Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : Law Journal

PENYELESAIAN RESTORATIVE JUSTICE TERHADAP KRIMINALISASI GURU DALAM MENDISIPLINKAN SISWA DI SEKOLAH Putri, Windy Rizky
Law Journal (LAJOUR) Vol 5 No 2 (2024): Law Journal (LAJOUR) Oktober 2024
Publisher : LPPM Universitas Bina Insan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32767/lajour.v5i1.206

Abstract

Tindakan hukuman disiplin yang dilakukan oleh guru dinilai melanggar Hak Asasi Manusia (HAM). Perbedaan dua sisi pengaturan antara Undang-Undang Perlindungan Anak dan Undang-Undang Guru dan dosen, dalam menilai hukuman disiplin dan kekerasan sering sekali membuat seorang guru dikriminalisasi, sehingga restorative justice dapat menjadi penyelesaian ketika adanya sebuah peristiwa hukum antara guru dan siswa di sekolah dalam rangka pendisiplinan. Metode penelitian yakni jenis penelitian dalam penelitian ini. Sumber datanya adalah data sekunder yang terdiri dari bahan hukum primer, bahan hukum sekunder dan bahan hukum tersier. tergolong sebagai penelitian hukum normatif dengan tipe sinkronisasi hukum. teknik pengumpulan data secara studi kepustakaan Hasil penelitian ini menggambarkan bahwa Mekanisme penyelesaian pidana terhadap guru dapat terlebih dahulu melalui organisasi profesi guru oleh Dewan Kehormatan Guru Indonesia (DKGI) untuk menilai tindakan tersebut merupakan pelanggaran etik atau tindak pidana. Jika melanggar etik dapat dikenakan sanksi etik dan jika merupakan tindak pidana maka dapat menjadi rekomendasi bagi kepolisian. Selanjutnya aparat kepolisian dapat menerapkan konsep restorative justice dalam penyelesaian kriminalisasi guru dalam mendisiplinkan siswa di sekolah. Kata Kunci:
KONSEPSI ADAT BASANDI SYARAK SYARAK BASANDI KITABULLAH SEBAGAI BENTUK EKSISTENSI NILAI-NILAI DAN FALSAFAH HUKUM ADAT MELAYU RIAU DALAMKEHIDUPAN SOSIAL DAN BUDAYA MASYARAKAT Husin, M. Sadam; Putri, Windy Rizky
Law Journal (LAJOUR) Vol 5 No 2 (2024): Law Journal (LAJOUR) Oktober 2024
Publisher : LPPM Universitas Bina Insan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32767/lajour.v5i1.208

Abstract

Budaya melayu merupakan budaya warisan dunia yang besar di bumi nusantara. Wilayahnya mencakup hampir secara menyeluruh daerah masyarakat yang berbahasa rumpun melayu di Asia tenggara. Terutama di wilayah kawasan kepulauan-kepulauan yang kini menjadi bagian dari geopolitiknya seperti: Indonesia, Malaysia, Brunei, Tumasik (sekarang Singapura) Filipina, Thailand, sebagian Vietnam, Kamboja dan Taiwan. Hal ini disampaikan oleh Prof. Zainal Kling dari Universitas Malaya, Malaysia saat seminar nasional. Konsepsi Adat Basandi Syarak Syarak Basandi Kitabullah Sebagai bentuk Eksistensi Nilai-Nilai dan Falsafah Hukun Adat Melayu Riau dalam Kehidupan Sosial dan Budaya Masyarat. Masyarakat Melayu Riau Orang Melayu memandang Islam tidak hanya sebagai sebuah agama pilihan yang diridoi Allah SWT, tetapi mereka juga memandang Islam sebagai identitas. Pandangan seperti ini tercermin dalam kehidupan orang Melayu sehingga timbul ungkapan bahwa orang Melayu mesti beragama Islam, bila ia tidak Islam berarti ia tidak Melayu. Metode penelitian dalam penelitian ini adalah penelitian normatif. Sumber datanya adalah data sekunder yang terdiri dari bahan hukum primer, sekunder, dan tersier. Hasil penelitian ini menggambarkan Konsepsi Adat Basandi Syarak Syarak Basandi Kitabullah Sebagai Bentuk Eksistensi Nilai-Nilai Dan Falsafah Hukun Adat Melayu Riau Dalam Kehidupan Sosial Dan Budaya Masyarakat memandang Islam tidak hanya sebagai sebuah agama pilihan yang diridhoi Allah SWT, tetapi mereka juga memandang Islam sebagai identitas.