Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

ANALISIS MOTIVASI BELAJAR PESERTA DIDIK DALAM MENGGUNAKAN MEDIA POWTOON PADA MATA PELAJARAN ILMU PENGETAHUAN ALAM DAN SOSIAL (IPAS) Muhammad Farhanudin; Fajar Setiawan; Deni Adi Putra
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 10 No. 04 (2025): Volume 10 No. 04 Desember 2025 Published
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v10i04.33996

Abstract

Motivasi belajar merupakan suatu kekuatan, daya pendorong, dan keinginan yang kuat dalam diri peserta didik untuk belajar secara aktif, kreatif, inovatif, efektif, menyenangkan dalam belajar, baik aspek kognitif, afektif, maupun psikomotorik. Dalam pembelajaran tentunya dibutuhkan sebuah metode pembelajaran yang menarik agar peserta didik tidak merasakan bosan dalam pembelajaran. Media pembelajaran sangat banyak sekali yang bisa dimaanfatkan oleh guru salah satunya yaitu Powtoon. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis motivasi belajar peserta didik dalam menggunakan media Powtoon pada mata pelajaran Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial (IPAS). Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan desain deskriptif. Data dikumpulkan melalui observasi, angket, dan wawancara. Adapun hasil penelitian yang didapatkan bahwa media powtoon bisa memberikan dampak positif untuk motivasi belajar peserta didik ditunjukan dengan motivasi belajar yang tinggi seperti peserta didik memahami materi, mampu menyelesaikan tugasnya, dan menjawab pertanyaan.
ANALISIS MOTIVASI BELAJAR PESERTA DIDIK DALAM MENGGUNAKAN MEDIA POWTOON PADA MATA PELAJARAN ILMU PENGETAHUAN ALAM DAN SOSIAL (IPAS) Muhammad Farhanudin; Fajar Setiawan; Deni Adi Putra
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 10 No. 04 (2025): Volume 10 No. 04 Desember 2025 Published
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v10i04.33996

Abstract

Motivasi belajar merupakan suatu kekuatan, daya pendorong, dan keinginan yang kuat dalam diri peserta didik untuk belajar secara aktif, kreatif, inovatif, efektif, menyenangkan dalam belajar, baik aspek kognitif, afektif, maupun psikomotorik. Dalam pembelajaran tentunya dibutuhkan sebuah metode pembelajaran yang menarik agar peserta didik tidak merasakan bosan dalam pembelajaran. Media pembelajaran sangat banyak sekali yang bisa dimaanfatkan oleh guru salah satunya yaitu Powtoon. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis motivasi belajar peserta didik dalam menggunakan media Powtoon pada mata pelajaran Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial (IPAS). Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan desain deskriptif. Data dikumpulkan melalui observasi, angket, dan wawancara. Adapun hasil penelitian yang didapatkan bahwa media powtoon bisa memberikan dampak positif untuk motivasi belajar peserta didik ditunjukan dengan motivasi belajar yang tinggi seperti peserta didik memahami materi, mampu menyelesaikan tugasnya, dan menjawab pertanyaan.
Efektivitas Komunikasi Interpersonal dalam Penggunaan Whatsapp sebagai Media Komunikasi pada Mahasiswa Di Universitas Djuanda Bogor Muhammad Farhanudin; Muhammad Irfan Zulkarnain; Rahmadina Rahmadina; Ilva Indriyani
Jurnal Intelek Insan Cendikia Vol. 2 No. 1 (2025): JANUARI 2025
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas komunikasi interpersonal dalam penggunaan WhatsApp sebagai media komunikasi pada mahasiswa universitas Djuanda Bogor. Penelitian ini menggunakan studi   efektivitas  Komunikasi  Interpersonal  dari  5  Aspek  menurut  Devito (1997),  yaitu   Keterbukaan,  Empati,  Dukungan,  Kepositifan,  dan   Kesamaan.   Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif, teknik pengumpulan data dalam penelitian ini adalah observasi dan wawancara. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa Aspek Keterbukaan dalam komunikasi interpersonal mencakup kejujuran, transparansi, dan kemauan untuk berbagi informasi secara jujur. Mahasiswa Universitas Djuanda mengakui bahwa WhatsApp memungkinkan mereka untuk terbuka dalam berbagi ide, pengalaman, dan perasaan, terutama dalam komunikasi personal atau grup kecil.
ANALISIS SEMIOTIKA LOGO THE PANTURAS: MEMBANGUN IDENTITAS DAN DAYA TARIK BAND SURF ROCK MELALUI DESAIN VISUAL Al D'pras Priyawan; Djoana Galuh Salsabila; Mochamad Reza Pratama; Mochamad Alwi Safarudin; Muhammad Irfan Zulkarnain; Citra Audi Puspitasari; Alvira Nurfadilah; Rahmadina Rahmadina; Sekar Aulia Zahara; Muhammad Farhanudin; Ilva Indriyani
Jurnal Intelek Insan Cendikia Vol. 2 No. 1 (2025): JANUARI 2025
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Komunikasi merupakan salah satu hal terpenting dalam kehidupan manusia sebagai makhluk sosial, dengan berkomunikasi manusia dapat memberikan pemahaman antar satu sama lain. Pada saat ini media komunikasi yang populer digunakan salah satunya adalah logo. Logo merupakan suatu elemen grafis berupa ideogram, simbol, lambang, ikon, atau tanda yang digunakan sebagai lambang suatu merek. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisa kajian semiotika pada logo The Panturas bertujuan untuk memahami makna tersirat di balik elemen-elemen desainnya dan mengeksplorasi bagaimana logo tersebut berfungsi sebagai alat komunikasi yang strategis dalam memperkuat identitas dan daya tarik band kepada audiens. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan menggunakan data deskriptif. Jenis penelitian yang digunakan adalah kualitatif interpretatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa logo The Panturas berfungsi sebagai identitas visual dan media komunikasi strategis yang memperkuat citra dan nilai band. Elemen seperti tipografi melengkung, warna emas, dan bentuk ombak menyampaikan makna denotatif berupa identitas band yang kuat serta makna konotatif tentang kebebasan, eksplorasi, dan semangat musik surf rock. Selain memperkuat brand awareness melalui konsistensi penggunaannya, logo ini juga membangun hubungan emosional dengan audiens, menjadikannya alat pemasaran yang efektif dalam menjaga eksistensi band di industri musik.
Peran Kurikulum Merdeka Dalam Meningkatkan Kemampuan Berpikir Kritis Matematis Siswa Sekolah Dasar Moch. Syakroni; Pratiwi, Vina Erni; Muhammad Farhanudin
Jurnal PEKA (Pendidikan Matematika) Vol. 9 No. 2 (2026): Jurnal PEKA (Pendidikan Matematika)
Publisher : Program Studi Pendidikan Matematika Universitas Muhammadiyah Sukabumi (UMMI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37150/7h2rjg98

