Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

ANALISIS SEMIOTIKA LOGO THE PANTURAS: MEMBANGUN IDENTITAS DAN DAYA TARIK BAND SURF ROCK MELALUI DESAIN VISUAL Al D'pras Priyawan; Djoana Galuh Salsabila; Mochamad Reza Pratama; Mochamad Alwi Safarudin; Muhammad Irfan Zulkarnain; Citra Audi Puspitasari; Alvira Nurfadilah; Rahmadina Rahmadina; Sekar Aulia Zahara; Muhammad Farhanudin; Ilva Indriyani
Jurnal Intelek Insan Cendikia Vol. 2 No. 1 (2025): JANUARI 2025
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Komunikasi merupakan salah satu hal terpenting dalam kehidupan manusia sebagai makhluk sosial, dengan berkomunikasi manusia dapat memberikan pemahaman antar satu sama lain. Pada saat ini media komunikasi yang populer digunakan salah satunya adalah logo. Logo merupakan suatu elemen grafis berupa ideogram, simbol, lambang, ikon, atau tanda yang digunakan sebagai lambang suatu merek. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisa kajian semiotika pada logo The Panturas bertujuan untuk memahami makna tersirat di balik elemen-elemen desainnya dan mengeksplorasi bagaimana logo tersebut berfungsi sebagai alat komunikasi yang strategis dalam memperkuat identitas dan daya tarik band kepada audiens. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan menggunakan data deskriptif. Jenis penelitian yang digunakan adalah kualitatif interpretatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa logo The Panturas berfungsi sebagai identitas visual dan media komunikasi strategis yang memperkuat citra dan nilai band. Elemen seperti tipografi melengkung, warna emas, dan bentuk ombak menyampaikan makna denotatif berupa identitas band yang kuat serta makna konotatif tentang kebebasan, eksplorasi, dan semangat musik surf rock. Selain memperkuat brand awareness melalui konsistensi penggunaannya, logo ini juga membangun hubungan emosional dengan audiens, menjadikannya alat pemasaran yang efektif dalam menjaga eksistensi band di industri musik.
Fenomena Quiet Quitting Terhadap Ketidaknyamanan Kerja dan Pengembangan Karir Karyawan di Perusahaan Otomotif Mochamad Alwi Safarudin; Mochamad Reza Pratama; Djoana Galuh Salsabila
Jurnal Intelek Dan Cendikiawan Nusantara Vol. 1 No. 5 (2024): OKTOBER-NOVEMBER 2024
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Fenomena quiet quitting telah menjadi perhatian serius dalam manajemen sumber daya manusia di Perusahaan Otomotif. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi faktor-faktor yang mempengaruhi kecenderungan karyawan bekerja sekadarnya tanpa inisiatif lebih. Metodologi yang digunakan melibatkan survei kuesioner dan wawancara mendalam dengan karyawan dari berbagai departemen untuk mengumpulkan data kuantitatif deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ketidaknyamanan kerja yang dipicu oleh beban kerja berlebih, adaptasi teknologi yang menantang, dan komunikasi internal yang kurang efektif memainkan peran signifikan dalam memicu quiet quitting. Selain itu, kurangnya peluang pengembangan karier dan minimnya pelatihan yang disediakan perusahaan meningkatkan perasaan stagnan di kalangan karyawan. Kesimpulan penelitian menegaskan bahwa untuk mengurangi quiet quitting, perusahaan perlu meningkatkan komunikasi internal, menyediakan program pengembangan karier yang jelas dan transparan, serta meningkatkan penghargaan terhadap kontribusi karyawan. Dengan langkah-langkah ini, diharapkan Perusahaan Otomotif dapat menciptakan lingkungan kerja yang lebih mendukung dan memotivasi, sehingga mendorong produktivitas serta kepuasan kerja yang lebih tinggi.
Dimensi Teks dalam Analisis Wacana Kritis Teun A. Van Dijk pada Pemberitaan Keracunan MBG di Projectmultatuli.org Mochamad Alwi Safarudin; Ali Alamsyah Kusumadinata; Agustini Agustini
TUTURAN: Jurnal Ilmu Komunikasi, Sosial dan Humani... Vol. 4 No. 2 (2026): Mei: TUTURAN: Jurnal Ilmu Komunikasi, Sosial dan Humaniora
Publisher : Institut Nalanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47861/tuturan.v4i2.2204

Abstract

The Free Nutritious Meal Program (MBG) is one of the government policies aimed at fulfilling the nutritional needs of school children. However, in its implementation, cases of mass food poisoning emerged and raised criticism regarding the state’s responsibility in ensuring food safety. This study aims to analyze how the text dimension in ProjectMultatuli.org news constructs discourse regarding the food poisoning cases in the Free Nutritious Meal Program using Teun A. Van Dijk’s Critical Discourse Analysis approach. This research employs a descriptive qualitative method with the object of study being the news article entitled “Keracunan Nasional MBG: Anak-Anak Membayar Mahal Kelalaian Negara” published in September 2025. The analysis focuses on the text dimension which includes macrostructure, superstructure, and microstructure. The results show that ProjectMultatuli.org constructs a critical discourse by positioning the state as the responsible party for the mass poisoning incident through the emphasis on the theme of state negligence, systematic news scheme arrangement, and the use of semantic, syntactic, stylistic, and rhetorical elements that strengthen the position of victims as the disadvantaged party. The novelty of this study lies in its focus on the text dimension analysis of MBG food poisoning coverage, which is still rarely discussed in communication studies, particularly in public service journalism media such as Project Multatuli.