Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Cognitive Behavior Therapy to Improve Positive Body Image in Late Adolescents Jannah, Arini Miftahul; Surjaningrum, Endang Retno
Psikoborneo: Jurnal Ilmiah Psikologi Vol 12, No 4 (2024): Psikoborneo: Jurnal Ilmiah Psikologi
Publisher : Program Studi Psikologi, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/psikoborneo.v12i4.16161

Abstract

Adolescent girls frequently face body dissatisfaction due to the physical changes during puberty, leading to a negative body image that can impact eating behaviors, sexual function, self-esteem, and overall quality of life. To address these issues, this study employed cognitive-behavioral therapy (CBT), recognized for its effectiveness in altering unrealistic beliefs and maladaptive behaviors associated with negative body image. The study used a pre-experimental design with pre-test and post-test measurements in a single group. Four late adolescents aged 19-22 years, with low body image scores as measured by the Multidimensional Body Self Relations Questionnaire (MBSRQ), participated in the study. The CBT intervention consisted of five online group sessions, adapted from Thomas F. Cash’s model. The effectiveness of the therapy was evaluated using Cohen's d, which yielded a coefficient of 0.913, indicating a high level of effectiveness. The findings suggest that cognitive-behavioral therapy is effective in enhancing positive body image among late adolescents. Remaja perempuan sering mengalami ketidakpuasan tubuh akibat perubahan fisik selama pubertas. Ketidakpuasan tersebut dapat menyebabkan citra tubuh yang negatif, mempengaruhi perilaku makan, fungsi seksual, harga diri, hingga kualitas hidup. Oleh karena itu, terapi perilaku kognitif-perilaku yang telah diidentifikasi sebagai pendekatan psikologis yang efektif untuk mengatasi citra tubuh negatif dengan mengubah keyakinan yang tidak realistis dan perilaku maladaptif, digunakan pada penelitian ini. Metode penelitian menggunakan desain pra-eksperimental dengan mengukur pre-test post-test pada satu kelompok. Empat remaja akhir (usia 19-22 tahun) dengan skor citra tubuh rendah yang diukur dengan Multidimensional Body Self Relations Questionnaire (MBSRQ) dipilih sebagai partisipan. Terapi kognitif-perilaku melibatkan lima sesi kelompok yang dilakukan secara daring, yang telah diadaptasi dari model Thomas F. Cash. Analisa data menggunakan uji efektivitas Cohen untuk melihat efektivitas terapi kognitif-perilaku, dan didapatkan nilai koefisien Cohen's d adalah 0,913 yang masuk dalam kategori tinggi. Penelitian ini menyimpulkan bahwa terapi kognitif-perilaku efektif dalam meningkatkan citra tubuh positif pada remaja akhir.
MODUL PEMBELAJARAN MATEMATIKA DIGITAL UNTUK SISWA DISLEKSIA: STUDI PENGEMBANGAN BERBASIS ADDIE Ghassani, Novandra Adzra; Andini, Shayna; Ramadhani, Atsal Fikri; Asa, Raditya Favian; Ashar, Misbahul Luqman; Jannah, Arini Miftahul; Rasyidayanti, Arifah
STRATEGY : Jurnal Inovasi Strategi dan Model Pembelajaran Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/strategi.v6i1.9217

Abstract

Students with dyslexia often face significant challenges in learning mathematics, particularly in understanding abstract symbols, lengthy textual instructions, and complex calculation procedures such as in the Three-Variable Linear Equation System (SPLTV) material. This study aims to develop a Digital Book Material specifically designed with dyslexia-friendly principles to facilitate high school students' understanding of mathematical concepts. Using the ADDIE (Analysis, Design, Development, Implementation, Evaluation) development model, this study collected data through in-depth interviews, surveys, participant observation, and product trials involving pre- and post-tests. This digital module integrates multisensory features such as accessible fonts, concrete visualizations, high-contrast color schemes, audio narration, and step-by-step procedural guidance. The evaluation results show that the use of these multimedia features effectively improves students' readability, ease of navigation, and conceptual understanding, as evidenced by positive user responses and improved learning performance. The study's conclusion confirms that the Digital Book Material is a valid and practical learning medium to support the learning needs of dyslexic students in mastering complex mathematical materials. ABSTRAK Siswa penyandang disleksia kerap menghadapi tantangan signifikan dalam pembelajaran matematika, khususnya dalam memahami simbol abstrak, instruksi tekstual yang panjang, dan prosedur perhitungan yang kompleks seperti pada materi Sistem Persamaan Linear Tiga Variabel (SPLTV). Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan Material Digital Book yang dirancang khusus dengan prinsip ramah disleksia guna memfasilitasi pemahaman konsep matematika siswa SMA. Menggunakan model pengembangan ADDIE (Analysis, Design, Development, Implementation, Evaluation), penelitian ini mengumpulkan data melalui wawancara mendalam, survei, observasi partisipatif, serta uji coba produk yang melibatkan pre-test dan post-test. Modul digital ini mengintegrasikan fitur multisensori berupa font aksesibel, visualisasi konkret, skema warna kontras tinggi, narasi audio, serta panduan prosedural bertahap. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa penggunaan fitur multimedia tersebut secara efektif meningkatkan keterbacaan, kemudahan navigasi, dan pemahaman konsep siswa, sebagaimana dibuktikan oleh respon positif dari pengguna dan peningkatan performa belajar. Simpulan penelitian menegaskan bahwa Material Digital Book merupakan media pembelajaran yang valid dan praktis untuk mendukung kebutuhan belajar siswa disleksia dalam menguasai materi matematika yang kompleks.