Hafiani Septi Yendri
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Analisis Network Governance Dalam Pengembangan Desa Wisata Di Kabupaten Bintan (Studi Kasus : Desa Wisata Ekang Anculai) Hafiani Septi Yendri; Winata, Yoggie Detra; Matappa, Andi Wuleng
Bahasa Indonesia Vol 5 No 1 (2024): JAPS April 2024
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46730/japs.v5i1.120

Abstract

Konsep "desa wisata" mengacu pada pengembangan wilayah dengan tujuan menjadikan desa sebagai destinasi wisata. Masyarakat desa diharapkan dapat berkembang dengan mengelola seluruh daya tarik wisata dengan benar. Pulau Bintan juga memiliki banyak desa wisata. Beberapa di antaranya adalah Desa Wisata Ekang Anculai dan Desa Wisata Pengudang, dan lain lain. Namun, data menunjukkan bahwa Pulau Bintan masih jauh dari jumlah kunjungan wisatawan dibandingkan dengan daerah lainnya. Fokus penelitian ini adalah untuk melihat bagaimana sistem pemerintahan berperan dalam pembangunan Desa Wisata di Kabupaten Bintan.Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif, yang berarti bahwa hasilnya adalah data deskriptif. Sumber primer dan sekunder dapat digunakan untuk mengumpulkan data. Teknik analisis data menggunakan model proses analisis data Miles dan Huberman, yang terdiri dari tiga tahapan (Sugiyono, 2010:91). Pertama, data direduksi; ini berarti memilih dan merangkum data yang penting, lalu membuat kategori. Kedua, penyajian data, atau penampilan data, adalah menyajikan data dalam bentuk yang lebih terorganisir. Terakhir, penarikan atau verifikasi kesimpulan.
Analisis Network Governance Dalam Pengembangan Desa Wisata Di Kabupaten Bintan (Studi Kasus : Desa Wisata Ekang Anculai) Hafiani Septi Yendri; Winata, Yoggie Detra; Matappa, Andi Wuleng
Jurnal Administrasi Politik dan Sosial Vol 5 No 1 (2024): JAPS April 2024
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46730/japs.v5i1.120

Abstract

Konsep "desa wisata" mengacu pada pengembangan wilayah dengan tujuan menjadikan desa sebagai destinasi wisata. Masyarakat desa diharapkan dapat berkembang dengan mengelola seluruh daya tarik wisata dengan benar. Pulau Bintan juga memiliki banyak desa wisata. Beberapa di antaranya adalah Desa Wisata Ekang Anculai dan Desa Wisata Pengudang, dan lain lain. Namun, data menunjukkan bahwa Pulau Bintan masih jauh dari jumlah kunjungan wisatawan dibandingkan dengan daerah lainnya. Fokus penelitian ini adalah untuk melihat bagaimana sistem pemerintahan berperan dalam pembangunan Desa Wisata di Kabupaten Bintan.Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif, yang berarti bahwa hasilnya adalah data deskriptif. Sumber primer dan sekunder dapat digunakan untuk mengumpulkan data. Teknik analisis data menggunakan model proses analisis data Miles dan Huberman, yang terdiri dari tiga tahapan (Sugiyono, 2010:91). Pertama, data direduksi; ini berarti memilih dan merangkum data yang penting, lalu membuat kategori. Kedua, penyajian data, atau penampilan data, adalah menyajikan data dalam bentuk yang lebih terorganisir. Terakhir, penarikan atau verifikasi kesimpulan.