Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

Analisis Good Corporate Governance Perbankan Syariah Indonesia: Perspektif Maqashid Syariah Amrullah; Hilma Fanniar Rohman; Fitria Nurma Sari
Bertuah Jurnal Syariah dan Ekonomi Islam Vol. 5 No. 1 (2024): Bertuah: Jurnal Syariah dan Ekonomi Islam
Publisher : STAIN Bengkalis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56633/jsie.v5i1.638

Abstract

Dalam mendorong kinerja perbankan, pelaksanaan good corporate governance (GCG) menjadi salah satu kunci keberhasilan. Sebagaimana praktik perbankan syariah bertumpu pada syariat Islam, diharapkan penerapan GCG akan mengandung dan mendorong tercapainya tujuan syariat (maqashid syariah). Penelitian ini merumuskan sebuah indeks pengukuran kandungan maqashid syariah dalam praktik GCG yang berangkat dari indikator maqashid dharuriyyat dengan dimensi dan elemen disesuikan dengan faktor penilaian GCG. Kemudian secara deskriptif kualitatif menganalisis laporan pelaksanaan GCG perbankan syariah di Indonesia menggunakan indeks pengukuran yang sudah disusun. Ditemukan bahwa praktik GCG perbankan syariah di Indonesia sudah berjalan dengan baik dan mengandung nilai-nilai maqashid syariah, namun masih terdapat beberapa catatan kekurangan yang harus diperbaiki.
Pengaruh E-Service Quality, System Quality dan Customer Trust terhadap Loyalitas Nasabah Pengguna Mobile Banking Bank Syariah dengan Kepuasan Nasabah Sebagai Variabel Intervening: (Studi Kasus UMKM Pengguna M-Banking di Daerah Istimewa Yogyakarta) Pina Tarbiatul Hasanah; Sunu Prasetya Adi; Priyono Puji Prasetyo; Andy Putra Wijaya; Fitria Nurma Sari
Islamic Economics, Finance, and Banking Review Vol. 5 No. 1 (2025)
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12928/iefbr.v5i1.14272

Abstract

Di era digital ini, teknologi telah merubah setiap aspek kehidupan manusia, menggantikan manusia dalam banyak pekerjaan. Terdapat pergeseran berkala dari proses manual ke proses sistem informasi (Rouf, 2019). Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Electronic Service Quality, System Quality, dan Customer Trust terhadap loyalitas nasabah pengguna mobile banking, dengan kepuasan sebagai variabel mediasi. Penelitian ini dilakukan pada pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) yang memanfaatkan layanan mobile banking dalam kegiatan operasional mereka. Jenis penelitian ini yaitu penelitian deskriptif dengan menggunakan pendekatan kuantitatif sebagai metodenya. Penelitian ini menggunakan dua jenis sumber data yaitu primer dan sekunder. Objek penelitian ini yaitu pemilik atau pengelola UMKM. Pada penelitian ini peneliti menggunakan kuesioner online dengan sampel 100 responden nasabah pengguna mobile banking bank syariah dengan teknik purposive sampling. Pengujian instrumen pada penelitian yaitu uji validitas dan reliabilitas. Teknik analisis datanya ialah uji asumsi klasik yang mencakup uji normalitas,multikolinieritas, dan heteroskedastisitas. Pengujian hipotesis yang dilakukan yaitu uji t, uji mediasi, uji koefisien determinasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Electronic Service Quality, System Quality, dan Customer Trust berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepuasan nasabah. Selain itu, kepuasan nasabah terbukti menjadi variabel mediasi yang memperkuat hubungan antara ketiga faktor tersebut dengan loyalitas nasabah. Temuan ini menegaskan bahwa peningkatan kualitas layanan elektronik, sistem yang andal, serta kepercayaan pelanggan dapat meningkatkan kepuasan dan loyalitas pengguna mobile banking di kalangan UMKM. Oleh karena itu, penyedia layanan perbankan perlu terus meningkatkan aspek teknologi dan kepercayaan nasabah untuk mempertahankan loyalitas mereka dalam jangka panjang.
Analysis of Factors That Influence Students' Investment Intentions towards Retail Sukuk in Pekanbaru Riau Desi Novera Danur; Nisful Laila; Fitria Nurma Sari
Islamic Economics, Finance, and Banking Review Vol. 3 No. 2 (2023): December
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The development of sharia finance has experienced significant developments in the last decade, especially retail sukuk which is proclaimed to be an alternative sharia investment that directly contributes to funding state infrastructure. This research aims to investigate the determinants of investment intentions which are measured using several variables, including product knowledge, investment understanding and sharia compliance. In addition, this research analyzes how these three variables influence investment intentions with risk as a moderating variable. This research used primary data from 90 respondents who were students at Sultan Syarif Qasim University Riau and Muhammadiyah University Riau. The analytical test tool used is SmartPLS 3.0 with the SEM-PLS (Structural Equation Model – Partial Least Square) analysis method. The results of this research show that investment knowledge and sharia compliance have a significant effect on investment intentions. Furthermore, this research also reveals that investment knowledge has no effect on investment intentions in retail sukuk. Furthermore, the research results explain that the risk variable does not moderate investment understanding of investment intentions. Meanwhile, the risk variable moderates the relationship between sharia compliance and investment intentions. The results of this research emphasize that the government through sharia financial institutions and academics must prioritize increasing investment knowledge and sharia compliance in order to encourage retail sukuk investment intentions in Pekanbaru.
Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Intensi Berinfak Secara Online Ira Humaira Hany; Sri Herianingrum; Fitria Nurma Sari
Islamic Economics, Finance, and Banking Review Vol. 3 No. 2 (2023): December
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12928/iefbr.v3i2.10620

