Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pengabdian Internasional Dosen dan Mahasiswa UIN Ar-Raniry di Madrasah Tahfiz Taufiqillah Kedah, Malaysia Mawardi, Mawardi; Mujia, Muji; Mansor, Mohammad Irhamuddin Bin; Zuniar, Zuniar; Fata, Azimul; Gawa, Muhammad Rafliansyah; Zikran, Muhammad; Yunos, Abdul Afif Bin; Andika, Aris; Raihan, Muhammad; Purba, Fahri Andra; Faiz, Muhammad; Karim, Muhammad Danish Bin Abdul; Munadia, Farah; Amelia, Ghina; Husna, Sarwatul; Pramita, Arni
MEUSEURAYA - Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 2 (Desember 2024)
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat STAIN Teungku Dirundeng Meulaboh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47498/meuseuraya.v3i2.3708

Abstract

Madrasah Tahfiz Taufiqillah Kedah Malaysia is one of the Malaysian movement schools under the organization of Hal Ehwal Sekolah Agama Kedah (HESA). This madrasah was founded by Auzaid bin Ismail. On July 3-19, 2024, students and lecturers of the Ushuluddin faculty of UIN Ar-Raniry carried out international service at the madrasah. Some of the activities carried out include religious, educational, environmental, sports, and economic activities. The purpose of this international service activity is to broaden students' understanding and skills in actualizing knowledge at the international level. The method used in writing this article is to use qualitative descriptive with a participatory action research (PAR) approach. The results of this international service activity are that UIN Ar-Raniry students have succeeded in implementing community service programs that are able to motivate students at Madrasah Tahfiz Taufiqillah Kedah to present additional programs in carrying out educational education. In addition, other results are in the form of output, impact on student experience, and cooperation. This international service activity can be sustainable and create academic cooperation in two or more countries..
Sosialisasi Pembentukan Koperasi Merah Putih sebagai Upaya Peningkatan Pemahaman Masyarakat Desa Cadek, Aceh Besar Farma, Junia; Zuniar, Zuniar; Riansyach, Arif; Maghfirah, Mutiara; Muna, Nailatun
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bangsa Vol. 3 No. 12 (2026): Februari
Publisher : Amirul Bangun Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59837/jpmba.v3i12.4134

Abstract

Pembentukan koperasi desa sebagai instrumen penguatan ekonomi kerakyatan menghadapi berbagai tantangan pada tahap awal, khususnya rendahnya literasi masyarakat, lemahnya kesiapan kelembagaan, serta keterbatasan sarana fisik sebagai pusat operasional koperasi. Di Desa Cadek, Kabupaten Aceh Besar, permasalahan tersebut menghambat realisasi pembentukan Koperasi Merah Putih sebagai bagian dari program nasional penguatan ekonomi desa. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman masyarakat tentang prinsip dan mekanisme pembentukan koperasi, mendorong partisipasi kolektif, serta memfasilitasi solusi atas kendala struktural yang dihadapi desa. Metode yang digunakan adalah pendekatan Service Learning berbasis partisipatif yang dilaksanakan melalui empat tahapan, yaitu perencanaan, sosialisasi, pelaksanaan, dan evaluasi. Kegiatan dilakukan dalam bentuk penyuluhan interaktif, diskusi kelompok terarah, simulasi pembentukan struktur pra-koperasi, serta pendampingan awal kepada masyarakat dan perangkat desa. Data dikumpulkan melalui observasi, pre-test dan post-test, serta wawancara dengan tokoh kunci desa, kemudian dianalisis secara deskriptif dan tematik. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan signifikan tingkat pemahaman masyarakat mengenai konsep koperasi dan regulasi pembentukannya, dari sekitar 35–45% sebelum kegiatan menjadi 82–92% setelah kegiatan dilaksanakan. Selain itu, kegiatan ini menghasilkan luaran konkret berupa terbentuknya Tim Formatur Koperasi Merah Putih serta kesepakatan pemanfaatan aset desa sebagai sekretariat sementara koperasi. Temuan ini menunjukkan bahwa pendekatan sosialisasi dan edukasi partisipatif efektif dalam meningkatkan literasi kelembagaan, membangun kesadaran kolektif, serta memperkuat kesiapan operasional pembentukan koperasi desa. Kegiatan ini berkontribusi pada penguatan institusi ekonomi lokal dan mendukung upaya pengurangan kemiskinan berbasis komunitas melalui pengembangan koperasi desa yang berkelanjutan.