Rahmadiani, Adisti Putri
Unknown Affiliation

Published : 5 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

Prohibition of Marriage Between Sundanese and Javanese Tribes Rahmadiani, Adisti Putri; Hasuna, Asma Nadia; Ni’ma Hilya, Moh Zacky; Rahmani, Salsabila Putri; Komariah, Siti
JUPE : Jurnal Pendidikan Mandala Vol, 9 No 4 (2024) : JUPE : Jurnal Pendidikan Mandala (Desember)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pendidikan Mandala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58258/jupe.v9i4.8038

Abstract

Indonesia is a country full of social and cultural diversity, with each element having a different historical background. One of the stories that became the forerunner of the tradition of prohibiting marriage between Sundanese and Javanese people in the year was the Bubat War between the Majapahit Kingdom and the Sunda Kingdom. The purpose of this research is to analyze the factors behind this prohibition and understand the family's goals in carrying out this tradition. The methodology used in this research is qualitative, by collecting data through literature studies and literature reviews The findings indicate that the prohibition of marriage is influenced by the history of the Bubat War and stereotypes regarding caste differences, where the Javanese are perceived to have a higher status than the Sundanese. The purpose of this prohibition is to prevent the belief that marriages between the two ethnic groups will not last long, as well as to avoid financial issues and maintain household harmony. 
Privasi atau Manipulasi? Dramaturgi Instagram dalam Fenomena Second Account dan Close Friends Annisa, Nabila; Rahmadiani, Adisti Putri; Ima Rohimah; Haryadi Hidayat; Achmad Hufad; Yani Achdiani
JURNAL PARADIGMA : Journal of Sociology Research and Education Vol. 6 No. 1 (2025): (JUNI 2025) JURNAL PARADIGMA: Journal of Sociology Research and Education
Publisher : Labor Program Studi Pendidikan Sosiologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53682/jpjsre.v6i1.11608

Abstract

Dengan penerapan konsep dramaturgi, para pengguna second account dan closefriend Instagram menciptakan ruang yang sesuai dengan keinginan juga preferensi mereka. Penelitian ini menggali teori Dramaturgi Erving Goffman sebagai sarana dalam mengidentifikasi Konstruksi Diri individu dalam Dunia Maya, Privasi dan keamanan yang dirasakan oleh para pengguna juga hubungan sosial yang terjalin pada akun tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk memahami bagaimana pengguna membangun identitas digital mereka melalui mekanisme panggung depan dan panggung belakang dalam interaksi daring. Jenis penelitian yang digunakan adalah Metode penelitian Kualitatif dengan identifikasi fenomenologi. Teknik pengumpulan data yang dilakukan adalah wawancara dan observasi terhadap pengguna Instagram yang memiliki lebih dari satu akun dan aktif menggunakan fitur close friend. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengguna memanfaatkan akun utama untuk membangun citra profesional yang terstruktur, sementara second account dan fitur closefriend menjadi ruang ekspresi diri yang lebih bebas dan personal. Dengan demikian, dalam dunia maya individu secara strategis membagi peran dan identitas mereka sesuai dengan audiens yang dituju, guna mengelola ekspektasi sosial dan menjaga citra diri.
Privasi atau Manipulasi? Dramaturgi Instagram dalam Fenomena Second Account dan Close Friends Annisa, Nabila; Rahmadiani, Adisti Putri; Ima Rohimah; Haryadi Hidayat; Achmad Hufad; Yani Achdiani
JURNAL PARADIGMA : Journal of Sociology Research and Education Vol. 6 No. 1 (2025): (JUNI 2025) JURNAL PARADIGMA: Journal of Sociology Research and Education
Publisher : Labor Program Studi Pendidikan Sosiologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53682/jpjsre.v6i1.11608

