Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Kajian Molekuler Nyamuk Aedes dengan Pemanfaatan Kayu Manis (Cinnamomum verum) dan Daun Jeruk (Citrus hystrix) sebagai Spray Anti Nyamuk di Kelurahan Gajahan Solo Salsabila, Lulu Sulfa; Kurniawati, Lutfi; Shelomita, Maysa Putri; Heryanti, Nabiilah Nuur Ainii; Schatzi, Rachel Vastya Arma; Wulandhari, Septiani Tri; Sitohang, Dahlan; Saktiningsih, Hari
Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Kesehatan Vol. 1 No. 3 (2024): Desember 2024
Publisher : Menara Science Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70109/jupenkes.v1i3.32

Abstract

Demam Dengue merupakan penyakit infeksi yang disebabkan oleh virus dengue yang ditularkan melalui gigitan nyamuk Aedes aegypti dan Aedes albopictus. Penyakit ini menjadi salah satu masalah kesehatan masyarakat yang signifikan, terutama di daerah tropis dan subtropis. Gejala klinis Demam Dengue bervariasi, mulai dari demam tinggi, nyeri kepala, nyeri sendi dan otot, hingga munculnya manifestasi perdarahan. Dalam kasus yang berat, Demam Dengue dapat berkembang menjadi Dengue Hemorrhagic Fever (DHF) atau Dengue Shock Syndrome (DSS), yang berpotensi fatal. Penanganan Demam Dengue meliputi terapi suportif untuk mengelola gejala dan mencegah komplikasi. Pencegahan dilakukan melalui pengendalian vektor, seperti pemberantasan sarang nyamuk dan penggunaan insektisida, serta pengembangan vaksin yang efektif. Program pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk memanfaatkan tanaman kayu manis dan kulit jeruk sebagai repellent alami untuk nyamuk Aedes aegypti. Pengabdian masyarakat ini diperlukan untuk memahami mekanisme patogenesis virus dengue dan menemukan strategi pengendalian yang lebih baik.
Correlation Between Cholinesterase Enzyme Levels and Leukocyte Differential Count in Farmers Exposed to Pesticides Purnomo, Rochmad Agung; Kalista, Alya Sabrina Putri; Nurriani, Ameilisa Eka; Wulandhari, Septiani Tri; Lestari, Mastuti Widi
Jurnal Biologi Tropis Vol. 26 No. 2 (2026): April - Juni
Publisher : Biology Education Study Program, Faculty of Teacher Training and Education, University of Mataram, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jbt.v26i2.11467

Abstract

Pesticide exposure in farmers has the potential to cause health problems, one of which indicated by decreased cholinesterase enzyme levels and changes in the leukocyte profile as part of the immune response. This study aimed to determine the correlation between cholinesterase enzyme levels and leukocyte differential count, including eosinophils, lymphocytes, monocytes, and neutrophils, among vegetable farmers exposed to pesticides in Matesih Village, Matesih District. The study used an observational analytical design with a cross-sectional approach. The study population consisted of 29 male vegetable farmers, from which 22 respondents were selected via purposive sampling based on specific inclusion criteria. Cholinesterase enzyme levels were measured using the Cobas Integra 400 Plus photometric method, while leukocyte differential counts were analyzed flow cytometry with tri-angle laser scatter on the Mindray BC-5130 hematology analyzer. Data analysis was performed using Pearson and Spearman correlation tests adjusted to the distribution of the study data. The results showed that most respondents had cholinesterase enzyme levels that were still within the normal range. The correlation analysis indicated no significant correlation between cholinesterase enzyme levels and leukocyte differential count (eosinophils, lymphocytes, monocytes, or neutrophils) (p > 0.05).