Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Early Sex Education and the Importance of Parents to Get Involved Rasyidayanti, Arifah; Faradisa, Luthfah Naily; Sosialita, Tiara Diah
Psikostudia : Jurnal Psikologi Vol 12, No 2 (2023): Psikostudia : Jurnal Psikologi
Publisher : Program Studi Psikologi, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/psikostudia.v12i2.10143

Abstract

Children who are supposed to get protection and feel safe during their developmental period are still at risk of becoming victims of sexual violence. Sex education in early childhood has an important role in reducing the risk of sexual violence. The main providers of sex education for children are parents. The subjects in this study were 60 parents of "X" Surabaya Kindergarten students. This study used a quasi-experimental method with a one-group pretest-posttest design. This study will conduct a Wilcoxon test to measure the difference between pre and posttest. The effect size of this study will be conducted to measure the effectiveness of psychoeducation. These tests will be performed with Jamovi 2.3.18. The effectiveness of this psychoeducation was measured by a knowledge questionnaire on issues of sexual violence and early childhood sex education. Based on the results of the analysis, it was found that there was an increase in the participants' knowledge and there was a significant difference between the pretest and posttest results of 0.011 (sig. <0.05). Psychoeducation of early childhood sex education has a major impact on increasing parental understanding as indicated by an effect size value of 0.791. It can be concluded that parents' understanding of early childhood sex education can increase with psychoeducation.Anak-anak yang seharusnya mendapatkan perlindungan dan merasa aman selama masa perkembangannya masih berisiko untuk menjadi korban kekerasan seksual. Edukasi seks pada anak usia dini memiliki peranan penting untuk mengurangi risiko kekerasan seksual. Pemberi edukasi seks utama pada anak adalah orangtua. Subjek dalam penelitian ini adalah 60 orangtua TK “X” Surabaya. Penelitian ini menggunakan metode kuasi eksperimental dengan one-group pretest-postest design. Penelitian ini akan melakukan uji beda Wilcoxon untuk mengukur perbedaan pemahaman orangtua sebelum dan sesudah diberikannya psikoedukasi. Uji efektivitas juga dilakukan untuk mengukur efektivitas psikoedukasi yang dilakukan. Uji-uji ini akan dilakukan dengan Jamovi 2.3.18. Efektivitas psikoedukasi ini diukur dengan kuesioner pengetahuan mengenai isu kekerasan seksual dan edukasi seks usia dini. Berdasarkan hasil analisis, diketahui terdapat peningkatan pada pengetahuan peserta dan terdapat perbedaan yang signifikan antara hasil pretest dan posttest sebesar 0,011 (sig. <0,05). Psikoedukasi pendidikan seks usia dini memiliki dampak yang besar kepada peningkatan pemahaman orangtua yang ditunjukkan dengan nilai effect size sebesar 0,791. Dapat disimpulkan bahwa pemahaman orangtua terkait pendidikan seks usia dini dapat meningkat dengan adanya psikoedukasi.
MODUL PEMBELAJARAN MATEMATIKA DIGITAL UNTUK SISWA DISLEKSIA: STUDI PENGEMBANGAN BERBASIS ADDIE Ghassani, Novandra Adzra; Andini, Shayna; Ramadhani, Atsal Fikri; Asa, Raditya Favian; Ashar, Misbahul Luqman; Jannah, Arini Miftahul; Rasyidayanti, Arifah
STRATEGY : Jurnal Inovasi Strategi dan Model Pembelajaran Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/strategi.v6i1.9217

Abstract

Students with dyslexia often face significant challenges in learning mathematics, particularly in understanding abstract symbols, lengthy textual instructions, and complex calculation procedures such as in the Three-Variable Linear Equation System (SPLTV) material. This study aims to develop a Digital Book Material specifically designed with dyslexia-friendly principles to facilitate high school students' understanding of mathematical concepts. Using the ADDIE (Analysis, Design, Development, Implementation, Evaluation) development model, this study collected data through in-depth interviews, surveys, participant observation, and product trials involving pre- and post-tests. This digital module integrates multisensory features such as accessible fonts, concrete visualizations, high-contrast color schemes, audio narration, and step-by-step procedural guidance. The evaluation results show that the use of these multimedia features effectively improves students' readability, ease of navigation, and conceptual understanding, as evidenced by positive user responses and improved learning performance. The study's conclusion confirms that the Digital Book Material is a valid and practical learning medium to support the learning needs of dyslexic students in mastering complex mathematical materials. ABSTRAK Siswa penyandang disleksia kerap menghadapi tantangan signifikan dalam pembelajaran matematika, khususnya dalam memahami simbol abstrak, instruksi tekstual yang panjang, dan prosedur perhitungan yang kompleks seperti pada materi Sistem Persamaan Linear Tiga Variabel (SPLTV). Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan Material Digital Book yang dirancang khusus dengan prinsip ramah disleksia guna memfasilitasi pemahaman konsep matematika siswa SMA. Menggunakan model pengembangan ADDIE (Analysis, Design, Development, Implementation, Evaluation), penelitian ini mengumpulkan data melalui wawancara mendalam, survei, observasi partisipatif, serta uji coba produk yang melibatkan pre-test dan post-test. Modul digital ini mengintegrasikan fitur multisensori berupa font aksesibel, visualisasi konkret, skema warna kontras tinggi, narasi audio, serta panduan prosedural bertahap. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa penggunaan fitur multimedia tersebut secara efektif meningkatkan keterbacaan, kemudahan navigasi, dan pemahaman konsep siswa, sebagaimana dibuktikan oleh respon positif dari pengguna dan peningkatan performa belajar. Simpulan penelitian menegaskan bahwa Material Digital Book merupakan media pembelajaran yang valid dan praktis untuk mendukung kebutuhan belajar siswa disleksia dalam menguasai materi matematika yang kompleks.