Septian Alya Hustria
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

ANALISIS MINAT BELAJAR SERTA DAMPAKNYA TERHADAP KESULITAN BELAJAR MATEMATIKA DI KELAS V SD Septian Alya Hustria; Tya Noviyanti
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 11 No. 02 (2026): Volume 11 Nomor 02, Juni 2026 Public
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v11i02.46438

Abstract

This study aims to analyze students’ learning interest and its impact on mathematics learning difficulties in fifth-grade elementary school. Mathematics plays a crucial role in developing logical, critical, and systematic thinking skills; however, many students perceive it as a difficult and uninteresting subject. This perception often leads to low learning interest, which contributes to learning difficulties. This research employs a qualitative approach using a literature review method by examining various relevant journals and scientific articles. Data were collected through documentation techniques and analyzed descriptively by identifying patterns and relationships between variables. The findings reveal that learning interest has a significant influence on students’ mathematics learning difficulties. Students with high learning interest tend to be more active, engaged, and capable of understanding mathematical concepts, while those with low interest often experience difficulties in comprehension and problem-solving. In addition, both internal factors (such as motivation and attitude) and external factors (such as family environment and teaching methods) also contribute to these difficulties. Therefore, increasing students’ learning interest is essential to reduce mathematics learning difficulties. Teachers are encouraged to implement innovative and engaging teaching strategies, while parents should provide supportive learning environments. In conclusion, learning interest is a key factor in improving students’ understanding and minimizing difficulties in mathematics learning.
TUDUNG LINGKUP SEBAGAI IDENTITAS BUDAYA PEREMPUAN MELAYU DI SEBERANG KOTA JAMBI Ismi Luthfya Balqis; Kaysa Ananda; Shayla Naina Fikria; Febi Fajriah; Septian Alya Hustria; Putri Patricia Novelina Purba; Vanni Sulastri Dewi Rumapea; Siti Habibah; Amna Ali; Anggia Tri Agustina; Selsha Juliana Dwi Putri
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 11 No. 2 (2026): Volume 11 No. 02, Juni 2026.
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v11i2.46177

Abstract

Tudung lingkup merupakan salah satu bagian penting dari busana tradisional perempuan Melayu di kawasan Seberang Kota Jambi. Penutup kepala ini tidak hanya berfungsi sebagai pelengkap pakaian adat, tetapi juga memiliki makna simbolik yang berkaitan dengan nilai kesopanan, identitas budaya, dan ajaran Islam dalam masyarakat Melayu. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji makna budaya tudung lingkup serta perannya dalam mempertahankan identitas budaya masyarakat Melayu di tengah perubahan sosial modern. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif melalui studi literatur terhadap berbagai jurnal ilmiah dan sumber akademik yang membahas budaya Melayu serta pakaian tradisional. Hasil kajian menunjukkan bahwa tudung lingkup merupakan simbol identitas perempuan Melayu yang mencerminkan nilai kesopanan, kehormatan, dan penghormatan terhadap adat istiadat. Namun, pengaruh modernisasi dan perkembangan tren busana menyebabkan penggunaan tudung lingkup dalam kehidupan sehari-hari semakin berkurang dan lebih banyak digunakan dalam kegiatan adat dan budaya. Oleh karena itu, diperlukan upaya pelestarian melalui pendidikan budaya, dokumentasi tradisi, serta penguatan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga warisan budaya daerah.