Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Islamophobia in Multicultural America: Media Narratives, Challenges, and Muslim Responses Noviati, Cora Elly; Permata, Octora; Hakim, Encik Lukmanul; Iriyanto, Gatot
Kawanua International Journal of Multicultural Studies Vol 5 No 1 (2024)
Publisher : State Islamic Institute of Manado (IAIN) Manado, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30984/kijms.v5i1.1103

Abstract

This research examines the phenomenon of Islamophobia in the context of American multiculturalism, focusing on the interactions between media narratives, civil rights challenges, and Muslim community responses. Employing qualitative methods and literature review, this study analyzes the representation of Islam in media, the impact of policies on Muslim rights, and strategies developed by Muslim organizations to counter discrimination. The findings indicate that media plays a significant role in shaping public perception, often reinforcing negative stereotypes. However, Muslim communities have developed innovative approaches to counter these narratives, including the use of digital media and cross-sectoral collaboration. Civil rights challenges reflect the tension between national security and religious freedom, although there are positive trends in the development of more inclusive legislation in some states. Intercultural dialogue efforts demonstrate potential for reducing prejudice, yet still face challenges in expanding their impact. This research concludes that a multifaceted approach is necessary to address Islamophobia and promote an inclusive multicultural society, involving media reform, policy advocacy, public education, and strengthening intercultural dialogue.
Tinjuan Yuridis Tentang Visum Et Repertum Dokter Dalam Menggungkap Tindak Pidana Kasus Ronald Tanur: Studi Kasus Perkara Pidana Nomor : 1466K/PID/2024 Iriyanto, Gatot
Lex Et Lustitia Vol. 2 No. 1 (2025): JUNI
Publisher : Universitas Moch. Sroedji

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tinjauan Yuridis tentang Visum et Repertum Dokter dalam Mengungkap Tindak Pidana Kasus Ronald Tanur (Studi Kasus Perkara Pidana Nomor: 1466K/PID/2024) membahas kedudukan Visum et Repertum sebagai alat bukti dalam sistem peradilan pidana di Indonesia, khususnya dalam kasus tindak pidana dengan terdakwa Gregorius Ronald Tanur. Penelitian ini menggunakan pendekatan perundang-undangan dan konseptual untuk menganalisis peran Visum et Repertum dalam proses pembuktian di pengadilan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Visum et Repertum, sebagai laporan tertulis yang dibuat oleh dokter berdasarkan sumpah, memiliki kedudukan penting sebagai alat bukti surat dan/atau keterangan ahli sesuai dengan KUHAP dan Staatsblad 1937 No. 350. Dalam kasus Ronald Tanur, Mahkamah Agung menggunakan Visum et Repertum sebagai dasar pertimbangan hukum untuk menghukum terdakwa, menyoroti signifikansi alat bukti ini dalam mengungkap kebenaran materil dan menentukan keadilan dalam perkara pidana. Penelitian ini menegaskan bahwa Visum Et Repertum berperan krusial dalam sistem peradilan pidana sebagai alat bukti yang mendukung penegakan hukum dan pencarian kebenaran materil.