p-Index From 2021 - 2026
0.408
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Widya Publika
S.AB, Ni Nyoman Kartika Yanti
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

KOMUNIKASI POLITIK CALON ANGGOTA DEWAN PERWAKILAN RAKYAT DAERAH PROVINSI BALI DAERAH PEMILIHAN KABUPATEN BULELENG S.AB, Ni Nyoman Kartika Yanti
Jurnal Widya Publika Vol 10 No 2 (2022): Jurnal Widya Publika
Publisher : Magister Administrasi Publik Program Pascasarjana Universitas Ngurah Rai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70358/widyapublika.v10i2.784

Abstract

Dalam penelitian ini wilayah penelitian tidak begitu luas hanya sebatas wilayah desa, yang sangat kental dengan adat istiadatnya dan kekerabatan, kekeluargaan yang masih sangat erat dan kuat. Hal demikian dapat menimbulkan pemilihan calon anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Provinsi Bali menjadi tidak atau kurang rasional. Pada sistem demokrasi modern mengharapkan pilihan-pilihan masyarakat didasarkan atas pertimbangan-pertimbangan rasional. Untuk itulah maka penelitian terhadap komunikasi politik calon anggota DPRD Provinsi Bali dalam masa kampanye menjadi penting. Permasalahannya mempertanyakan bagaimana komunikasi politik calon anggota DPRD Provinsi Bali dilihat dari unsur-unsur komunikasi itu sendiri. Penelitian dilakukan dengan survey dan mengambil sampel 347 orang pada 2 wilayah banjar yang ada di Desa Kedis Kecamatan Busungbiu. Metode pengolahan datanya dilakukan secara deskriptif. Temuan penelitian memberikan gambaran, bentuk komunikasi yang dipakai oleh calon anggota DPRD Provinsi Bali adalah komunikasi antar pribadi dan komunikasi publik. Sebagian besar responden menyatakan bahwa kedua calon anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Provinsi Bali dapat dipercaya dan dinilai mempunyai kemampuan untuk menjadi wakil mereka, serta mempunyai latar belakang pergaulan kemasyarakatan yang baik dan latar belakang pengalaman kerja yang baik. Menyampaikan visi dan misinya menggunakan media komunikasi verbal dan media komunikasi tertulis. Sebagai media, ucapan kata dan bahasa tulis para calon anggota DPRD Provinsi Bali selama masa kampanye berlangsung dinilai jelas oleh responden. Masyarakat calon pemilih memberikan perhatian serius terhadap pesan dalam visi misi para calon anggota DPRD Provinsi Bali. Masyarakat calon pemilih menyatakan memahami terhadap pesan dalam visi dan misi calon anggota DPRD Provinsi Bali dan akan menentukan sikap memilih berdasarkan persetujuannya dengan isi pesan yang dipahami. Gambaran umum penelitian menunjukkan komunikasi calon anggota DPRD Provinsi Bali selama masa kampanye, memberilan efek pada perilaku masyarakat dalam menentukan pilihannya secara rasional, tidak menentukan pilihan hanya semat-mata atas pertimbangan kedekatan hubungan antara calon anggota DPRD Provinsi Bali dengan masyarakat pemilihnya.
Evaluasi Kebijakan WFH Terhadap Pelayanan Publik Di Indonesia S.AB, Ni Nyoman Kartika Yanti
Jurnal Widya Publika Vol 10 No 1 (2022): Widya Publika
Publisher : Magister Administrasi Publik Program Pascasarjana Universitas Ngurah Rai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70358/widyapublika.v10i1.823

Abstract

Kebijakan WFH di masa pandemic berdampak pada pelayanan publik. Pelayanan yang biasanya dilakukan secara manual, kini mengharuskan pemerintah untuk beradptasi dengan kondisi pembatasan sosial. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi Kebijakan WFH Terhadap Pelayanan Publik di Indonesia. Studi ini menggunakan studi kepustakaan dengan sumber yang berasal dari buku, jurnal, atau situs resmi pemerintah. Teori yang digunakan dalam kajian ini adalah Teori Evaluasi Kebijakan William Dunn. Hasil kajian menunjukkan bahwa pemerintah harus terus berinovasi dalam meningkatkan pelayanan kepada masyarakat agar terwujud pelayanan yang cepat, terjangkau, dan efektif. Hasil evaluasi kebijakan WFH terhadap pelayanan public di Indonesia yakni Dari segi efektivitas, pelayanan di masa pandemic covid dapat dikatakan efektif karena pemerintah telah melakukan perbaikan tata kelola yang tetap sesuai protokol kesehatan. Dari segi efisiensi, berdasarkan analisis penulis pada masa pandemi Covid 19 pekerja akan lebih produktif karena bisa menghemat waktu. Dari segi kecukupan, sangat mencukupi kebutuhan masyarakat untuk mendapatkan pelayaan singkat dan memuaskan. Dari segi perataan, sistem online dapat dinikmati oleh semua masyarakat baik yang kaya ataupun yang miskin. Dari segi responsivitas, pelayanan publik online lebih responsif dimana dapat dilakukan dimanapun dan kapanpun. Selanjutnya, dari segi ketepatan, masyarakat yang memanfaatkan platform online justru akan sangat terbantu untuk mendapatkan pelayanan tepat sesuai kebutuhan. Kata Kunci: Evaluasi, Kebijakan, WFH, Pelayanan Publik