Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Upaya Peningkatan Pengetahuan PUS dan WUS Tentang Metode KB di Kelurahan Tugu Kecil Kecamatan Prabumulih Timur Kota Prabumulih Novita, Nesi; Pastuty, Rosyati; Noviyanti, Asri; Sinulingga, Novy Ratnasari
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bangsa Vol. 2 No. 11 (2025): Januari
Publisher : Amirul Bangun Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59837/jpmba.v2i11.1953

Abstract

Keluarga berencana adalah suatu cara yang memungkinkan orang mencapai jumlah anak sesuai dengan yang mereka inginkan dan menentukan jarak kehamilan, dimana hal ini dapat dicapai melalui penggunaan metode kontrasepsi dan pengobatan infertilitas. Tujuan dari kegiatan pengabidan masyarakat tersebut yakni diharapkan dapat meningkatkan pengetahuan PUS dan WUS tentang Metode KB. Kegiatan pengabdian masyarakat ini dilaksanakan di di Kelurahan Tugu Kecil Kecamatan Prabumulih Timur Kota Prabumulih. Alur kegiatan yang dilaksanakan pada kegiatan Program KemitraanMasyarakat adalah: Adanya kasus keluhan selama ibu ber-KB adalah Haid tidak lancar. Memberikan penyuluhan kepada PUS dan WUS Tentang Metode KB di Kelurahan Tugu Kecil Kecamatan Prabumulih Timur Kota Prabumulih. Hasil kegiatan dapat diketahui bahwa seluruh peserta dapat mengikuti kegiatan ini dan dari hasil pengamatan melalui wawancara kepada peserta dapat disimpulkan bahwa meningkatnya pengetahuan ibu tentang Metode KB.
Analisis Faktor Risiko Yang Mempengaruhi Indeks Fungsi Seksual Pascapersalinan Sinulingga, Novy Ratnasari; Yanis, Amel; Anggraini, Fika Tri; Yuka, Aprillia Ayu Shinta
JKM : Jurnal Keperawatan Merdeka Vol 5 No 1 (2025): Jurnal Keperawatan Merdeka
Publisher : Jurusan Keperawatan, Poltekkes Kemenkes Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36086/jkm.v5i1.2855

Abstract

Background: Postpartum is a critical period in a woman's life where several problems can occur. One of them is related to the postpartum sexual function index, which can have a negative impact resulting in sexual dysfunction for women. Sexual function is multifactorial, meaning biological, psychological, and social factors can affect a woman's sexual performance. Postpartum low sexual function index has been associated with several risk factors, namely type of delivery, parity, breastfeeding, postpartum depression, family income, and length of the marriage. This study analyzed the risk factors affecting the postpartum sexual function index. Methods: The Analytical survey method with a Cross-sectional study design was used in this study. The research sample consisted of 134 postpartum women at the Andalas Community Health Center in Padang selected by Proportional random sampling. Statistical analysis Chi-square test determines the relationship between the two research variables. Results: Postpartum depression is reported that there was a significant relationship with the postpartum sexual function index. Women with depressive symptoms had a risk of 4.144 times having a low sexual function index after delivery (p=0.002; OR=4.144; CI 95%=1.736-9.889). Statistical analysis showed that there was no significant relationship between the type of delivery (p=0.731), parity (p=0.549), breastfeeding (p=0.847), family income (p=0.688), and length of the marriage (p=0.864) with the postpartum sexual function index. Conclusion: According to the study's findings, postpartum depression is a risk factor that may impact the postpartum sexual function index. Through this study, it is expected to increase the insight and information about sexual health for the family sector in the work area of Andalas Community Health Center and to educate the wider community. This study is also expected to be an input in providing health services by carrying out early detection and prevention of sexual health problems.
Faktor yang Berhubungan dengan Kepatuhan Kunjugan ANC pada Ibu Hamil di Masa Pandemi di Puskesmas Medan Deli Gea, Berni; Fitria, Aida; Pratiwi, Debby; Sinulingga, Novy Ratnasari
Jurnal Rekam Medic Vol 7, No 2 (2024): Edisi Agustus
Publisher : LPPM Institut Kesehatan Helvetia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33085/jrm.v7i2.6241

Abstract

Latar Belakang : Menurut data WHO (World Health Organization), Angka Kematian Ibu (AKI) didunia Tahun 2020  yaitu sebanyak 303.000 jiwa, merupakan jumlah kematian ibu akibat dari proses kehamilan, persalinan, dan pasca persalinan yang dijadikan indikator derajat kesehatan perempuan. Penelitian di Puskesmas Medan Deli di dapati ibu yang kurang patuh kunjungan ANC sebanyak 66,7%.. Tujuan : penelitian ini untuk mengetahui faktor yang berhubungan dengan kepatuhan kunjungan ANC pada ibu hamil di masa pandemi tahun 2022. Metode : Jenis Penelitian ini menggunakan desain survey analitik dengan metode pendekatan cross sectional. Populasi adalah sebanyak 30 responden teknik pengelolaan sampel Analisa data menggunakan analisa univariat dan bivariat dengan uji chi square. Hasil : penelitian dengan menggunakan uji chi square dari 30 responden yang berpengetahuan baik, cukup, kurang dan patuh melakukan kunjungan ANC sebanyak 10 responden (33,3%) dan yang berpengetahuan baik, cukup, kurang, dan tidak patuh kunjugan ANC sebanyak 20 responden (66,7), dengan p=0,0030,05. Responden yang bersikap positif dan tidak patuh kunjungan ANC sebanyak 20 responden (66,7%), dan yang bersikap negatif dan patuh kunjungan ANC sebanyak 10 responden (33,3) dengan p=0,0000,05. Responden yang mendapat dukungan suami dan tidak patuh kunjungan ANC sebanyak 20 responden (66,7%) dan yang tidak mendapat dukungan suami dan patuh kunjungan ANC sebanyak 10 responden (33,3) dengan p=0,0240,05.Kesimpulan : ada hubungan faktor pengetahuan, sikap, dan dukungan suami dengan kepatuhan kunjungan ANC pada ibu hamil di masa pandemi. Diharapkan pihak puskesmas dan tenaga kesehatan khususnya bidan untuk memberikan KIE (komunikasi, informasi dan edukasi) yang baik tentang pelaksanaan pemeriksaan kehamilan sebagai upaya untuk mendeteksi adanya komplikasi dini pada ibu hamil.