Mita Aulia Putri
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

PENGELOLAAN OBJEK WISATA DERMAGA TEPIAN MAHLIGAI DI DESA PULAU GADANG KECAMATAN XIII KOTO KAMPAR, KABUPATEN KAMPAR Mita Aulia Putri; Mayarni Mayarni
Nawasena: Jurnal Ilmiah Pariwisata Vol. 2 No. 1 (2023): April : Nawasena: Jurnal Ilmiah Pariwisata
Publisher : Pusat Penelitian Dan Pengabdian Masyarakat STIEPARI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56910/nawasena.v2i1.517

Abstract

Pengelolaan merupakan suatu proses yang sistematis dalam menjalankan suatu tujuan yang didalamnya terdapat perencanaan yang baik, pengarahan, pengontrolan, pemanfaatan sumberdaya yang ada sebaik mungkin agar segala tujuan yang direncanakan dapat tercapai secara efektif dan efisien. Objek wisata Dermaga Tepian Mahligai merupakan salah satu Objek Wisata yang ada di Kabupaten Kampar. Tujuan Penelitian ini untuk mengetahui Pengelolaan Objek Wisata Dermaga Tepian Mahligai Di Desa Pulau Gadang Kecamatan XIII Koto Kampar kabupaten Kampar tepatnya dikawasan Danau PLTA Koto Panjang. Metode penelitian ini menggunakan kualitatif dengan teknik pengumpulan data yang digunakan adalah data primer dan data sekunder yang diperoleh dari observasi, wawancara dan dokumentasi yang di analisis oleh peneliti untuk mendapatkan data. Teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah George R.Terry berpendapat bahwa manajemen adalah suatu proses yang khas yang terdiri dari : Perencanaan, Pengorganisasian, Pelaksanaan, dan Pengawasan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengelolaan objek wisata dermaga tepian mahligai cukup baik, namun Pemerintah daerah harus lebih memperhatikan dan memberikan pemahaman terkait pengembangan wisata untuk pengelolaan terhadap objek wisata Dermaga Tepian Mahligai ini. Serta meningkatkan promosi dan pemasaran pariwisata yang lebih intensif dengan memanfaatkan teknologi, informasi, dan komunikasi agar meningkatkan kunjungan wisata. Adapun faktor penghambatnya yaitu sumber daya manusia, dan fasilitas atau sarana dan prasarana yang ada di objek wisata tersebut. Secara keseluruhan pengelola bisa dikatakan sudah cukup baik dalam mengembangkan Objek Wisata Dermaga Tepian Mahligai.