Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

WANITA KARIR MENURUT MUFASSIR (ANALISIS TERHADAP SURAH AL-AHZAB AYAT 33 PERSPEKTIF TAFSIR IBNU KATSIR) Muhammad Iqbal, Lalu; Pratama, Ami; Sulis Pratiwi
An-Nahdlah: Jurnal Pendidikan Islam Vol 4 No 2 (2024): September-Desember
Publisher : Institut Agama Islam Hamzanwadi NW Lombok Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51806/an-nahdlah.v4i2.443

Abstract

Artikel ini mengkaji tentang Wanita karir pada Surah Al-Ahzab Ayat 33 melalui pandangan tafsir Ibnu Katsir. Wanita karir merupakan seorang wanita yang mandiri bekerja untuk memenuhi hidupnya sendiri dan mampu mengaktualisasikan diri. Semakin banyaknya wanita yang terjun ke dunia kerja, menimbulkan perdebatan di kalangan ulama dan masyarakat tentang kedudukan wanita karir menurut perspektif Islam. Ibnu Katsir dalam kitab tafsirnya membahas Surah Al-Ahzab ayat 33 yang merupakan salah satu dalil tentang peran dan tanggung jawab perempuan semasa hidupnya. Fokus penelitian meliputi fundamen wanita karir dalam tafsir Ibnu Katsir, pandangan dan interpretasi para mufassir terhadap wanita karir dalam surah Al-Ahzab ayat 33. Metode Penelitian ini menggunakan penelitian kepustakaan yaitu metode pengumpulan dengan penalaahan terhadap buku, kajian literatur serta berbagai catatan yang berkaitan dengan masalah yang ingi dipecahkan. Temuan penelitian menunjukkan (1) seorang wanita diharuskan tetap berada di dalam rumah. Ia hanya bisa keluar rumah apabila ada hajat syar’i seperti sholat berjama’ah. Namun berdasarkan asbabun nuzulnya, maka ayat ini tidak bisa dijadikan sandaran karena adanya Naskh al-hukmi wa baqa' al-tilawah,(2) perempuan memiliki kebebasan yang sama dalam menentukan pilihannya selama tidak melalaikan menurut beberapa mufassir seperti M.Quraish Shihab dan Sayyid Qutub perempuan kewajibannya sebagai seorang muslim, sebagai Ibu dan sebagai Istri.
Collaboration to Accelerate Stunting Reduction in Laksamana Subdistrict Nurmala Sari; Dwi Hartutik; Sulis Pratiwi; Hannisa Fitri Effendi
MENGABDI : Jurnal Hasil Kegiatan Bersama Masyarakat Vol. 3 No. 4 (2025): Agustus : MENGABDI : Jurnal Hasil Kegiatan Bersama Masyarakat
Publisher : Asosiasi Riset Ekonomi dan Akuntansi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61132/mengabdi.v3i4.2106

Abstract

Stunting is a major public health problem that has long-term impacts on the quality of human resources, affecting physical growth, cognitive development, and socio-economic outcomes. The Indonesian government has identified the acceleration of stunting reduction as a national priority, requiring cross-sector collaboration and active community participation. This article aims to describe the implementation and outcomes of a Community Service Program (Community Service) based on a collaborative approach to support stunting reduction efforts in Kelurahan Laksamana. The program employed a participatory method through health education, interactive discussions, and partnership strengthening among the community, health workers, and educational institutions. The results indicate an increased level of community awareness and understanding regarding stunting, the importance of routine health check-ups, and the role of families in stunting prevention. Furthermore, the program strengthened partnerships and enhanced community trust in local health services. This community service activity contributes positively to building collective awareness and serves as a strategic initial step toward sustainable stunting reduction at the local level.