Tujuan penelitian ini untuk mengetahui family support dalam proses pemulihan pasien rehabilitasi napza Jenis penelitian ini ialah penelitian kualitatif dengan metode deskriptif. objek yang diteliti melaui informan 2 orang konselor adiksi, 4 orang residen, dan 4 keluarga residen, Pengumpulan data sekunder ini dilakukan sebelum atau bersamaan dengan penelitian lapangan. Pengumpulan data berupa wawancara, observasi dan dokumentasi. Data yang diperoleh dari hasil wawancara, observasi, dan dekomentasi dengan mengorganisasikan data ke dalam kategori, menjabarkan ke dalam unit-unit, Menyusun, memilih data dan membuat Kesimpulan hasil penelitian dan pembahasan yang telah diuraikan maka dapat disimpulkan bahwa adanya dukungan dalam pemulihan korban penyalahgunaan NAPZA di Rehabilitasi dan terjalani dengan baik seperti memberikan rasa aman bagi residen. Perhatian keluarga, seperti mencukupi kebutuhan fisik dan emosional, seperti komunikasi rutin melalui telepon atau kunjungan langsung, membantu residen merasa dihargai dan didengar. Kehangatan berupa pelukan, kata-kata penghiburan, dan suasana rumah yang nyaman menciptakan rasa diterima. Nasihat yang bijak dan motivasi keluarga memberi arah positif dalam pemulihan. Selain itu, suasana aman tanpa konflik dan komunikasi yang terbuka mendukung residen untuk lebih percaya diri. Dukungan berkelanjutan, termasuk pengawasan lembut dan pendampingan, memberi rasa aman dalam menghadapi tantangan pemulihan. Terdapat ada hubunga antara dukungan keluarga dengan kesembuhan atau pemulihan korban penyalahgunaan NAPZA. Semua bentuk dukungan ini, baik yang bersifat emosional maupun praktis, berkontribusi besar dalam memberikan residen rasa nyaman, aman, dan termotivasi untuk sembuh. Selain itu juga untuk proses dukungan dari keluarga kepada residen agar berjalan dengan lancar yaitu adanya proses konseling antara residen dan keluarga. Kata Kunci: Family Support, Pemulihan, Residen