Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Tekstualitas dan Kontekstualitas dalam Penafsiran dan Pengaruhnya Bagi Kehidupan Sosial Kemasyarakatan Walida, Dewi Taviana
Journal of Knowledge and Collaboration Vol. 2 No. 2 (2025): Journal of Knowledge and Collaboration
Publisher : Arbain Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59613/jsx9af23

Abstract

Penggunaan cara berbeda dalam memahami teks dan konteks menimbulkan masalah ketika prinsip-prinsip Al-Qur’an digunakan di dalam kehidupan kemasyarakatan. Perbedaan dalam pemahaman ini menyebabkan adanya perdebatan di kalangan masyarakat, terutama mengenai isu kesetaraan gender. Kemajuan teknologi dan perubahan zaman mendorong para ulama modern untuk melakukan penafsiran dengan mempertimbangkan konteks, agar Al-Qur’an bisa sebagai solusi bagi problematika yang dihadapi orang di era sekarang. Penelitian ini membahas pentingnya pemahaman penafsiran dengan cara tekstual dan kontekstual serta dampaknya terhadap kehidupan sosial. Dengan studi pustaka melalui pendekatan deskriptif analitis, penelitian ini bermaksud untuk mengkaji secara lebih detil keterkaitan teks serta konteks saat penggalian makna Al-Qur'an serta dampaknya terhadap masyarakat. Hasil penelitian memperlihatkan bahwa penafsiran secara tekstual menunjukkan makna yang terhubung secara langsung waktu dan tempat diturunkan Al-Qur’an, sehingga ulama modern mendorong penafsiran dengan pendekatan kontekstual agar lebih mudah diterapkan dalam kehidupan masyarakat masa kini.
Teori Mubadalah Dan Aplikasinya Dalam Penelitian Gender (Studi Peran Ayah Dalam Pengasuhan Anak) Walida, Dewi Taviana
ULIL ALBAB : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 4 No. 1: Desember 2024
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/jim.v4i1.6824

Abstract

Diskursus peran ayah dalam pengasuhan anak selalu menarik dan menjadi perdebatan karena terkait erat isu kesetaraan gender, dimana budaya patriarki masyarakat memperlihatkan peran ayah yang pasif dibandingkan ibu. Padahal ketidakhadiran ayah berdampak pada karakter anak yang menjadi minder, kontrol diri rendah dan mudah menyerah. Dibutuhkan kesetaraan laki-laki dan perempuan agar mereka bekerjasama dan berperan aktif dalam pengasuhan anak-anaknya. Teori mubadalah adalah pendekatan tafsir yang mengungkap kesalingan yang bermanfaat dalam relasi gender. Penelitian ini membahas peran ayah dalam pengasuhan anak menurut Al-Qur’an melalui pendekatan teori mubadalah. Jenis penelitian ini adalah penelitian kepustakaan dengan pendekatan deskriptif analitif. Tujuan penelitian untuk mempelajari penafsiran Al-Qur’an mengenai peran ayah dalam pengasuhan anak melalui perspektif teori mubadalah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Islam menganjurkan ayah ikut serta berperan dalam pengasuhan yang di Al-Qur’an sudah ditunjukkan melalui tokoh ayah Luqman, Nabi Yaqub, Nabi Nuh dan Nabi Ibrahim. Ayah tidak hanya berperan sebagai pemimpin tapi juga sebagai pendidik emosi, kognitif, moral dan spiritual anak-anaknya.
Al-Qur’an Dan Integrasi Keilmuan Di Indonesia (Studi Psikologi Islam) Walida, Dewi Taviana
ULIL ALBAB : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 4 No. 1: Desember 2024
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/jim.v4i1.6825

Abstract

Islamisasi ilmu pengetahuan kontemporer khususnya psikologi lahir dari pemikiran adanya dikotomi antara ilmu-ilmu agama dan ilmu-ilmu umum karena perbedaan tataran epistemologis, ontologis dan aksiologis dari keduanya. Penelitian ini membahas paradigma integrasi antara Al-Qur’an dengan Psikologi dan implikasinya di ranah pendidikan Indonesia. Jenis penelitian ini adalah kepustakaan dengan pendekatan deskriptif analitif. Tujuannya untuk melihat perkembangan psikologi Islam pasca integrasi dengan dibukanya program studi psikologi Islam di berbagai perguruan tinggi di Indonesia. Hasil penelitian menunjukkan bahwa psikologi Islam di Indonesia diprakarsai oleh intelektual muslim yang sebagian besar berlatar belakang pendidikan psikologi kontemporer dan sebagian kecil lainnya berlatar belakang pendidikan dasar Islam. Psikologi Islam kurang berkembang karena ilmuwan psikologi Islam tidak memiliki pendidikan dasar keislaman yang memadai terutama kemampuan menafsirkan ayat-ayat Al-Quran dan hadis.
Ontologi, Epistemologi dan Aksiologi Serta Aktualisasinya dalam Studi Islam Walida, Dewi Taviana
ULIL ALBAB : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 4 No. 2: Januari 2025
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/jim.v4i2.7097

Abstract

Kajian filsafat ilmu memainkan peran krusial dalam memahami berbagai aspek dalam studi Islam, termasuk tafsir. Ontologi membahas arti eksistensi teks Al-Qur’an, epistemologi menyelidiki sumber dan metode pengetahuan dalam tafsir, dan aksiologi mengevaluasi nilai-nilai yang ada serta pengaruh praktisnya. Penelitian ini bertujuan untuk menyelidiki konsep dasar ontologi, epistemologi, dan aksiologi serta untuk melihat penerapannya dalam studi Islam, terutama ilmu tafsir. Melalui penelitian kepustakaan yang bersifat kualitatif dengan menggunakan pendekatan deskriptif analitif, maka dihasilkan pengetahuan bahwa ketiga dimensi filsafat tersebut merupakan kerangka penting dalam memahami dan mengaplikasikan Al-Qur’an dalam situasi sosial kemasyarakatan.