Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Pengaruh E-Service Quality, System Quality dan Customer Trust terhadap Loyalitas Nasabah Pengguna Mobile Banking Bank Syariah dengan Kepuasan Nasabah Sebagai Variabel Intervening: (Studi Kasus UMKM Pengguna M-Banking di Daerah Istimewa Yogyakarta) Pina Tarbiatul Hasanah; Sunu Prasetya Adi; Priyono Puji Prasetyo; Andy Putra Wijaya; Fitria Nurma Sari
Islamic Economics, Finance, and Banking Review Vol. 5 No. 1 (2025)
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12928/iefbr.v5i1.14272

Abstract

Di era digital ini, teknologi telah merubah setiap aspek kehidupan manusia, menggantikan manusia dalam banyak pekerjaan. Terdapat pergeseran berkala dari proses manual ke proses sistem informasi (Rouf, 2019). Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Electronic Service Quality, System Quality, dan Customer Trust terhadap loyalitas nasabah pengguna mobile banking, dengan kepuasan sebagai variabel mediasi. Penelitian ini dilakukan pada pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) yang memanfaatkan layanan mobile banking dalam kegiatan operasional mereka. Jenis penelitian ini yaitu penelitian deskriptif dengan menggunakan pendekatan kuantitatif sebagai metodenya. Penelitian ini menggunakan dua jenis sumber data yaitu primer dan sekunder. Objek penelitian ini yaitu pemilik atau pengelola UMKM. Pada penelitian ini peneliti menggunakan kuesioner online dengan sampel 100 responden nasabah pengguna mobile banking bank syariah dengan teknik purposive sampling. Pengujian instrumen pada penelitian yaitu uji validitas dan reliabilitas. Teknik analisis datanya ialah uji asumsi klasik yang mencakup uji normalitas,multikolinieritas, dan heteroskedastisitas. Pengujian hipotesis yang dilakukan yaitu uji t, uji mediasi, uji koefisien determinasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Electronic Service Quality, System Quality, dan Customer Trust berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepuasan nasabah. Selain itu, kepuasan nasabah terbukti menjadi variabel mediasi yang memperkuat hubungan antara ketiga faktor tersebut dengan loyalitas nasabah. Temuan ini menegaskan bahwa peningkatan kualitas layanan elektronik, sistem yang andal, serta kepercayaan pelanggan dapat meningkatkan kepuasan dan loyalitas pengguna mobile banking di kalangan UMKM. Oleh karena itu, penyedia layanan perbankan perlu terus meningkatkan aspek teknologi dan kepercayaan nasabah untuk mempertahankan loyalitas mereka dalam jangka panjang.
Islamic Home Financing Research: A Bibliometric Mapping and Future Research Directions Intan Dita Angelina; Wahyudi, Rofiul; Akhmad Arif Rifan; Sunu Prasetya Adi
IJISH (International Journal of Islamic Studies and Humanities) Vol. 8 No. 1 (2025): April
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26555/ijish.v8i2.14662

Abstract

The increasing demand for housing financing based on Islamic principles has positioned Islamic Home Financing (IHF) as one of the fastest-growing products within the Islamic banking industry. This phenomenon has triggered a range of academic studies exploring aspects such as financing contracts, consumer behaviour, affordability, and regulatory frameworks. However, these studies remain fragmented, lacking a comprehensive overview of the knowledge structure and research trajectory within the field. This study aims to map the scholarly landscape of IHF through a bibliometric analysis focusing on three main dimensions: co-authorship, co-occurrence, and co-citation. Based on 54 Scopus-indexed documents published between 2000 and 2025, the data were analyzed using VOSviewer. The findings indicate that collaboration networks are dominated by Hanudin Amin from Malaysian institutions, with emerging cross-country and cross-disciplinary partnerships that include sustainability issues. Keyword analysis highlights "Islamic home financing" as a central term, closely associated with the integration of social and commercial finance, consumer behaviour theory (TPB), and environmental concerns. Co-citation analysis reveals a heavy reliance on conventional literature, with classical theories such as TRA and TPB serving as foundational references. The limited research on risk-related issues suggests a significant research gap. This study contributes to the development of a more integrative theoretical foundation for academics and provides practical insights for Islamic banks in designing competitive, sustainable, and globally responsive IHF products.
PEMBIAYAAN SYARIAH DAN PROFITABILITAS PADA BANK BPD SYARIAH DI INDONESIA: PENDEKATAN DATA PANEL DENGAN ROBUSTNESS CHECK: SHARIA FINANCING AND PROFITABILITY IN SYARIAH BPD BANKS IN INDONESIA: A PANEL DATA APPROACH WITH ROBUSTNESS CHECK Wahyudi, Rofiul; Ferry Khusnul Mubarok; Sunu Prasetya Adi
JASIE Vol. 4 No. 02 (2025): DESEMBER
Publisher : Universitas Wahid Hasyim Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31942/jse.v4i02.14903

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh pembiayaan mudharabah, musyarakah, murabahah, dan ijarah terhadap profitabilitas BPD Syariah di Indonesia. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif berbasis balanced panel data yang mencakup lima BPD Syariah selama periode 2016–2024. Profitabilitas diukur menggunakan Return on Assets (ROA) dan Return on Equity (ROE), sementara variabel independen terdiri dari pembiayaan mudharabah, musyarakah, murabahah, dan ijarah. Estimasi dilakukan menggunakan pooled ordinary least squares (pooled OLS) dengan robust standard errors (HC3) untuk mengatasi heteroskedastisitas dan potensi pelanggaran asumsi klasik. Analisis deskriptif dan uji diagnostik turut dilakukan untuk memastikan kelayakan model. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembiayaan mudharabah berpengaruh positif terhadap ROA dengan signifikansi marginal pada tingkat 10%, sedangkan musyarakah menunjukkan pengaruh negatif yang juga signifikan pada level 10%. Pembiayaan murabahah dan ijarah tidak memiliki pengaruh signifikan terhadap ROA. Pada model ROE, seluruh jenis pembiayaan syariah tidak menunjukkan pengaruh yang signifikan. Temuan ini mengindikasikan bahwa struktur pembiayaan syariah, khususnya akad mudharabah dan musyarakah, memiliki hubungan yang lebih nyata terhadap profitabilitas aset dibandingkan profitabilitas ekuitas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa BPD Syariah perlu memperkuat pengelolaan pembiayaan bagi hasil, terutama mudharabah, karena terbukti lebih berpotensi meningkatkan profitabilitas. Pengawasan pada musyarakah perlu ditingkatkan mengingat kecenderungan pengaruhnya yang negatif, sedangkan strategi margin dan efisiensi pada murabahah dan ijarah perlu dioptimalkan agar lebih mendukung kinerja bank.