Yesi Rahmawati
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Penerapan Model Kotter Dalam Manajemen Perubahan Organisasi Elfrika Suka Indah Br Ginting; Wilchan Robain; Widia BR Ginting; Sandhi Yuda Prakoso; Yesi Rahmawati; Nabila Azhari
Jurnal Riset Multidisiplin Edukasi Vol. 2 No. 1 (2025): Jurnal Resit Multidisiplin Edukasi (Edisi Januari 2025)
Publisher : PT. Hasba Edukasi Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71282/jurmie.v2i1.31

Abstract

Manajemen perubahan organisasi adalah proses penting dalam upaya adaptasi dan peningkatan kinerja organisasi di tengah dinamika lingkungan bisnis yang terus berkembang. Salah satu pendekatan yang banyak digunakan untuk memandu proses perubahan adalah Model Kotter, yang dikembangkan oleh John P. Kotter. Model ini terdiri dari delapan langkah yang sistematis, dimulai dari penciptaan urgensi perubahan hingga penguatan perubahan sebagai budaya organisasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi penerapan Model Kotter dalam konteks manajemen perubahan di berbagai jenis organisasi. Dengan melakukan tinjauan literatur dan studi kasus pada beberapa perusahaan, penelitian ini menganalisis efektivitas delapan langkah Kotter dalam membantu organisasi mencapai perubahan yang berkelanjutan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan Model Kotter mampu meningkatkan partisipasi karyawan, memperkuat kepemimpinan, serta mempercepat adaptasi perubahan. Namun, keberhasilan implementasi sangat bergantung pada konteks organisasi, kesiapan sumber daya manusia, dan komitmen dari manajemen puncak. Penelitian ini menyimpulkan bahwa Model Kotter merupakan kerangka kerja yang efektif dalam manajemen perubahan, namun perlu disesuaikan dengan karakteristik dan budaya organisasi untuk mencapai hasil yang optimal. Pada era modern yang ditandai oleh kemajuan teknologi, globalisasi, dan meningkatnya persaingan, organisasi di berbagai sektor dihadapkan pada tantangan untuk terus berubah dan beradaptasi. Namun, perubahan dalam organisasi sering kali mengalami hambatan, termasuk resistensi dari karyawan, keterbatasan sumber daya, dan kurangnya visi yang jelas. Salah satu model perubahan yang banyak digunakan untuk mengatasi masalah ini adalah Model Kotter. Model ini terdiri dari delapan tahap yang bertujuan untuk membantu organisasi melakukan perubahan secara efektif dan berkelanjutan. Artikel ini bertujuan untuk menjelaskan penerapan Model Kotter dalam manajemen perubahan organisasi serta menganalisis efektivitasnya dalam mencapai perubahan yang berkesinambungan dan mengatasi resistensi.
Implementasi Etika Profesi sebagai Upaya Pencegahan Penyalahgunaan Dana dalam Manajemen Keuangan Anugrah Mardiah Putri; Dito Aditia Darma Nst; Dinda Widayanti; Lutfiah Adinda Azahara; Juli Arti Waruwu; Lastri Silaban; Yesi Rahmawati
Jurnal Bisnis Kreatif dan Inovatif Vol. 2 No. 4 (2025): Desember : Jurnal Bisnis Kreatif dan Inovatif
Publisher : Asosiasi Riset Ilmu Manajemen dan Bisnis Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61132/jubikin.v2i4.1146

Abstract

Financial management, both in public and private organizations, is highly vulnerable to fraud and misappropriation of funds. The risk of fraud in financial reporting not only jeopardizes an organization's long-term financial health but also damages the reputation and trust of stakeholders. Professional ethics and integrity are key factors in ensuring good, efficient, and effective financial governance. Weak internalization of professional ethical values ​​among financial practitioners, such as manipulation of financial reports and unauthorized use of official funds, is often a major cause of misappropriation of funds. These cases can significantly harm an organization, as seen in violations of codes of ethics in various large companies. Therefore, strengthening professional ethics in financial management practices is crucial to prevent misappropriation of funds, fraud, or financial manipulation. A strong internal control system, coupled with a good ethical culture, can play a significant role in preventing and detecting these conditions. This study aims to identify factors that support and hinder the implementation of professional ethics in financial management and provide recommendations for improving integrity and accountability in fund management. It is hoped that the results of this study will help organizations strengthen governance, increase transparency, and reduce the risk of fraud through better implementation of professional ethics.