Strategi pengajaran di tingkat Sekolah dasar, seperti MI/SD. memiliki implikasi penting untuk memfasilitasi proses pengajaran yang efektif,kreatif, dan inovatif. Agar Guru bisa tau bagaimana Pembelajaran nya, Bagaimana Penerapan yang Baiknya, Karena guru itu sebagai Fasilitator dalam proses Pembelajaran dan siswa juga jadi lebih ada Pengarahan dari beberapa penelitian. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis berbagai variansi inovasi dan strategi pengajaran bisa digunakan di MI untuk mengembkan efektivitas pengajaran. Metode penelitian yang dapat dipakai ialah kajian pustaka untuk mendapatkan informasi yang relevan tentang strategi pengajaran seperti : (1) Strategi Pembelajaran Langsung (2) Strategi Pembelajaran tidak Langsung (3) Strategi Pembelajaran Interaktif (4) Strategi Belajar Pengalaman (5)Strategi Pembelajaran Mandiri. Temuan analisis menunjukkan bahwa strategi pembelajaran harus didasarkan pada yang kajiannya. Hasil dan Penelitian untuk Mengetahui Relevasin variansi inovasi di sekolah dan Stategi Pembelajaran di Sekolah MI/SD. Adapun Inovasi Pembelajaran seperti: (1) Ceramah (2) Diskusi Umum (3) Diskusi Kelompok (4) Bermain Peran (5) Metode Simulasi (6) Drama (7) Demonstration (8) Curah Pendapat (9) Praktikum Lapangan (10) Permainan. Guru harus membuat strategi pembelajaran yang mendorong siswa, menyesuaikan minat siswa, dan memaksimalkan lingkungan sebagai sumber belajar. Untuk memastikan kegiatan pembelajaran, alokasi waktu yang tepat, kerja sama dengan rekan sejawat, dan pemetaan kebutuhan belajar siswa semua penting. Dengan mempertimbangkan keadaan peserta didik di kelas, strategi pembelajaran inovatif melibatkan penggunaan media dan suatu hal yang menjadi jaringan kemudahan yang sesuai dengan keadaan siswa nya yang ada.