Febrina Isnaini
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Efektivitas Morfin 2 mg dan Kombinasi Morfin 2 mg dengan Ropivakain 5 mg terhadap Numeric Rating Scale (NRS) pada Pasien Pascaoperasi di Bawah Umbilikus: Uji Klinis Tersamar Ganda Febrina Isnaini; Hanafie, Achsanudin; Wijaya, Dadik Wahyu
Majalah Anestesia & Critical Care Vol 42 No 3 (2024): Oktober
Publisher : Perhimpunan Dokter Spesialis Anestesiologi dan Terapi Intensif (PERDATIN) / The Indonesian Society of Anesthesiology and Intensive Care (INSAIC)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55497/majanestcricar.v42i3.354

Abstract

Latar Belakang: Manajemen nyeri pascaoperasi merupakan salah satu komponen terpenting dari perawatan pasien pasca operasi. Salah satu strategi untuk memberikan analgesia pasca operasi yang efektif dan untuk mengurangi efek samping yang tidak diinginkan adalah penggunaan kombinasi anestesi lokal dengan morfin epidural. Penelitian ini bertujuan untuk membandingkan efektivitas analgesia antara pemberian 2 mg morfin dan kombinasi morfin 2 mg dengan ropivakain 5 mg melalui kateter epidural dalam mengurangi nyeri pascaoperasi pada pasien yang menjalani operasi abdomen dan ekstremitas bawah. Metode: Penelitian ini merupakan randomized clinical trial dengan metode double blind. Dua puluh empat sampel penelitian yang menjalani operasi abdomen dan ekstremitas bawah dengan teknik anestesi epidural dibagi secara acak menjadi dua kelompok. Analgesia epidural diberikan dengan 2 mg morfin dengan NaCl 0,9 % pada kelompok R1, dan kombinasi analgesia epidural 2 mg morfin + 5 mg ropivakain diberikan pada kelompok R2. Nilai NRS didokumentasikan pada jam ke 4 (T1) dan 8 jam (T2). Selain itu juga dicatat parameter hemodinamik, kejadian PONV, dan blok motorik. Hasil: Nilai NRS-R1 T1 memiliki nilai mean 0,33 ± SD. NRS-R1 T2 dengan nilai mean ± SD 1±0,85. Nilai NRS-R2 T1 memiliki nilai mean ± SD 0±0. Nilai NRS-R2 T2 memiliki nilai mean ± SD 0,41±0,51. Kejadian hipotensi (SBP <90mmHg) tidak diamati pada kedua grup. Terdapat kejadian PONV lebih tinggi pada kelompok pemberian morfin 2 mg + NaCl 0,9% pada T1 dan T2 namun tidak bermakna secara statistik, dan kejadian blok motorik pada kelompok morfin 2 mg dengan ropivakain 0,2% lebih banyak pada T1 namun tidak bermakna secara statistik. Simpulan: Penggunaan anestesi epidural 2 mg morfin + 5 mg ropivakain lebih superior dibandingkan pemberian 2 mg morfin dengan NaCl 0,9 % dalam mengurasi NRS pascaoperasi.