitis B pada ibu hamil di Kota Sukabumi mencapai 0,3% untuk HIV positif, 0,8% untuk hepatitis B reaktif, dan 0,53% untuk sifilis reaktif. Namun, cakupan pemeriksaan triple eliminasi pada ibu hamil hanya mencapai 89,4%, yang masih di bawah target minimal Kemenkes RI sebesar 100%. Salah satu faktor yang memengaruhi pelaksanaan pemeriksaan triple eliminasi adalah tingkat pengetahuan ibu hamil. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara pengetahuan ibu hamil tentang triple eliminasi dengan pelaksanaan pemeriksaan triple eliminasi pada trimester pertama kehamilan.Metode: Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain deskriptif dan pendekatan cross-sectional. Sampel terdiri dari 60 ibu hamil dengan usia kehamilan lebih dari 12 minggu yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling.Hasil: Uji statistik chi-square menunjukkan p-value sebesar 0,001 (p<0,05), sehingga H0 ditolak.Kesimpulan: Terdapat hubungan antara pengetahuan ibu hamil tentang triple eliminasi dengan pelaksanaan pemeriksaan triple eliminasi pada trimester pertama di UPTD Puskesmas Baros
Hubungan pengetahuan ibu dengan kejadian gizi kurang pada anak Komariah, Imas Siti; Andriani, Ria; Novhriyanthi, Dhinny
Jurnal Ilmu Kesehatan Bhakti Husada: Health Sciences Journal Vol. 16 No. 01 (2025): Jurnal Ilmu Kesehatan Bhakti Husada: Health Science Journal
Publisher : Lembaga Penelitian Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34305/jikbh.v16i01.1500

Abstract

Latar Belakang: Kekurangan gizi pada balita dipengaruhi oleh dua faktor utama, yaitu faktor langsung dan tidak langsung. Faktor langsung meliputi penyakit infeksi dan asupan gizi, sedangkan faktor tidak langsung mencakup status ekonomi, pola asuh, dan tingkat pengetahuan ibu. Dampak jangka pendek akibat kekurangan gizi pada anak meliputi gangguan perkembangan otak, penurunan tingkat kecerdasan, terganggunya pertumbuhan fisik, serta gangguan metabolisme tubuh. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara pengetahuan ibu dan kejadian kekurangan gizi pada anak.Metode: Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain deskriptif korelasional berbasis cross-sectional. Sampel penelitian berjumlah 89 orang, yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Analisis bivariat dilakukan dengan uji Chi-Square.Hasil: Berdasarkan analisis statistik dengan uji Chi-Square, diperoleh nilai p-Value sebesar 0,000 (p<0,05), sehingga H0 ditolak.Kesimpulan: Terdapat hubungan yang signifikan antara pengetahuan ibu dan kejadian kekurangan gizi pada anak. Penelitian selanjutnya disarankan untuk menggunakan desain yang lebih komprehensif, seperti studi longitudinal, guna mengamati dampak jangka panjang pengetahuan ibu terhadap status gizi anak.