Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Inventarisasi dan identifikasi tumbuhan dan insekta di sekitar kawasan Taman Firdaus Universitas Sriwijaya Indralaya, Sumatera Selatan Oktariansyah, Yadi; Harvianti, Yuniar; Pragustiandi, Guntur; Safitri, Ayu; Putri, Cyntia Sabarani; Iqbar, Muhammad
Sriwijaya Bioscientia Vol 4 No 2 (2023)
Publisher : Biology Department, Faculty of Mathematics and Natural Sciences, Sriwijaya University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24233/sribios.4.2.2023.456

Abstract

Penelitian untuk menginventarisasi dan mengidentifkasi tumbuhan dan insekta yang berada di kawasan taman Firdaus dan perkemahan bumi Universitas Sriwijaya, Indralaya dilaksanakan pada 16 November 2024. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui jenis-jenis tumbuhan dan insekta yang ada di kasawan tersebut. Penelitian dilakukan dengan cara eksploratif mulai dari Jurusan Biologi hingga kawasan tersebut. Hasil penelitian pada tumbuhan didapatkan 9 famili meliputi Aracaceae, Asteraceae, Dilleniaceae, Dryopteridaeae, Verbenaceae, Lamlaceae, Malvaceae, Combretaceae, Myrtaceae, dan Dilleniaceae, sedangkan pada insekta didapatkan Lycidae, Lycaenidae, Nymphalidae, Peridae, Libellulidae, Acrididae, Paradoxosomatidae, dan Spirostreptida.
Hubungan Strategi Coping Dengan Kecemasan Pada Wabah Virus Corona di Kalangan Masyarakat yang Berada di Zona Merah Iqbar, Muhammad; Adriansyah, Muhammad Ali
Psikoborneo: Jurnal Ilmiah Psikologi Vol 10, No 2 (2022): Psikoborneo: Jurnal Ilmiah Psikologi
Publisher : Program Studi Psikologi, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/psikoborneo.v10i2.7535

Abstract

The COVID-19 pandemic has caused people to be afraid of the corona virus. People in the red zone tend to experience anxiety. Anxiety is related to the application of coping strategies used, so that these problems can be studied by research on the relationship between coping strategies and anxiety. The purpose of this study was to determine the relationship between coping strategies and anxiety about the corona virus among the red zone community, especially the Samarinda Ulu District. This research method is quantitative with 100 participants as research subjects with incidental sampling technique. Collecting data using a scale of coping strategies and an anxiety scale. The data collected was analyzed with the help of the Statistical Package for Social Science (SPSS) 21.0 for windows program. The results showed that there was a significant relationship between coping strategies and anxiety with p value = 0.020 (p <0.05), correlation value r = -0.537. This means that the strength of the relationship between the two variables is in the medium category and the direction of the correlation is negative, the less management of coping strategies, the anxiety about the corona virus outbreak will increase, and vice versa.Pandemi covid-19 mengakibatkan masyarakat menjadi ketakutan akan virus corona. Masyarakat di kalangan zona merah cenderung mengalami kecemasan. kecemasan tersebut berkaitan dengan penerapan strategi coping yang digunakan, sehingga permasalahan tersebut dapat dikaji penelitian mengenai keterkaitan strategi coping dengan kecemasan.Tujuan peneitian ini untuk mengetahui hubungan strategi coping dengan kecemasan terhadap virus corona di kalangan masyarakat zona merah khususnya wilayah  Kecamatan Samarinda Ulu. Metode penelitian ini adalah kuantitatif dengan subjek penelitian sebanyak 100 partisipan dengan teknik incidental sampling. Pengumpulan data menggunakan skala strategi coping dan skala kecemasan. Data yang terkumpul dianalisis dengan bantuan program Statistical Package for Social Science (SPSS) 21.0 for windows.Hasil penelitian menunjukan terdapat hubungan yang siginifikan antara strategi coping dan kecemasan dengan nilai p=0.020 (p<0.05), nilai korelasi r = -0.537. Artinya kekuatan hubungan dua variabel tersebut masuk kategori sedang dan arah korelasinya negatif, semakin kurang pengelolaan strategi coping, kecemasan terhadap wabah virus corona akan semakin meningkat, begitupun sebaliknya.