Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PKM PENYULUHAN PENCEGAHAN STUNTING PADA MASYARAKAT DESA PULO PANJANG SERANG BANTEN Maulana, Nova; Wijaya Kusuma, Jaka; Ahmad Faislah, Atmam; Firnanda, Firnanda; Sulistia, Ningrum; Eli Lailatul, Qodariyah
Indonesian Journal of Engagement, Community Services, Empowerment and Development Vol. 4 No. 3 (2024): Indonesian Journal of Engagement, Community Services, Empowerment and Developme
Publisher : Yayasan Education and Social Center

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53067/ijecsed.v4i3.173

Abstract

Stunting remains a major challenge in many rural areas of Indonesia, including in Pulo Panjang Village. This issue is not only about inhibited physical growth but also impacts the cognitive development of children, which can affect their future. Counseling on stunting is a crucial step in raising community awareness about the importance of early prevention. In this counseling, we focused on practical ways that families and communities can prevent stunting. The results of this program were very encouraging, with many participants showing an increased understanding of stunting and a commitment to changing their lifestyles. This effort demonstrates that with the right knowledge, communities can become more proactive in safeguarding the health of future generations. This counseling is expected to be the starting point for a larger change in Pulo Panjang village
PENGELOMPOKAN DAERAH DI KALIMANTAN BARAT BERDASARKAN TINGKAT PENGANGGURAN MENGGUNAKAN ALGORITMA K-MEDOIDS DENGAN METODE ELBOW Firnanda, Firnanda; Perdana, Hendra; Martha, Shantika
BIMASTER : Buletin Ilmiah Matematika, Statistika dan Terapannya Vol 15, No 1 (2026): Bimaster : Buletin Ilmiah Matematika, Statistika dan Terapannya
Publisher : FMIPA Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/bbimst.v15i1.105754

Abstract

Tingkat pengangguran merupakan indikator penting untuk menggambarkan kondisi ekonomi suatu wilayah. Perbedaan potensi ekonomi dan kualitas sumber daya manusia antar kabupaten/kota di Provinsi Kalimantan Barat menyebabkan variasi tingkat pengangguran yang cukup signifikan. Penelitian ini bertujuan mengelompokkan kabupaten/kota di Provinsi Kalimantan Barat berdasarkan karakteristik ketenagakerjaan yang berkaitan dengan pengangguran menggunakan algoritma K-Medoids. Penentuan jumlah klaster dilakukan dengan metode Elbow berdasarkan penurunan total jarak dalam klaster (within-cluster distance) menggunakan jarak Manhattan. Penelitian memanfaatkan data sekunder tahun 2024 dari Badan Pusat Statistik (BPS) yang terdiri atas lima variabel, yaitu Produk Domestik Regional Bruto (PDRB), Persentase Penduduk Miskin (PPM), Tingkat Partisipasi Angkatan Kerja (TPAK), Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT), dan Rata-rata Lama Sekolah (RLS). Jarak Manhattan digunakan karena lebih tahan terhadap outlier, terutama pada variabel RLS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa jumlah klaster optimal yang terbentuk adalah tiga klaster dengan nilai Sum of Squares Error (SSE) sebesar 128,03. Klaster 1 terdiri atas Sambas, Mempawah, dan Sanggau, yang ditandai oleh RLS yang relatif perlu ditingkatkan. Klaster 2 terdiri atas Bengkayang, Landak, Sintang, Kapuas Hulu, Sekadau, Melawi, dan Kayong Utara, dengan karakteristik PDRB yang lebih rendah dan PPM yang lebih tinggi. Klaster 3 terdiri atas Ketapang, Kubu Raya, Kota Pontianak, dan Kota Singkawang, yang ditandai oleh TPAK yang lebih rendah dan TPT yang lebih tinggi. Hasil pengelompokan ini diharapkan dapat menjadi dasar dalam perumusan kebijakan ketenagakerjaan dan pembangunan wilayah yang lebih tepat sasaran sesuai kondisi sosial ekonomi masing-masing klaster.