Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Analisis Studi Literatur Tantangan Penerapan Flexible Working Noor Ritawaty; Siti Umairah; Khoirul Hadziq; Fredy Sitorus; Septa Efraim Tarigan
Jurnal Manajemen Bisnis Digital Terkini Vol. 1 No. 3 (2024): Juli : Jurnal Manajemen Bisnis Digital Terkini (JUMBIDTER)
Publisher : Asosiasi Riset Ilmu Manajemen Kewirausahaan dan Bisnis Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61132/jumbidter.v1i3.209

Abstract

In the current digital era, the concept of flexible work has become increasingly relevant and pressing. The COVID-19 pandemic that swept the world has accelerated the adoption of flexible work practices, with many organizations forced to adapt to new situations where working from home has become the norm. However, the implementation of flexible work does not always proceed smoothly and presents various challenges, such as cultural and organizational changes, effective performance management, and equality of access and technology. This research analyzes the challenges and inhibiting factors in implementing flexible work based on previous literature studies. These challenges include cultural and organizational changes, performance management and supervision, equality of access and technology, work-life balance, conflict management and communication, as well as variations in the effects of flexible work on job quality. Inhibiting factors include difficulties in assessing individual readiness, technical challenges and infrastructure, competency gaps and technological limitations, as well as managerial difficulties. To address these challenges and inhibiting factors, organizations need to take appropriate steps, including policy adjustments, providing training and technology support, and developing appropriate performance management systems.
Pemberdayaan Masyarakat dalam Meningkatkan Pengetahun Hidup Sehat dan Sanitasi di Pesisir Desa Maitara Abdul Hakim Husen; Ismail Rahman; Siti Umairah
Jurnal Pengabdian Kesehatan Masyarakat Mulawarman Vol. 2 No. 2 (2024): Desember 2024
Publisher : Fakultas Kedokteran, Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Desa Maitara merupakan salah satu kawasan pesisir di Kota Tidore Kepulauan yang terletak diantara Pulau Tidore dan selatan Pulau Ternate. Wilayah pesisir merupakan daerah peralihan antara ekosistem darat dan laut. Mayoritas masyarakat pesisir tentunya adalah nelayan yang merupakan kelompok masyarakat yang rawan kemiskinan dikarenakan pekerjaannya sangat dipengaruhi oleh kondisi cuaca dan musim. Masalah lain yang sering timbul di daerah pesisir yaitu di bidang kesehatan masyarakat karena sebagai daerah peralihan yang dapat mengendalikan sanitasi di semua faktor fisik lingkungan manusia yang mungkin menimbulkan hal-hal yang merugikan bagi perkembangan fisik kesehatan dan daya tahan hidup manusia. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini berujuan untuk meningkatkan kemampuan masyarakat dalam menerapkan Perilaku Hidup Bersih Dan Sehat (PHBS) sehingga diharapkan mereka dapat terhindar dari infeksi bakteri dan kuman dan mencegah Kejadian Luar Biasa (KLB) atau wabah di masyarkat dengan memperbaiki kualitas sanitasi lingkungan. Diharapkan dengan sosialisasi ini, semua elemen masyarakat dapat bergerak serentak untuk menjaga kualitas lingkungan hidup di desa Maitara.