Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Upaya Kanada untuk Menarik Minat Imigran menjadi Permanent Residence melalui Jaminan yang “Memanjakan”: Indonesia Kinanti, Shafa Diva
Interaktif : Jurnal Ilmu-Ilmu Sosial Vol. 15 No. 1 (2023): Mei
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.interaktif.2023.015.01.3

Abstract

The phenomenon of international migration is influenced by many factors, one of which is the need for labor. Labor is an important element in economic activities because labor plays a role in the stages of production and industry. For a large country like Canada, labor is very important as a maintainer of the quality and quantity of its workforce. However, maintaining a stable workforce is difficult due to problems related to wages and the workforce. Therefore, concrete policies and steps are needed as a prevention or solution to the decline in the number of workers in Canada. And one of them is through international migration. By using a qualitative descriptive method, this study will briefly explain the problems raised through a neoclassical economic perspective as the author's point of view. Keywords: Canada, Industry, Labor, Migration, Wages
Studi Komparatif Pengaruh Docm Terhadap Kasus Pernikahan Dini di Indonesia dan Filipina Kinanti, Shafa Diva; Fahadayna, Adhi Cahya
Action Research Literate Vol. 8 No. 3 (2024): Action Research Literate
Publisher : Ridwan Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46799/arl.v8i3.238

Abstract

Pernikahan anak di bawah umur (child marriage) ialah ilegal adanya, jika melampaui batas usia minimum untuk menikah sesuai dengan ketentuan UNICEF yaitu 18 tahun. Terjadinya pernikahan anak di bawah umur tentu dipengaruhi oleh beberapa faktor yang berbeda sesuai dengan kondisi atau latar belakang negara. Penelitian ini bertujuan untuk melihat pengaruh konsep “Drivers of Child Marriage” terhadap kasus pernikahan anak di bawah umur di Indonesia dan Filipina. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan analisis regresi linear berganda, dan hasil analisis akan dikomparasikan menggunakan pendekatan Most Similar System Design (MSSD). Berbeda dengan literatur terdahulu, hasil assessment menunjukkan bahwa variabel poverty, rights, advocacy sebagai bentuk penyederhanaan konsep DoCM secara simultan tidak berpengaruh signifikan dengan kasus pernikahan anak di bawah umur di Indonesia. Namun, di Filipina variabel tersebut berpengaruh signifikan dengan variabel advocacy yang berpengaruh signifikan secara parsial. Kondisi tersebut terjadi karena masing-masing negara memiliki kondisi yang serupa namun berbeda serta variabel lain yang mempengaruhi