Abstract

Pada penelitian ini menggunakan dua teori yakni Theory of Planned Behavior (TPB) dan Theory Acceptance Model (TAM). Variabel-variabel yang digunakan merupakan variabel asli yang ada pada TPB dan TAM yang berjumlah enam variabel. Keenam variabel tersebut yakni; Sikap (Attitude), Norma Subjektiv (Subjective Norm), Persepsi Kontrol Perilaku (Perceived Behavior Control), Persepsi Kemudahan Penggunaan (Perceived Behavior Control), Persepsi Kegunaan (Peceived Usefulness) dan Intention to Use yangmana Attitude sebagai variabel intervening dalam penelitian ini. Keenam variabel tersebut digunakan untuk meneliti niat penggunaan digital platform untuk berinfak online pada masyarakat Musim Surabaya, dimana hal tersebut masih berhubungan dengan teknologi. Selanjutnya penelitian ini akan menjelaskan faktor-faktor yang mempengaruhi niat menggunakan digital platform untuk berinfak online. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini yakni penelitian eksplanatori dengan teknik analisis data yang menggunakan pendekatan PLS. Data diperoleh dari hasil sebar kuesioner kepada responden yang memenuhi kriteria penelitian. Terdapat 130 sample yang diperoleh dan digunakan dalam penelitian ini yang dianalisis dengan menggunakan metode PLS dengan software smartPLS. Berdasarkan hasil analisis data, hasil penelitian ini menunjukkan bahwasannya: Attitude dan subjective norm berpengaruh signifikan terhadap Intention, perceived behavior control dan perceived usefulness tidak berpengaruh signifikan terhadap Intention, attitude tidak signifikan memediasi hubungan antara perceived ease of use dan intention. Yang berarti, perceived ease of use secara tidak langsung, tidak signifikan mempengaruhi intention, melalui attitude., atitude signifikan memediasi hubungan antara perceived usefulness dan intention. Dengan kata lain, perceived usefulness secara tidak langsung, signifikan mempengaruhi intention, melalui attitude.
Generation Z’s Investment Interest In Indonesia’s Blockchain-Based Green Sukuk Fitria Nurma Sari; Andy Putra Wijaya; Amrullah
International Journal of Islamic Finance Vol. 3 No. 2 (2025): November 2025
Publisher : Department of Islamic Financial Management, Faculty of Economics and Islamic Business, Sunan Kalijaga State Islamic University, Yogyakarta, Indonesia.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14421/ijif.v3i2.2786

Abstract

Background: As sustainable finance gains prominence, blockchain technology has emerged as an innovative tool to enhance transparency, efficiency, and trust in Islamic capital markets. Blockchain-based Green Sukuk is one of the applications in finance and has the potential to attract investment interest from Generation Z, a demographic characterized by a strong openness to innovation. Objectives: This study aims to examines the determinants of Generation Z’s investment interest in Indonesia’s blockchain-based Green Sukuk. Novelty: This study addresses the relationships between digital financial literacy, Islamic fintech, and Generation Z’s investment interest in blockchain-based green sukuk. Research Methodology / Design: This research adopts a quantitative approach, collecting survey data from Generation Z respondents with knowledge or experience in digital financial services. The study focuses on two main predictors: digital financial literacy and Islamic fintech adoption. Findings: Findings reveal that higher digital financial literacy significantly increases the likelihood of investing in blockchain-based Green Sukuk, as it equips young investors with the ability to assess risks, understand product features, and navigate digital investment platforms. Furthermore, Islamic fintech serves as an enabler by providing Sharia-compliant, user-friendly, and accessible channels for sustainable investment products. The integration of blockchain in Green Sukuk issuance is found to strengthen investor confidence by ensuring accountability and traceability of funds toward environmentally beneficial projects. Implication: The results offer practical implications for policymakers, Islamic financial institutions, and fintech providers seeking to engage younger generations in sustainable Islamic finance. By combining sustainability goals, Sharia compliance, and emerging technology, this study contributes to bridging the gap between environmental objectives and the evolving investment preferences of Generation Z in Indonesia.