Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

ADMINISTRASI KURIKULUM PENDIDIKAN Fadiya, Nasyia Alifa; Darmayanti, Hj. Astuti
Tasyri` : Jurnal Tarbiyah-Syari`ah-Islamiyah Vol 31 No 02 (2024): Oktober
Publisher : LPPM STAI Ihyaul Ulum Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52166/tasyri.v31i02.637

Abstract

Kurikulum merupakan kumpulan pedoman atau rencana yang digunakan oleh lembaga pendidikan untuk melaksanakan program pembelajaran dan pendidikannya. Berisi rencana pembelajaran yang akan diikuti siswa selama periode jenjang pendidikan tertentu. Kurikulum berfungsi sebagai standar atau pedoman untuk mencapai tujuan pendidikan. Kurikulum menurut J. Lloyd Trump dan Dalmes F. Miller (1973), adalah kumpulan teknik yang mencakup pendekatan belajar mengajar, cara menilai siswa dan program secara keseluruhan, bimbingan dan konseling, administrasi, supervisi, dan struktur. waktu, ruang, dan pemilihan subjek. Unsur-unsur berikut secara signifikan mempengaruhi efektivitas program pendidikan yang disampaikan melalui metode pengajaran dan pembelajaran di sekolah : peserta didik, kurikulum, pendanaan, sarana dan prasarana, administrasi, lingkungan, dan guru yang berpusat pada kurikulum.. Semangat belajar siswa muncul sebagai respon terhadap usaha guru. Jika seluruh komponen tersebut berkualitas, maka proses belajar mengajar di sekolah pun harus berkualitas dan menghasilkan prestasi yang berkualitas. Kurikulum dan pendidikan merupakan dua hal yang berjalan beriringan. Sudah menjadi rahasia umum bahwa kurikulum berfungsi sebagai peta jalan pelaksanaan pengajaran. Untuk memenuhi tujuan yang diharapkan tersebut di atas, diperlukan manajemen administrasi kurikulum—yang berfungsi sebagai pedoman pengorganisasian, perencanaan, pelaksanaan, pemantauan, dan penilaian proses pembelajaran dan pendidikan. Hal ini akan meningkatkan saling menyampaikan pengetahuan melalui pembelajaran aktif. Administrasi kurikulum adalah istilah yang digunakan untuk menggambarkan keseluruhan rangkaian kegiatan yang direncanakan, diorganisasikan, dan dilaksanakan secara cermat untuk mendukung proses belajar mengajar yang berkelanjutan. skenario pembelajaran yang efektif dan berhasil mencapai tujuan pembelajaran yang telah ditetapkan. Metode kualitatif digunakan dalam penulisan artikel ini, khususnya penelitian kepustakaan dan sumber bacaan yang relevan dengan penelitian yang sedang dibahas. Pengajaran dan pemahaman pendidikan berkelanjutan dikenal sebagai administrasi kurikulum. skenario pembelajaran yang berhasil dan efisien dalam mencapai tujuan pembelajaran yang telah ditetapkan. Penulisan artikel ini memerlukan penerapan teknik kualitatif, khususnya melakukan penelitian kepustakaan dan bahan bacaan yang relevan dengan kajian yang sedang dibahas.
ADMINISTRASI KURIKULUM PENDIDIKAN Fadiya, Nasyia Alifa; Darmayanti, Hj. Astuti; pengelola, pengelola
Tasyri` : Jurnal Tarbiyah-Syari`ah-Islamiyah Vol. 31 No. 02 (2024): Oktober
Publisher : LPPM STAI Ihyaul Ulum Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52166/tasyri.v31i02.637

Abstract

Kurikulum merupakan kumpulan pedoman atau rencana yang digunakan oleh lembaga pendidikan untuk melaksanakan program pembelajaran dan pendidikannya. Berisi rencana pembelajaran yang akan diikuti siswa selama periode jenjang pendidikan tertentu. Kurikulum berfungsi sebagai standar atau pedoman untuk mencapai tujuan pendidikan. Kurikulum menurut J. Lloyd Trump dan Dalmes F. Miller (1973), adalah kumpulan teknik yang mencakup pendekatan belajar mengajar, cara menilai siswa dan program secara keseluruhan, bimbingan dan konseling, administrasi, supervisi, dan struktur. waktu, ruang, dan pemilihan subjek. Unsur-unsur berikut secara signifikan mempengaruhi efektivitas program pendidikan yang disampaikan melalui metode pengajaran dan pembelajaran di sekolah : peserta didik, kurikulum, pendanaan, sarana dan prasarana, administrasi, lingkungan, dan guru yang berpusat pada kurikulum.. Semangat belajar siswa muncul sebagai respon terhadap usaha guru. Jika seluruh komponen tersebut berkualitas, maka proses belajar mengajar di sekolah pun harus berkualitas dan menghasilkan prestasi yang berkualitas. Kurikulum dan pendidikan merupakan dua hal yang berjalan beriringan. Sudah menjadi rahasia umum bahwa kurikulum berfungsi sebagai peta jalan pelaksanaan pengajaran. Untuk memenuhi tujuan yang diharapkan tersebut di atas, diperlukan manajemen administrasi kurikulum—yang berfungsi sebagai pedoman pengorganisasian, perencanaan, pelaksanaan, pemantauan, dan penilaian proses pembelajaran dan pendidikan. Hal ini akan meningkatkan saling menyampaikan pengetahuan melalui pembelajaran aktif. Administrasi kurikulum adalah istilah yang digunakan untuk menggambarkan keseluruhan rangkaian kegiatan yang direncanakan, diorganisasikan, dan dilaksanakan secara cermat untuk mendukung proses belajar mengajar yang berkelanjutan. skenario pembelajaran yang efektif dan berhasil mencapai tujuan pembelajaran yang telah ditetapkan. Metode kualitatif digunakan dalam penulisan artikel ini, khususnya penelitian kepustakaan dan sumber bacaan yang relevan dengan penelitian yang sedang dibahas. Pengajaran dan pemahaman pendidikan berkelanjutan dikenal sebagai administrasi kurikulum. skenario pembelajaran yang berhasil dan efisien dalam mencapai tujuan pembelajaran yang telah ditetapkan. Penulisan artikel ini memerlukan penerapan teknik kualitatif, khususnya melakukan penelitian kepustakaan dan bahan bacaan yang relevan dengan kajian yang sedang dibahas.