amin, edysuryadi
Unknown Affiliation

Published : 4 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Pengaruh Aromaterapi Lemon Dalam Mengurangi Emesis Gravidarum Pada Ibu Hamil Trimester 1 Di Desa Taddan Kecamatan Camplong Kabupaten Sampang amin, edysuryadi; Nadine W.P, Aurellya
Jurnal Sains dan Teknologi Kesehatan Vol 5 No 2 (2024): Desember 2024
Publisher : Politeknik Negeri Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52234/jstk.v5i2.273

Abstract

Pregnant women in the first trimester will experience nausea and vomiting which can cause discomfort. If the nausea and vomiting occcurs excessively and interferes with daily activities, it will cause hypermesis gravidarum in pregnant women. The condition of emesis gravidarum is a common problem and is often experienced in the first trimester of pregnancy, nausea and vomiting generally occurs in the morning. Quasi Experiment research design, One Group Pretest-Posttest. The population and sample in this study were all 1st trimester pregnant women in Taddan Sampang Village totalling 13 people using a total sampling technique. Collecting data using a questionnaire sheet and observation. The data obtained was processed using the methods of editing, coding, scoring, tabulating, interpretating and analysis with the Wilcoxon statistical test. Most of the respondents 7 people (54%) experienced severe emesis gravidarum before the intervention. All 13 respondents (100%) experienced mild emesis gravidarum after the intervention. Based on the result of the bivariate Wilcoxon test, it was found that the p value was 0.001 < 0.05, which means that there is an effect of lemon aromatherapy in reducing emesis gravidarum in first trimester pregnant women in Taddan Sampang. There is an influence between the two variables. It is hoped that first trimester pregnant women can apply lemon aromatherapy as a non-pharmacological alternative to treat emesis gravidarum.
Pengaruh Pemberian Kompres Jahe Merah Untuk Mengurangi Rasa Nyeri pada Pra Lansia Penderita Osteoarthritis di Desa Seddur Wilayah Puskesmas Pakong Kecamatan Pakong. amin, edysuryadi
Jurnal Sains dan Teknologi Kesehatan Vol 5 No 1 (2024): Juli 2024
Publisher : Politeknik Negeri Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52234/jstk.v5i1.276

Abstract

Osteoarthritis merupakan penyakit yang muncul karena diakibatkan oleh proses penurunan fungsi sel tubuh dari keadaan yang normal menjadi keadaan yang tidak normal. Nyeri merupakan masalah utama pada pasien dengan osteoarthritis, sehingga penatalaksanaan penyakit ini berfokus pada upaya dalam mengatasi rasa nyeri. Pemberian kompres jahe merah adalah salah satu cara alternatif untuk mengurangi nyeri sendi pada pra lansia dengan Osteoarthritis di desa seddur. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian kompres jahe merah untuk mengurangi rasa nyeri pada pra lansia penderita osteoarthritis di desa seddur kecamatan pakong kabupaten pamekasan. desain penelitian ini menggunakan one group pretest-postest design. populasi dalam penelitian ini sebanyak 30 responden. Sampel yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan total sampling. Pengumpulan data menggunakan lembar observasi. Data yang diperoleh diolah menggunakan metode editing, coding, scoring, tabulating dan interpretating dan dianalisa dengan uji Wilcoxon. pada hasil pretest ditemukan bahwa terdapat sebagian besar dalam kategori sedang (77%), hasil uji Wilcoxon didapatkan nilai 0,000 lebih kecil dari < 0,05 maka ada pengaruh dalam pemberian kompres jahe merah. ada pengaruh penurunan skala nyeri pada pemberian kompres jahe merah. Diharapkan hasil penelitian ini dapat dilaksanakan secara mandiri dalam mengurangi rasa nyeri pada pra lansia penderita osteoarthritis secara nonfarmakologi dengan cara kompres jahe merah. Kata kunci :  kompres jahe merah, nyeri, osteoarthritis, pra lansia     
Hubungan Aktivitas Fisik Dengan Kadar Asam Urat Pada Lansia Di Desa Bajang Kecamatan Pakong Kabupaten Pamekasan amin, edysuryadi
Jurnal Sains dan Teknologi Kesehatan Vol 5 No 1 (2024): Juli 2024
Publisher : Politeknik Negeri Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52234/jstk.v5i1.279

