Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pola Migrasi Intergenerasi Transmigran Jawa di Lampung: Analisis Karakteristik dan Perkembangan Kehidupan Setiabasith, Dzaki
Journal of Indonesian Rural and Regional Government Vol 8 No 2 (2024): Rural and Regional Government
Publisher : Magister Ilmu Pemerintahan Sekolah Tinggi Pembangunan Masyarakat Desa "APMD" Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47431/jirreg.v8i2.472

Abstract

Kepadatan penduduk di Pulau Jawa yang terus meningkat sejak zaman pemerintahan Hindia Belanda telah menyebabkan terjadinya disparitas atau ketimpangan kepadatan penduduk antar pulau di Indonesia.. Lampung menjadi salah satu provinsi pertama dalam program transmigrasi, di mana penduduk Pulau Jawa dipindahkan menuju desa-desa di Lampung. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pola migrasi yang terbentuk secara intergenerasi transmigran Jawa di Lampung. Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan studi kasus, melibatkan wawancara mendalam terhadap 16 informan dari transmigran generasi kedua hingga keempat. Hasil penelitian menunjukkan pola migrasi yang terbentuk secara intergenerasi memiliki kecenderungan "kembali ke Jawa". Pola ini dipengaruhi oleh faktor pendorong berupa keterbatasan fasilitas pendidikan dan kesempatan kerja di Lampung, serta faktor penarik berupa kualitas pendidikan dan peluang ekonomi yang lebih baik di Jawa. Perkembangan sosial dan ekonomi secara intergenerasi membuat dorongan terhadap migrasi semakin tinggi, didukung dengan karakteristik daerah tujuan yang lebih menjanjikan. Penelitian ini memberikan masukan bagi pemerintah dalam mengevaluasi program transmigrasi agar dapat memaksimalkan potensi wilayah transmigrasi yang berkelanjutan hingga intergenerasi.
Intercultural Communication And Social Resilience: Javanese Transmigrant Communities In Lampung Setiabasith, Dzaki
KOMUNIKA Vol 8 No 1 (2025): Accredited by Kemenristekdikti RI SK No.152/E/KPT/2023
Publisher : Universitas Islam Negeri Raden Intan Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24042/6mwtk876

Abstract

This study explores the intercultural communication dynamics and social resilience among Javanese transmigrant descendants in Lampung experiencing return migration patterns. Drawing on qualitative interviews with 16 informants (2nd–4th generation) conducted in 2024, the study examines how intergenerational communication patterns, cultural transmission processes, and community communication networks shape their migration decisions and social resilience. The research employs the Communication Theory of Identity, Intercultural Communication Theory, and Community Communication frameworks to analyze the complex interplay between symbolic communication, place attachment, and social resilience. Findings reveal that intergenerational transmission of Javanese values such as gotong royong and unggah-ungguh occurs through multiple communication channels, including oral traditions, ritual practices, and digital media, strengthening symbolic identity while creating hybrid cultural expressions. Communication barriers emerge from language differences and generational gaps, yet informal community interactions and shared symbolic practices are pivotal in maintaining social resilience. The study highlights how transmigrant communities negotiate hybrid identities through strategic communication practices and a balance between staying rooted and moving away. These insights contribute to developing communication strategies to reinforce regional resilience and prevent involuntary outmigration.