Astria, Rini
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Perlindungan Hukum Pemegang Saham Minoritas Terhadap Implikasi Praktik Insider Trading Dalam Perdagangan Saham Di Pasar Modal Lestari, Rika; Astria, Rini
Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Vol 10 No 21 (2024): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan
Publisher : Peneliti.net

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5281/zenodo.14504281

Abstract

Domestic investors in the capital market until the end of July 2023 reached 11.4 million, and the increase in investors is seen as a positive development. However, on the other hand, Verdi Ikhwan, Head of the Research Division at the Indonesia Stock Exchange (BEI), stated that the level of capital market literacy has decreased from 4.92% to 4.11%. Meanwhile, inclusion has increased from 1.55% to 5.19%. It was also found that the Indonesia Stock Exchange (BEI) imposed sanctions on two securities for conducting short selling transactions without the exchange's approval. These two securities are PT Reliance Sekuritas Indonesia Tbk. (RELI) and PT Valbury Sekuritas Indonesia. The literacy level significantly influences the choices of novice investors in their activities in the capital market, particularly those who use brokers in stock trading. In this research, two problem formulations are posed: "What are the Capital Market Crimes in Indonesia?" and "How is the Protection for Novice Investors Against Short Selling Conducted by Securities Brokers?" The research utilizes normative and descriptive-analytical research methods. The study concludes that prohibited capital market crimes according to the Capital Market Law (UUPM) include market manipulation, insider trading, front running, and short selling. The UUPM regulates prohibitions in the practice of capital market trading. It is essential to remember that these regulations align with the law's purpose of safeguarding public order established by official bodies. Protection for novice investors is stipulated in the UUPM, emphasizing the Indonesia Financial Services Authority (Bapepam-LK) as the institution responsible for guiding and supervising the capital market. The lack of literacy among novice investors makes short selling, conducted by securities brokers, a risky endeavor. Protection is incumbent upon the state.
Strategi Perencanaan Pendidikan Partisipatif untuk Meningkatkan Mutu Sekolah Dasar dalam Era Kurikulum Merdeka Dalmayetti, Dalmayetti; Astria, Rini; Asmendri, Asmendri; Sari, Milya
EDUKATIF : JURNAL ILMU PENDIDIKAN Vol 7, No 6 (2025): Desember
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/edukatif.v7i6.8652

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kebutuhan mendesak untuk meningkatkan kualitas sekolah dasar di Kota Solok melalui penerapan strategi perencanaan pendidikan yang partisipatif dan selaras dengan semangat Kurikulum Merdeka. Perencanaan pendidikan yang melibatkan berbagai pemangku kepentingan dipandang sebagai langkah strategis dalam mewujudkan pengelolaan sekolah yang efektif dan berorientasi pada peningkatan mutu. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi serta menganalisis  proses perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan, serta pengawasan pendidikan yang berkontribusi terhadap peningkatan kualitas sekolah dasar. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data berupa wawancara mendalam, observasi langsung, dan studi dokumentasi yang dilakukan di beberapa sekolah yang ada di Kota Solok. Dari penelitian ini dapat terlihat bahwa keterlibatan aktif kepala sekolah, guru, dan komite sekolah dalam proses perencanaan pendidikan mampu membangun budaya kolaboratif, memperkuat efektivitas manajemen sekolah, serta mendorong peningkatan mutu secara berkelanjutan. Penelitian ini menegaskan bahwa keberhasilan peningkatan mutu pendidikan dasar sangat ditentukan oleh sinergi partisipatif yang terencana, sistematis, dan berkelanjutan dalam seluruh tahapan manajemen  pendidikan.