Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Kajian Persepsi Pengguna Terhadap Tingkat Walkability Jalur Pejalan Kaki Pada Koridor Jalan A.Yani Surabaya Untuk Mendukung Sistem Transportasi Berkelanjutan Etty Agustin; Happy Ratna; Bambang Soemardiono
JURNAL RUANG / ISSN : 2085-6962 Vol 5 No 2 September (2013): RUANG : JURNAL ARSITEKTUR
Publisher : Jurusan Teknik Arsitektur, Fakultas Teknik Universitas Tadulako Kampus Bumi Tadulako Tondo Jl. Sukarno-Hatta Km.9, Palu 94118 e-mail :Jurusan Arsitektur, Fakultas Teknik Universitas Tadulako Kampus Bumi Tadulako Tondo Jl. Sukarno-Hatta Km.9, Palu 941

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22487/ruang.v5i2 September.150

Abstract

Tingkat walkability pada jalur pejalan kaki terkait dengan tingkat kelayakan dan kapabilitas jalur pejalan kaki untuk dilalui oleh penggunanya dalam rangka membentuk lingkungan jalan yang ramah pejalan kaki (walkable). Peran penting koridor jalan A.Yani Surabaya sebagai koridor komersial dan sekaligus sebagai jalur arteri primer, menuntut adanya fasilitas yang aman dan nyaman bagi pejalan kaki untuk melakukan aktivitasnya pada jalur jalan arteri dengan volume dan kecepatan lalu lintas kendaraan bermotor yang cukup tinggi. Oleh karena itu perlu dilakukan kajian terhadap tingkat walkability jalur pejalan kaki yang ada dengan melibatkan persepsi masyarakat sebagai pengguna. Dengan demikian dapat diketahui permasalahan pokok pada jalur pejalan kaki yang ada, sebagai dasar acuan bagi peningkatan kualitas lingkungan jalan yang berorientasi pada pejalan kaki sebagai faktor penting dalam konsep “Sustainable Transport”. Penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif, dengan teknik analisa deskriptif kuantitatif terhadap data persepsi responden yang berupa skala pengukuran rating scale. Hasil akhir dari penelitian ini adalah berupa arahan bagi peningkatan kualitas walkability jalur pejalan kaki pada koridor jalan A.Yani berdasarkan permasalahan pokok yang ada, serta kriteria penting yang perlu dipertimbangkan di dalam peningkatan desain jalur pejalan kaki pada tahap selanjutnya.
KEALPAAN SEBAGAI BENTUK KESALAHAN DALAM PIDANA : TELAAH UNSUR SUBYEKTIF DALAM PERSPEKTIF UNDANG-UNDANG NOMOR 1 TAHUN 2023 Etty Agustin; Tanudjaja, Tanudjaja
Journal of Innovation Research and Knowledge Vol. 5 No. 10 (2026): Maret 2026
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Negligence (culpa) is a form of fault in criminal law that plays a crucial role as the basis for criminal liability. The primary challenge in the application of negligence-based offenses lies in proving the subjective element, which is inherently internal and not easily established through conventional evidentiary means. This study aims to analyze the concept of negligence in criminal law and to examine judicial methods for assessing the subjective element of negligence as a key determinant of criminal liability within the framework of Law Number 1 of 2023 concerning the Indonesian Criminal Code. This research employs a normative juridical method with statutory and conceptual approaches. The findings reveal that the 2023 Criminal Code has reinforced the principle of fault as the foundation of punishment; however, judicial practice still shows a tendency to reduce the subjective element of negligence to a purely objective assessment. Therefore, an integrative and layered method of judicial assessment is required to ensure that negligence is proven in an argumentative, contextual, and justice-oriented manner.