Abstract

ABSTRACT: This study aims to systematically examine the role of the Independent Curriculum in improving elementary school students’ critical mathematical thinking skills. This study used a sytematic literature review method to review 13 scientific articles published between 2020 and 2025. The analysis revealed three main findings. First, six article (46.2%) demonstrated the effectiveness of the Independent Curriculum in developing critical thinking skills through contextual, reflective, and student-centered learning. Second, two articles (15.4%) highlighted the effectiveness of Discovery Learning and Project-Based Learning (PjBL) models in stimulating students' analytical and exploratory thinking skills. Third, five articles (38.4%) identified implementation obstacles, primarily teachers' limited understanding of the principles of the Independent Curriculum and the lack of ongoing training and mentoring programs. Overall, the results of this study confirm that the Independent Curriculum has significant potential to develop students' critical mathematical thinking skills if combined with improved teacher pedagogical competence, institutional support, and the implementation of adaptive and contextual learning strategies.  ABSTRAK: Penelitian ini bertujuan untuk menelaah secara sistematis peran Kurikulum Merdeka dalam meningkatkan kemampuan berpikir kritis matematis siswa sekolah dasar. Kajian ini menggunakan metode Systematic Literature Review terhadap 13 artikel ilmiah yang diterbitkan pada periode 2020–2025. Hasil analisis menunjukkan tiga temuan utama. Pertama, terdapat 6 artikel (46,2%) yang menunjukkan bahwa Kurikulum Merdeka efektif dalam mengembangkan kemampuan berpikir kritis melalui pembelajaran yang kontekstual, reflektif, dan berpusat pada peserta didik. Kedua, 2 artikel (15,4%) menyoroti efektivitas model pembelajaran Discovery Learning dan Project Based Learning (PjBL) yang mampu menstimulasi kemampuan berpikir analitis dan eksploratif siswa. Ketiga, 5 artikel (38,4%) mengidentifikasi kendala implementasi, terutama keterbatasan pemahaman guru terhadap prinsip Kurikulum Merdeka serta kurangnya program pelatihan dan pendampingan berkelanjutan. Secara keseluruhan, hasil kajian ini menegaskan bahwa Kurikulum Merdeka memiliki potensi signifikan dalam mengembangkan kemampuan berpikir kritis matematis siswa apabila diimbangi dengan peningkatan kompetensi pedagogis guru, dukungan institusional, serta penerapan strategi pembelajaran yang adaptif dan kontekstual.