Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Analisis Penilaian dan Pengendalian Risiko Keselamatan Kerja (K3) di Peralatan Manufaktur dan Sistem Pesawat Terbang (Studi Kasus Laboratorium Departemen Aeronautika Akademi Angkatan Udara) Anang Setiawan; Limawati Handayani
Prosiding Seminar Nasional Sains Teknologi dan Inovasi Indonesia (SENASTINDO) Vol. 6 (2024): Prosiding Seminar Nasional Sains Teknologi dan Inovasi Indonesia (Senastindo)
Publisher : Akademi Angkatan Udara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Departemen Aeronautika Akademi Angkatan Udara (Dep Aero AAU) adalah staf Gubernur AAU yang bertugas merumuskan, merencanakan dan menyelenggarakan materi pengajaran/praktik dalam bidang aeronautika yang menjadi materi ajaran untuk Taruna (Karbol) AAU Prodi Teknik Aeronautika Pertahanan. Pada kegiatan praktik tidak luput dari ancaman terjadinya resiko kerja yang timbul dari penggunaan peralatan praktik, bahan kimia/peledak, listrik/elektronik secara tidak aman dan mengabaikan prosedur-prosedur dalam pengoperasionalannya. Sehubungan hal tersebut maka perlu adanya analisis penilaian resiko keselamatan kerja pada operasional laboratorium Departemen Aeronautika dengan tujuan untuk memetakan dan mengetahui potensi nilai bahaya/risiko kecelakaan.   Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian deskriptif kuantitatif dengan melakukan pengamatan/ peninjauan langsung pada obyek serta wawancara/diskusi dengan para personel yang terkait. Analisis yang digunakan adalah pendekatan Hazard Identification, Risk Assessment and Risk Control (HIRARC) dengan tahapan identifikasi risiko pada sumber bahaya kemudian dilakukan penilaian risiko-risiko berdasarkan klasifikasinya.     Dari hasil penelitian terdapat 22 potensi bahaya kecelakaan kerja di Laboratorium Dep Aero AAU,  yang terdiri dari 11 potensi bahaya kecelakaan kerja tingkat rendah (low), 9 potensi bahaya kecelakaan kerja tingkat sedang (medium) dan 2 resiko kecelakaan kerja tingkat tinggi  (high).  Pengendalian risiko (Risk Control) yang disarankan untuk mengurangi resiko kecelakaan kerja meliputi peningkatan kepatuhan teknisi terhadap petunjuk operasional, penggunakan APD yang sesuai, penggantian peralatan listrik yang sudah tidak layak dan melengkapi rambu-rambu K3 yang terlihat jelas.