Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Workshop Penguatan Asesmen Berorientasi Keterampilan Abad Ke-21 Kepada Guru Di SMP Petra Berkat Wedasuwari, Ida Ayu Made; Adnyana, Pande Putu Bawa; Sari, Ni Wayan Lilia; Muliani , Ni Putu Santhi
Jurnal Aplikasi dan Inovasi Iptek Vol 6 No 1 (2024): Jurnal Aplikasi dan Inovasi Iptek No. 6 Vol. 1 Oktober, 2024
Publisher : Denpasar Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52232/jasintek.v6i1.157

Abstract

Pengabdian kepada masyarakat ini dilakukan karena permasalahan yang dihadapi oleh guru-guru SMP Petra Berkat yang belum melakukan asesmen sesuai dengan langkah-langkah yang ada pada topik pembelajaran, seperti membuat kisi-kisi soal dan menganalisis soal secara detail. Untuk itu guru wajib lebih memahami terkait asesmen yang berorientasi keterampilan abad 21. Asesmen berorientasi keterampilan abad 21 muncul sebagai respons terhadap kebutuhan akan penilaian yang relevan dengan tuntutan dunia modern. Pendekatan ini bertujuan untuk mengintegrasikan praktik penilaian dengan situasi dunia nyata, dengan fokus pada penilaian autentik yang mensimulasikan konteks dunia nyata. Tujuan utamanya adalah untuk mendorong pemikiran tingkat tinggi pada siswa dan mengevaluasi kemampuan mereka dalam menerapkan pengetahuan lintas disiplin. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat mengenai penguatan kapasitas guru SMP Petra Berkat dalam merancang asesmen berorientasi keterampilan abad 21 telah dilaksanakan dengan baik dan pelaksanaan program terealisasi 100%. Kegiatan ini berhasil meningkatkan pengetahuan dan keterampilan para guru di SMP Petra Berkat, sebagaimana terbukti dari peningkatan hasil pretest dan posttest sebesar 73%.
Efektivitas problem based learning dalam pembelajaran bahasa indonesia: analisis kuasi-eksperimen dengan motivasi belajar sebagai kovariat Sari, Ni Wayan Lilia; Agung Gede Agung, Anak; Luh Gede Erni Sulindawati, Ni
Jurnal EDUCATIO: Jurnal Pendidikan Indonesia Vol. 11 No. 2 (2025): Jurnal EDUCATIO: Jurnal Pendidikan Indonesia
Publisher : Indonesian Institute for Counseling, Education and Therapy (IICET)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29210/1202526701

Abstract

The research employed a quantitative approach using a quasi-experimental design, specifically a non-equivalent control group design. The experimental group received instruction using the PBL model, while the control group was taught using a conventional teaching approach. Data were collected using a standardized Indonesian language achievement test developed based on curriculum indicators. The instrument underwent content validation by subject-matter experts and was empirically tested to establish construct validity and reliability, yielding a satisfactory reliability coefficient. Prior to hypothesis testing, prerequisite analyses including tests of normality, homogeneity, and linearity were conducted. The data were analyzed using an independent samples t-test and Analysis of Covariance (ANCOVA) to control for the influence of learning motivation. The findings revealed a statistically significant difference in learning achievement between students taught using the PBL model and those taught using conventional instruction (p < 0.05). After controlling for learning motivation, the ANCOVA results confirmed that the PBL model had a significant positive effect on Indonesian language achievement. These results indicate that PBL is more effective than conventional learning approaches in enhancing students’ academic performance. The study contributes theoretically by strengthening empirical evidence on the role of constructivist-based instructional models in language learning while accounting for motivational factors. Practically, the findings suggest that integrating PBL into Indonesian language instruction can improve not only academic achievement but also foster critical thinking and problem-solving skills. Therefore, PBL is recommended as an alternative instructional model to enhance the quality of Indonesian language education at the junior secondary level.