Baja LA 485 merupakan baja paduan dengan sifat khusus yaitu ketahanan terhadap panas dan gesekan. Sifat tersebut dapat ditingkatkan dengan proses perlakuan panas. Maka penggunaan baja LA 485 pada komponen bantalan sebagai bahan pahat mungkin untuk dilakukan. Penelitian dilakukan dengan menggunakan baja LA 485sebagai pahat bubut terhadap benda kerja ST-41. Variasi kedalaman pemakanan 0,2 mm , 0,5 mm, 0,7 mm, 0,9 mm. digunakan untuk mengetahui tingkat ketahanan pahat. Nilai keausan pahat LA 485-1 dan kekasaran permukaan ST-41 di ukur sebagai data yang dianalisa sebagai unjuk kerja pahat LA 485. Penelitian menggunakan proses bubut dengan parameter kecepatan spindle 300 rpm dan gerak makan 0,1620 mm/rev. Penelitian dimulai dengan membentuk Pahat LA 485 dengan dimensi 15º sudut muka, 80º sudut potong dan 12º sudut geram. Uji kekerasan terhadap pahat LA 485 dilakukan setelah melalui proses perlakuan panas didapatkan nilai 1070 HV. Pembubutan dilakukan dengan menggunakan parameter dan variasi penelitian yang telah ditentukan. Maka Pada penelitian didapatkan bahwa nilai kekasaran permukaan terendah dan tertinggi yaitu mencapai 5.716µm dan 7.1µm masing- masing pada kedalaman pemakanan 0.2 mm dan 0.9 mm. Nilai Nilai keausan pahat terukur terendah dan tertinggi pada kedalaman permukaan 0.2 mm dan 0.9 mm yaitu 0.006gr dan 0.0883gr. Bentuk keausan yang dominan tampak pada pahat LA 485 adalah keausan tepi. Gaya potong yang diberikan pahat LA 485 meningkat seiring kenaikkan kedalaman pemakanan.