Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Sosialisasi dan Edukasi Pernikahan Dini untuk Remaja di Desa Patalan, Wonomerto, Probolinggo Musthofa, Achmad; Hidayat, Rahmat; Rofiq , A. Ainur; Agustin, Maulid; Hasanah, Uswatun
Inisiatif : Jurnal Dedikasi Pengabdian Masyarakat Vol 3 No 2 (2024): Inisiatif : Jurnal Dedikasi Pengabdian Masyarakat
Publisher : Pusmedia Group Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61227/inisiatif.v3i2.249

Abstract

Pemikiran orang tua dari anak-anak yang melakukan pernikahan dini ialah dari pemikiran orang tua bahwa pendidikan hanya sebatas supaya anaknya bisa membaca dan menulis. Laporan dari Pengadilan Agama (PA) Kraksaan selama tahun 2022 mencatat bahwa terdapat 1.152 kasus permohonan dispensasi nikah. Permohonan dispensasi nikah ini diajukan karena usia calon pengantin, baik laki-laki maupun perempuan, di bawah 19 tahun. Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PkM) ini bertujuan untuk memberi pemahaman tentang dampak pernikahan dini. Setelah melihat lingkup masalah di Desa Patalan, banyak melakukan pernikahan dini dalam proses menuntun ilmu dibangku sekolah. Metode yang di gunakan atau di terapkan adalah metode Participatory Action Reearch (PAR). Metode pengumpulan data dalam PkM ini mencakup pencarian data utama melalui kegiatan pembinaan, observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil dari Kegiatan PkM ini menunjukan bahwa pernikahan dini sering dianggap sebagai solusi untuk kehamilan di luar nikah. Namun, pernikahan ini membawa berbagai dampak negatif, termasuk risiko biologis seperti komplikasi kehamilan dan persalinan, serta risiko psikologis seperti kekerasan dalam rumah tangga dan masalah kesehatan mental. Secara sosial, pernikahan dini menyebabkan putusnya pendidikan, memperburuk ketidaksetaraan gender, meningkatkan kemiskinan, dan mengurangi produktivitas masyarakat. Implikasi dari hasil kegiatan PkM ini Mahasiswa KKN berhasil menjalankan peran strategis sebagai agen perubahan dalam mengedukasi masyarakat tentang pencegahan pernikahan dini melalui sosialisasi komprehensif yang mencakup aspek hukum, sosial, dan kesehatan, yang disampaikan oleh empat pemateri berbeda dan diakhiri dengan sesi tanya jawab serta evaluasi berhadiah untuk memastikan pemahaman peserta.
Building a Respect Learning Environment to Reduce Bullying by Teachers Musthofa, Achmad; Muhammad, Devy Habibi
FALASIFA : Jurnal Studi Keislaman Vol 15 No 02 (2024): September
Publisher : UAS PRESS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62097/falasifa.v15i02.1850

Abstract

This research aims to investigate how teachers can effectively address and reduce bullying in schools and the strategies they use to create a respectful and supportive learning environment. At Muhammadiyah Junior High School in Pasuruan Regency, bullying manifests in several ways, such as upperclassmen intimidating younger students, inappropriate social exclusion, and coercive actions involving personal belongings that cause distress to victims. The study employs a qualitative, descriptive case study approach, focusing on detailed participant experiences without extensive theoretical analysis. Data collection includes interviews and observations, with an emphasis on ensuring the findings' validity and reliability. The findings suggest that schools should implement weekend character education programs led by Islamic Education teachers, with sessions concluded by Guidance and Counseling teachers. These programs encourage students to adopt positive character traits in their daily lives. Muhammadiyah Junior High School in Pasuruan Regency is committed to enforcing strong anti-bullying policies and fostering a collective approach to combat all forms of bullying, aiming to establish a safe and respectful learning environment for every student.
PENGARUH LINGKUNGAN SEKOLAH TERHADAP PEMBENTUKAN KARAKTER MANDIRI SISWA KELAS 7 SMP IMAM SYAFI’I TULUNGAGUNG Al-Azhari , Yahya Husein; Musthofa, Achmad; Anggra , Dwy; Prasetiya, Benny
JDP (JURNAL DINAMIKA PENDIDIKAN) Vol. 12 No. 2 (2026): JANUARI
Publisher : Educational Research Center

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64540/0gw9mr06

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk menganalisis pengaruh fasilitas sekolah terhadap karakter mandiri siswa, menilai kontribusi budaya sekolah dan interaksi sosial terhadap kemandirian siswa. Beberapa siswa masih menunjukkan pola belajar yang pasif, misalnya menunggu instruksi guru sebelum memulai tugas. Penelitian ini menerapkan pendekatan kuantitatif dengan tipe explanatory research, Pengumpulan data dilakukan menggunakan instrumen kuesioner menggunakan skala Likert lima poin. Analisis data dilakukan menggunakan bantuan perangkat lunak SPSS versi 26. Tahap analisis diawali dengan uji asumsi klasik, yang meliputi uji normalitas, uji multikolinieritas. Temuan ini nilai koefisien korelasi (R) sebesar 0,629 yang mengindikasikan hubungan positif dan cukup kuat antarvariabel, serta nilai koefisien determinasi (R Square) sebesar 0,395 yang menunjukkan bahwa Lingkungan Sekolah mampu menjelaskan 39,5% variasi Kemandirian Siswa. Temuan ini menunjukkan bahwa penguatan karakter mandiri perlu diarahkan pada pengembangan lingkungan sekolah yang dirancang untuk mendukung pembelajaran akademik sekaligus pembentukan karakter melalui budaya sekolah dan keteladanan pendidik.
Rekonstruksi Kurikulum Pendidikan Muhammadiyah Berbasis Nilai-Nilai Tajdid Musthofa, Achmad; Anggra, Dwy; Al-Azhari, Yahya Husein; Halili, Heri Rifhan
JDP (JURNAL DINAMIKA PENDIDIKAN) Vol. 2 No. 2 (2026): APRIL (JURNAL DINAMIKA PENDIDIKAN)
Publisher : Educational Research Center

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64540/ktk2an05

Abstract

This research aims to analyze the concept of tajdid in Muhammadiyah education and formulate a model of curriculum reconstruction based on values. The change in the curriculum in Muhammadiyah reflects the tendency to adopt a technocratic national curriculum. This study uses a qualitative approach with a conceptual-critical study design combined with historical and philosophical studies. Data analysis was carried out using qualitative content analysis and thematic analysis sourced from books, articles from SINTA-indexed national journals. 1. Muhammadiyah education is expected not to be closed to change, but still maintain its identity and basic values that are its characteristics. 2. Muhammadiyah education functions as a strategic instrument for the formation of a progressive Muslim generation with character. 3. The reconstruction of this curriculum is a strategic step to maintain the quality, competitiveness, and uniqueness of Muhammadiyah education in the midst of the dynamics of national and global education. These findings show that tajdid values in Muhammadiyah education are not just normative discourses, but must be the main paradigm in curriculum development.