Abstract

Dengan penerapan konsep dramaturgi, para pengguna second account dan closefriend Instagram menciptakan ruang yang sesuai dengan keinginan juga preferensi mereka. Penelitian ini menggali teori Dramaturgi Erving Goffman sebagai sarana dalam mengidentifikasi Konstruksi Diri individu dalam Dunia Maya, Privasi dan keamanan yang dirasakan oleh para pengguna juga hubungan sosial yang terjalin pada akun tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk memahami bagaimana pengguna membangun identitas digital mereka melalui mekanisme panggung depan dan panggung belakang dalam interaksi daring. Jenis penelitian yang digunakan adalah Metode penelitian Kualitatif dengan identifikasi fenomenologi. Teknik pengumpulan data yang dilakukan adalah wawancara dan observasi terhadap pengguna Instagram yang memiliki lebih dari satu akun dan aktif menggunakan fitur close friend. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengguna memanfaatkan akun utama untuk membangun citra profesional yang terstruktur, sementara second account dan fitur closefriend menjadi ruang ekspresi diri yang lebih bebas dan personal. Dengan demikian, dalam dunia maya individu secara strategis membagi peran dan identitas mereka sesuai dengan audiens yang dituju, guna mengelola ekspektasi sosial dan menjaga citra diri.
Privasi atau Manipulasi? Dramaturgi Instagram dalam Fenomena Second Account dan Close Friends Annisa, Nabila; Rahmadiani, Adisti Putri; Ima Rohimah; Haryadi Hidayat; Achmad Hufad; Yani Achdiani
JURNAL PARADIGMA : Journal of Sociology Research and Education Vol. 6 No. 1 (2025): JUNI 2025 JURNAL PARADIGMA: Journal of Sociology Research and Education
Publisher : Labor Program Studi Pendidikan Sosiologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53682/jpjsre.v6i1.11608

Abstract

Dengan penerapan konsep dramaturgi para pengguna second account dan closefriend Instagram menciptakan ruang yang sesuai dengan keinginan juga preferensi mereka Penelitian ini menggali teori Dramaturgi Erving Goffman sebagai sarana dalam mengidentifikasi Konstruksi Diri individu dalam Dunia Maya Privasi dan keamanan yang dirasakan oleh para pengguna juga hubungan sosial yang terjalin pada akun tersebut Penelitian ini bertujuan untuk memahami bagaimana pengguna membangun identitas digital mereka melalui mekanisme panggung depan dan panggung belakang dalam interaksi daring Jenis penelitian yang digunakan adalah Metode penelitian Kualitatif dengan identifikasi fenomenologi Teknik pengumpulan data yang dilakukan adalah wawancara dan observasi terhadap pengguna Instagram yang memiliki lebih dari satu akun dan aktif menggunakan fitur close friend Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengguna memanfaatkan akun utama untuk membangun citra profesional yang terstruktur sementara second account dan fitur closefriend menjadi ruang ekspresi diri yang lebih bebas dan personal Dengan demikian dalam dunia maya individu secara strategis membagi peran dan identitas mereka sesuai dengan audiens yang dituju guna mengelola ekspektasi sosial dan menjaga citra diri < p>
Cohabitation (Living Together) Among College Students: A Review of Shifting Marital Values and Educational Priorities Rahmadiani, Adisti Putri; Hasuna, Asma Nadia; Azizah, Sarah Nur; Abdullah, Mirna Nur Alia
JIHAD : Jurnal Ilmu Hukum dan Administrasi Vol 8, No 2 (2026): JIHAD : Jurnal Ilmu Hukum dan Administrasi
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pendidikan (LPP) Mandala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58258/jihad.v8i2.10681

Abstract

This study aims to analyze the phenomenon of declining marriage rates among Generation Z and its impact on population dynamics in Indonesia. In recent years, there has been a growing trend of delayed marriage influenced by various factors, including economic conditions, shifting social values, and the influence of social media. This research employs a qualitative approach with an exploratory design to understand Generation Z’s perspectives on marriage. Data were collected through the analysis of digital content on social media platforms as well as a literature review of scholarly sources and statistical reports. The findings indicate that Generation Z tends to delay marriage due to prioritizing education, career development, and concerns about potential risks in marital relationships. This phenomenon has implications for declining fertility rates, changes in population age structure, and the potential for population aging in the future. From the perspective of the Second Demographic Transition (SDT) theory and the Intermediate Variables of Fertility, these changes reflect a shift from collective- oriented values toward individualization. Therefore, adaptive policies are needed to maintain the balance of population dynamics in Indonesia.