Abstract Objek wisata Pancur Pitu, yang dikelola oleh POKDARWIS Desa Sumberbendo, adalah salah satu destinasi wisata yang memanfaatkan keindahan alam dengan daya tarik utamanya berupa kolam renang yang memanfaatkan mata air alami. Meskipun masih relatif baru, objek wisata ini membutuhkan banyak perbaikan, baik dalam hal fasilitas maupun promosi. Fasilitas yang tersedia mencakup kamar mandi, area parkir, tempat makan dan minum, serta fasilitas pendukung lainnya. Promosi dilakukan melalui media sosial seperti Facebook, Instagram, dan TikTok. Namun, beberapa masalah menjadi latar belakang penelitian ini, termasuk: (1) Pengelolaan fasilitas dan promosi yang kurang efektif, (2) Keterbatasan fasilitas, (3) Promosi yang kurang optimal, dan (4) Keterbatasan data. Penelitian ini bertujuan untuk: (1) Menilai pengaruh fasilitas terhadap jumlah pengunjung objek wisata Pancur Pitu di Desa Sumberbendo, Kabupaten Madiun, (2) Menilai pengaruh promosi terhadap jumlah pengunjung objek wisata Pancur Pitu, dan (3) Menilai pengaruh fasilitas dan promosi secara bersamaan terhadap jumlah pengunjung. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan analisis data melalui uji validitas, reliabilitas, uji asumsi klasik, regresi linier berganda, uji t, uji F, dan uji determinasi, menggunakan software SPSS versi 23. Sampel penelitian diambil dengan metode random sampling menggunakan rumus Slovin, menghasilkan 110 responden. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Fasilitas memiliki pengaruh signifikan secara parsial terhadap jumlah pengunjung dengan nilai signifikansi 0,001 < 0,05, (2) Promosi juga berpengaruh signifikan secara parsial dengan nilai signifikansi 0,000 < 0,05, dan (3) Fasilitas dan promosi secara simultan memberikan pengaruh signifikan terhadap jumlah pengunjung dengan nilai signifikansi 0,000 < 0,05.