Ni Luh Ayu Ariasih
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Analisis Stimulasi Aspek Perkembangan Motorik Halus dan Kognitif Anak Usia Dini pada Permainan Tradisional Cingklak: Stimulation Analysis of Fine Motor and Cognitive Development Aspects of Early Children in The Traditional Game Cingklak Ni Luh Ayu Ariasih; I Made Gede Anadhi
Indonesian Journal of Early Childhood: Jurnal Dunia Anak Usia Dini Vol. 6 No. 2 (2024)
Publisher : Universitas Ngudi Waluyo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35473/ijec.v6i2.3240

Abstract

One of the traditional games that has long been famous and is able to provide an unforgettable experience as an adult and has hidden benefits in addition to its benefits to provide a sense of satisfaction, fun, happiness, and a sense of competition with friends or opponents is the game Cingklak. The purpose of the research is to analyze and explore various aspects of development that can be stimulated through the traditional game of Cingklak. This research technique uses qualitative techniques or methods, namely by exploring several reading sources and relevant data, and the subjects are early childhood children with an age range of 7 to 8 years. The purpose of this study is to analyze and see the effect of the Cingklak game played by children on aspects of fine motor and cognitive development, as well as introduce traditional games to children, one of which is this Cingklak game. This study shows that the results obtained are showing good development, because thanks to the stimulation of this game, children are able to develop their fine motor skills well. ABSTRAK Salah satu permainan tradisional yang sudah lama terkenal dan mampu memberikan pengalaman yang tidak bisa dilupakan saat dewasa serta memiliki manfaat tersembunyi disamping manfaatnya untuk memeberikan rasa kepuasan, kesenangan, kebahagiaan, serta rasa kompetitif terhadap teman atau lawan mainnya adalah permainan Cingklak. Tujuan penelitian adalah untuk menganalisis dan menggali berbagai aspek perkembangan yang dapat distimulasi melalui permainan tradisional Cingklak. Teknik penelitian ini menggunakan teknik atau metode kualitatif yaitu dengan menggali dari beberapa sumber bacaan dan data-data yang relevan, serta subjeknya meruapkan anak-anak usia dini dengan rentang usia 7 hingga 8 tahun. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisa dan melihat pengaruh dari permainan Cingklak yang dimainkan anak-anak terhadap aspek perkembangan motorik halus dan kognitifnya, serta mengenalkan permainan-permainan tradisional pada anak-anak alah satunya adalah permainan cingklak ini. Dalam penelitian ini menunjukkan bahwa hasil yang didapat adalah menunjukkan perkembangan yang baik, karena berkat stimulasi dari permainan ini, anak-anak mampu mengembangkan motorik halusnya dengan baik.
Dampak Kejadian Bullying Terhadap Perkembangan Sosial Emosional pada Anak Usia Dini di TK Pelita Desa Ubung Kaja: The Impact of Bullying on Early Childhood Social-Emotional Development at Pelita Kindergarten, Ubung Kaja Village Ni Luh Ayu Ariasih; Putra, Ida Bagus Komang Sindu
Indonesian Journal of Early Childhood: Jurnal Dunia Anak Usia Dini Vol. 7 No. 2 (2025)
Publisher : Universitas Ngudi Waluyo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35473/ijec.v7i2.4130

Abstract

Early childhood social and emotional development is part of the aspects of development in children that are closely related to the concept of socializing and emotions in children, it needs to be considered and directed so that its development becomes better over time and the increasing age of the child. During the age of children, especially at the age of 0 to 8 years, individuals are said to be early childhood who are vulnerable to the scope of friendship with play periods that are vulnerable to Bullying or Bullying behavior. Bullying has several forms, namely physical, verbal, and other forms. To prevent and deal with Bullying behavior in early childhood, it is necessary to contribute and coordinate between parents and teachers at school by giving children a firm understanding not to repeat it. Because Bullying behavior has a negative impact on the social-emotional development of Bullying perpetrators and victims of Bullying who are still at an early age. This research was conducted at TK Pelita Desa Ubung Kaja. This research method uses a qualitative method with the stages of observation of Bullying behavior in children and literature studies regarding Bullying cases that occur in early childhood from various scientific sources.   ABSTRAK  Perkembangan sosial emosional anak usia dini merupakan bagian dari aspek perkembangan pada anak yang erat kaitannya dengan konsep bersosialisasi dan emosi pada anak, perlu diperhatikan dan diarahkan agar perkembangannya menjadi lebih baik seiring dengan berjalannya waktu dan bertambahnya usia anak. Pada masa usia anak-anak khususnya pada usia 0 hingga 8 tahun, individu dikatakan sebagai anak usia dini yang rentan dengan ruang lingkup pertemanan dengan masa bermain yang rentan dengan perilaku Bullying atau perundungan. Bullying memiliki beberapa bentuk, yaitu fisik, verbal, dan bentuk lainnya. Untuk mencegah dan menangani perilaku Bullying pada anak usia dini, perlu adanya kontribusi dan koordinasi antara orang tua dan guru di sekolah dengan memberikan pemahaman yang tegas kepada anak untuk tidak mengulanginya. Karena perilaku Bullying memiliki dampak negatif bagi perkembangan sosial emosional pelaku Bullying dan korban Bullying yang masih berusia dini. Penelitian ini dilakukan di TK Pelita Desa Ubung Kaja. Metode penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan tahapan observasi perilaku Bullying pada anak dan studi literatur mengenai kasus Bullying yang terjadi pada anak usia dini dari berbagai sumber ilmiah.