Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Sosialisasi Tanaman Obat Keluarga (TOGA) dan Pembuatan Jamu Serbuk pada Masyarakat di Padukuhan Kertan Bantul Arifah, Mitsalina Fildzah; Trinita Puspitasari; Nurul Afniatun; Fina Ummu Sayyidah Yahya; Citra Eka Runenti; Nanda Ayu Safitri
The Journal of Innovation in Community Empowerment Vol 6 No 2 (2024): Journal of Innovation in Community Empowerment (JICE)
Publisher : Universitas Jenderal Achmad Yani Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30989/jice.v6i2.1351

Abstract

Tanaman obat keluarga (TOGA) adalah bahan-bahan herbal yang sudah dikenal sejak lama dan dimanfaatkan Masyarakat untuk pencegahan dan pengobatan penyakit. Minimnya edukasi TOGA pada masyarakat Padukuhan Kertan khususnya ibu-ibu PKK dan Pemudi Karang Taruna pada tanaman jahe dapat digunakan sebagai apotek hidup sebagai pertolongan pertama meningkatkan kekebalan tubuh terhadap penyakit. Sosialisasi TOGA dan pembuatan jahe serbuk dilaksanakan untuk meningkatkan edukasi dan kemampuan masyarakat tentang pemanfaatan TOGA pada pembuatan jamu serbuk yang dibuat secara mandiri. Penelitian ini dilaksanakan di Padukuhan Kertan Bantul pada ibu-ibu PKK dan pemudi karang taruna dengan rentang usia 15-62 tahun. Peserta yang ikut berpartisipasi sejumah 30 orang dengan 20 anggota ibu-ibu PKK dan 10 anggota pemudi karang taruna. Hasil kuisioner dilakukan evaluasi dengan pretest dan posttest untuk mengevaluasi pengetahuan peserta. Rata-rata pengetahuan peserta tentang tanaman obat keluarga (TOGA) saat pretest sebesar 62,97% (kategori sangat paham) dan 37,03% (paham), sedangkan peningkatan pengetahuan peserta dalam posttest sebesar 66,67% (sangat paham) dan 33,33% (paham). Hasil kuisioner pengetahuan Masyarakat terhadap pembuatan jamu pada pretest sebesar 88,89% (sangat paham) dan 11,11% (paham). Peningkatan pengetahuan dan pemahaman warga terhadap Jamu pada nilai posttest sebesar 100% (sangat paham). Oleh karena itu, pengetahuan mengenai TOGA dan pembuatan jamu serbuk dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.
Education of Herbal Soap Homemade in Dukuh Kertan, Sumberagung, Bantul: Edukasi Pembuatan Sabun Herbal di Dukuh Kertan, Sumberagung, Bantul Arifah, Mitsalina Fildzah; Shalahuddin Al Madury; Nurul Afniatun; Citra Eka Runenti
Dinamisia : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 9 No. 2 (2025): Dinamisia: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Lancang Kuning

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31849/dinamisia.v9i2.21539

Abstract

Herbal soap is the saponification process of natural ingredients from medicinal plants. Herbal ingredients are minimally unknown by the people of Pedukuhan Kertan to make natural cosmetics. Herbal soap is successful in being environmentally friendly, safe against detergent allergies, and increasing the economic value of herbal ingredients in the community. Education in making herbal soap was needed for the people of Dukuh Kertan, Sumberagung, and Bantul in 2024 to implement health promotion through community empowerment. Community service activities were determined using direct counseling and training methods. The community service targeted Family Welfare Empowerment (PKK) and Youth organization in Dukuh Kertan. The series of activities began with counseling on education on making herbal soap, practical training, and competitions between community groups in each RT with various variations of materials according to creativity. Community service evaluations were carried out in the form of a pretest and posttest carried out by 27 people. The results of the pretest on community knowledge of herbal soap were 13 (excellent), 6(understand), 4 (quite knowledgeable), 2 (less knowledgeable), and two people (ignorant). The knowledge of participants in the posttest increased by 24 (excellent), 2 (understand), and one people (quite knowledgeable). Herbal soap could display the creativity of each group of the community. Therefore, making herbal soap could increase knowledge and skills of herbal soap products through community empowerment.