Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Scenario Planning Berbasis “TAID” Model dalam Rangka Memberdayakan Masyarakat Terdampak Pembangunan Bandara Internasional Kediri Fachruddin, Imam; Rahmawati, Dyah Ayu; Muzaqi, Ajie Hanif; Kensadewa, Bernatdi Ahmed; Dahlia, Rosi; Dzaky, Annisa Farra Biyyu
CAKRAWALA Vol 18, No 2: Desember 2024
Publisher : Badan Penelitian dan Pengembangan Provinsi Jawa Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32781/cakrawala.v18i2.719

Abstract

Berdasarkan Dokumen Rencana Tata Ruang Rencan Wilayah (RTRW) periode 2021-2041 Kabupaten Kediri, Kawasan yang terdampak langsung proyek bandara tersebut meliputi Kecamatan Semen, Kecamatan Grogol, Kecamatan Banyakan, Kecamatan Tarokan, Kecamatan Mojo atau disingkat dengan Kawasan “SEGOBATAM”. Penelitian ini bertujuan untuk menyusun model perencanaan pembangunan dalam rangka pemberdayaan masyarakat di sekitar wilayah terdampak Bandara Internasional Kediri melalui pendekatan scenario planning berbasis model “TAID”. Metode penelitian scenario planning berbasis TAID dipilih sebab metode ini merupakan metode perencanaan jangka Panjang yang memiliki pendekatan teknokratik namun mengedepankan nilai-nilai partisipatif. Adapun TAID merupakan tahapan perumusan strategi pembangunan yang dimulai dari proses Tracking, Analyzing, Imaging, sampai Deciding. Hasil penelitian menunjukan bahwa strategi utama yang paling tepat digunakan dalam memberdayakan masyarakat di wilayah SEGOBATAM adalah strategi innovasi sebab masyarakat di wilayah tersebut berada pada posisi aditif.
Scenario Planning Berbasis “TAID” Model dalam Rangka Memberdayakan Masyarakat Terdampak Pembangunan Bandara Internasional Kediri Fachruddin, Imam; Rahmawati, Dyah Ayu; Muzaqi, Ajie Hanif; Kensadewa, Bernatdi Ahmed; Dahlia, Rosi; Dzaky, Annisa Farra Biyyu
Cakrawala Vol. 18 No. 2: Desember 2024
Publisher : Badan Riset dan Inovasi Daerah Provinsi Jawa Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32781/cakrawala.v18i2.719

Abstract

Berdasarkan Dokumen Rencana Tata Ruang Rencan Wilayah (RTRW) periode 2021-2041 Kabupaten Kediri, Kawasan yang terdampak langsung proyek bandara tersebut meliputi Kecamatan Semen, Kecamatan Grogol, Kecamatan Banyakan, Kecamatan Tarokan, Kecamatan Mojo atau disingkat dengan Kawasan “SEGOBATAM”. Penelitian ini bertujuan untuk menyusun model perencanaan pembangunan dalam rangka pemberdayaan masyarakat di sekitar wilayah terdampak Bandara Internasional Kediri melalui pendekatan scenario planning berbasis model “TAID”. Metode penelitian scenario planning berbasis TAID dipilih sebab metode ini merupakan metode perencanaan jangka Panjang yang memiliki pendekatan teknokratik namun mengedepankan nilai-nilai partisipatif. Adapun TAID merupakan tahapan perumusan strategi pembangunan yang dimulai dari proses Tracking, Analyzing, Imaging, sampai Deciding. Hasil penelitian menunjukan bahwa strategi utama yang paling tepat digunakan dalam memberdayakan masyarakat di wilayah SEGOBATAM adalah strategi innovasi sebab masyarakat di wilayah tersebut berada pada posisi aditif.
Community empowerment through penta helix collaboration in infrastructure-impacted areas Dzaky, Annisa Farra Biyyu; Maulida, Nisa Safrina; Wulansari, Yuli Eka; Ramadhan, Aryan Yoga; Cahyono, Ekhtya Dharma
Interaction, Community Engagement, and Social Environment Vol. 3 No. 2: (January) 2026
Publisher : Institute for Advanced Science Social, and Sustainable Future

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61511/icese.v3i2.2026.2616

Abstract

Background: The development of Dhoho International Airport in Kediri Regency represents a strategic government effort to stimulate regional economic growth. Initiated by the private sector through PT SDHI, a subsidiary of PT Gudang Garam, the project has faced challenges from local communities regarding housing and livelihoods. Beyond social shifts, the airport’s operation is expected to trigger broader transformations in education, culture, and economics, necessitating rapid community adaptation. This study aims to analyze the post-development impact on local residents. Methods: This research employs a descriptive qualitative approach grounded in Penta Helix theory, utilizing purposive and snowball sampling for data collection. Findings: The study identifies distinct roles for Penta Helix actors—government as regulators, academics as knowledge providers, private sectors as job creators, media as educators, and civil society as mediators. Strategic planning revealed that community empowerment must integrate local traditions with modern vocational training to optimize economic opportunities. Conclusion: Effective empowerment requires synchronized collaboration where the government acts as the primary controller and policymaker to ensure sustainable welfare. Novelty/Originality of this article: This research provides a localized strategic framework for community empowerment in airport-affected areas, specifically using the Penta Helix model integrated with SWOT-based survey validation.