Abstract

Penumpukan asam urat berlebih pada tubuh dapat  mengakibatkan timbulnya suatu penyakit tidak menular yaitu Gout Athritis. Aktivitas fisik merupakan gerakan tubuh yang dihasilkan oleh otot rangka dan dibutuhkan energi untuk melakukannya. Aktivitas fisik meliputi seluruh pergerakan tubuh manusia seperti aktivitas sehari-hari, hobi, dan olahraga yang bersifat kompetitif. Desain yang digunakan adalah analitik, populasinya adalah seluruh desa bajang sebanyak 20 orang dan sampel penelitian ini adalah seluruh desa bajang sebesar 20 orang dengan tehnik sampling yang digunakan probability sampling Total sampling dan pengumpulan data menngunakan lembar obeservasi dan questioner dengan penyajian hasil dalam bentuk tabel dan lembar questioner dengan Analisa data univariat dan bivariat. penelitian ini menunjukan Sebagian besar (75%) dengan kategori baik sebanyak 15 orang dan Sebagian kecil (25%) dengan kategori cukup sebanyak 5 orang Berdasarkan analisis hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa yang melakukan ativitas fisik tinggi di desa bajang 4 orang dari usia (49-70 Tahun). Berdasarkan hasil penelitian ada hubungan aktivitas fisik dengan kadar asam urat pada lansia di desa bajang kecamatan pakong kabupaten pamekasan.   Kata kunci: Asam Urat, Aktivitas Fisik Lansia, Lansia
Gambaran Kadar Kolesterol Pada Pasien Diabetes Mellitus Dengan Obesitas Dan Tidak Obesitas Di Rsud Mohammad Noer Pamekasan amin, edysuryadi
Jurnal Sains dan Teknologi Kesehatan Vol 5 No 1 (2024): Juli 2024
Publisher : Politeknik Negeri Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52234/jstk.v5i1.280

Abstract

Diabetes mellitus merupakan suatu kelompok penyakit metabolik dengan karakteristik hiperglikemia karena kelainan sekresi insulin, kerja insulin, atau keduanya. Selain terjadi gangguan metabolisme gula, pasien diabetes mellitus juga mengalami gangguan metabolisme lipid, disertai kenaikan berat badan sampai terjadinya obesitas, dan gejala hipertensi. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui gambaran kadar kolesterol pada pasien diabetes mellitus dengan obesitas dan tidak obesitas di RSUD Mohammad Noer Pamekasan. Penelitian ini adalah deskriptif observasional dengan pendekatan cross sectional. Jumlah populasi 20 orang. Teknik yang digunakan purposive sampling. Pengumpulan data menggunakan editing, coding, scoring, enterpretating. Hasil penelitian menunjukan bahwa gambaran kadar kolesterol pada pasien diabetes mellitus dengan obesitas dan tidak obesitas di RSUD Mohammad Noer Pamekasan pada kelompok obesitas hampir seluruhnya memiliki kadar kolesterol tinggi (90%), dan Sebagian kecil memiliki kadar koleterol normal (10%). dan pada kelompok tidak obesitas Sebagian besar memiliki kadar kolesterol tinggi (70%) dan hampir setengahnya memiliki kadar koleterol normal (30%). Berdasarkan hasil penelitian di dapatkan kadar kolesterol pada pasien diabetes mellitus dengan obesitas dan tidak obesitas di RSUD Mohammad Noer Pamekasan Sebagian besar masuk dalam kategori tinggi yang didapatkan dari hasil penelitian tersebut.   Kata Kunci: diabetes mellitus, kadar kolesterol, obesitas