Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Penaklukan Sunda Kelapa 1527: Peran Fatahillah Melawan Portugis Supendi, Usman; Nurhasanah, Via
Journal of Multidisciplinary Inquiry in Science, Technology and Educational Research Vol. 2 No. 1b (2025): NOVEMBER 2024 - JANUARI 2025 (TAMBAHAN)
Publisher : UNIVERSITAS SERAMBI MEKKAH

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32672/mister.v2i1b.2719

Abstract

Penelitian ini membahas penaklukan Sunda Kelapa pada tahun 1527 oleh Pangeran Jayakarta, peristiwa bersejarah ini sebagai perlawanan terhadap pengaruh Portugis di pelabuhan Sunda Kelapa. Penelitian ini juga membahas pengaruh penaklukan terhadap perkembangan Islam di wilayah Jawa Barat. Tujuan penelitian ini adalah untuk memahami latar belakang, proses, dan dampak dari penaklukan Sunda Kelapa, khususnya dalam konteks pertumbuhan Jayakarta sebagai wilayah strategis dalam perkembangan Islam. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode sejarah, yang meliputi empat tahapan utama: heuristik (pengumpulan sumber primer dan sekunder), Kritik (Verifikasi sumber), interpretasi, dan historiografi (penulisan sejarah). Pengumpulan sumber-sumber tertulis seperti buku dan sumber internet seperti jurnal-jurnal yang relevan. Teori yang digunakan sebagai pisau analisis adalah teori Islamisasi yang dikembagkna oleh M.C. Ricklefs bahwa Islam masuk ke Jawa dan berkembang melalui perdagangan, hubungan politik, dan akulturasi dengan budaya lokal. Penelitian menemukan bahwa Pangeran Jayakarta memainkan peran dalam memimpin penaklukan Sunda Kelapa, yang berlandaskan aliansi antara Kerajaan Cirebon dan Kerajaan Demak. Penaklukan ini berhasil mengusir Portugis dari Sunda Kelapa, mengubah nama wilayah tersebut menjadi Jayakarta, dan menjadikannya pusat penyebaran Islam di wilayah Jawa Barat. Dampaknya terlihat dalam transformasi politik, ekonomi dan budaya di kawasan tersebut, sekaligus memunculkan Jayakarta sebagai simbol perlawanan terhadap kolonialisme di Nusantara.
The Role of Abdul Muis in the Youth Movement in Bandung 1913-1935 Nurhasanah, Via; Achmad, Achmad
HISTORIA: Jurnal Program Studi Pendidikan Sejarah Vol 14, No 2 (2026): HISTORIA: Jurnal Program Studi Pendidikan Sejarah (Issu in Progress)
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH METRO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24127/hj.v14i2.13437

Abstract

The purpose of this study is to analyze the activities and contributions of Abdul Muis in strengthening the Sarekat Islam, to describe the political landscape of Bandung during that period, and to explore its impact on the development of the organization as well as the local community. This research employs the historical method with a qualitative approach. Data were collected through the stages of heuristics (source collection), criticism (source evaluation), interpretation (data analysis), and historiography (historical writing). The findings show that Abdul Muis played a central role in advancing Sarekat Islam in Bandung through his charismatic and strategic leadership. He succeeded in strengthening the organization by building networks, mobilizing the masses, and voicing resistance against Dutch colonial rule. Moreover, Abdul Muis’s contributions had a significant influence on raising nationalist awareness among the local community and shaping the political dynamics of Bandung during that period. This study is expected to enrich the understanding of the early history of Indonesia’s national movement and the role of key figures such as Abdul Muis in shaping socio-political dynamics.