Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

MENGUKUR PENGARUH KEMUDAHAN DAN KENYAMANAN DALAM MENDORONG NIAT PENGGUNAAN ULANG PEMBAYARAN DIGITAL DI PROVINSI BALI Pradyandari, Dwi Ayu Putri; Adinegara, Gusti Ngurah Joko
Seminar Ilmiah Nasional Teknologi, Sains, dan Sosial Humaniora (SINTESA) Vol. 7 (2024): PROSIDING SINTESA
Publisher : LPPM Universitas Dhyana Pura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36002/snts.v7i.3579

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Persepsi Kemudahan Penggunaan terhadap Niat Penggunaan Ulang yang dimediasi oleh Kenyamanan Dirasakan dalam penggunaan digital payment oleh masyarakat di Provinsi Bali. Dengan menggunakan desain deskriptif kuantitatif dan pendekatan asosiatif, penelitian ini melibatkan 178 responden yang dipilih melalui teknik purposive sampling. Responden terdiri dari pengguna digital payment berusia minimal 17 tahun, berdomisili di Bali, dan telah menggunakan layanan tersebut setidaknya dua kali dalam sebulan terakhir. Pengujian data dilakukan dengan metode Partial Least Squares (PLS). Hasil penelitian menunjukkan bahwa Persepsi Kemudahan Penggunaan memiliki pengaruh positif yang signifikan terhadap Kenyamanan Dirasakan, yang pada gilirannya memediasi hubungan antara Persepsi Kemudahan Penggunaan dan Niat Penggunaan Ulang. Nilai koefisien jalur untuk pengaruh mediasi menunjukkan adanya Complementary (partial mediation), yang berarti Kenyamanan Dirasakan berperan penting dalam mendorong niat pengguna untuk tetap menggunakan digital payment. Penelitian ini juga menemukan bahwa adopsi digital payment di Bali terus tumbuh, meskipun tantangan berupa kesenjangan digital di beberapa wilayah masih perlu diatasi. Kesimpulannya, peningkatan literasi digital dan akses internet yang merata diperlukan agar seluruh masyarakat dapat merasakan manfaat inklusi keuangan dari digital payment.
Industrial Relations in Bali’s Tourism Industry: Challenges and Implications for Employee Welfare Pradyandari, Dwi Ayu Putri; Santosa, R Tri Priyono Budi
Bali Tourism Journal Vol. 10 No. 1 (2026): In Press Online : June 2026
Publisher : Bali Tourism Board

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36675/btj.v10i1.136

Abstract

Tourism is one of the most strategic sectors supporting economic growth, employment creation, and regional development in Bali, Indonesia. As a labor-intensive industry, tourism performance is highly dependent on the quality of industrial relations between employers, employees, labor unions, and government institutions. Despite its substantial contribution to the regional economy, Bali’s tourism industry continues to face persistent industrial relations challenges that negatively affect employee welfare. This conceptual article aims to examine industrial relations issues in Bali’s tourism industry and analyze their implications for employee welfare. The study adopts a qualitative, literature-based approach by reviewing academic journal articles, labor regulations, and international reports related to industrial relations, tourism employment, and employee welfare, particularly within the context of Indonesia and Southeast Asia. The review identifies key challenges, including wage inequality, employment insecurity due to the dominance of contract-based employment, limited labor protection, and weak employee participation in organizational decision-making. The findings suggest that fragile industrial relations practices reduce employee welfare in terms of income stability, job satisfaction, psychological well-being, and access to social security. Moreover, weak industrial relations also undermine service quality and organizational performance, which are critical for competitiveness in the tourism sector. Strengthening industrial relations through fair employment practices, transparent communication, effective social dialogue, and consistent government supervision is therefore essential to enhance employee welfare and support sustainable tourism development in Bali.