Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Peningkatan Keterampilan Pemasaran Konten Digital pada Kelompok UMKM CENTRAL 19 LAMPUNG. Febrian, Angga; Husna, Nurul; Ahmad, Imam; Ratuain, Rafika Indi Qut; Amrizal, Nabila Az-Zahra Najwa; Azmi, Rakha Ghoffur; Prabowo, Yussof Taqy
Journal of Social Sciences and Technology for Community Service (JSSTCS) Vol 5, No 2 (2024): Volume 5, Nomor 2, September 2024
Publisher : Universitas Teknokrat Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33365/jsstcs.v5i2.4725

Abstract

Abstrak: Tujuan:  Kegiatan Pengabdian Masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan pemasaran konten digital kelompok UMKM Tengah 19 Lampung, guna memperluas jangkauan pasar dan meningkatkan daya saing produk. Pendekatan yang digunakan adalah pemanfaatan teknologi digital melalui pelatihan pembuatan konten kreatif, seperti foto dan video produk, serta optimalisasi media sosial sebagai sarana promosi. Tujuan utamanya adalah meningkatkan kehadiran kelompok UMKM yang berani (presensi online) dan menarik perhatian calon konsumen secara organik. Metodologi penelitian: Kegiatan ini fokus pada 25 kelompok yang terdaftar sebagai anggota UMKM Pusat 19 Natar. Metode yang digunakan adalah pelatihan dan pendampingan langsung bagi seluruh peserta, dengan materi yang mencakup strategi pembuatan konten kreatif, teknik pemasaran digital, dan pemanfaatan platform digital untuk promosi. Hasil: Hasil dari kegiatan ini menunjukkan peningkatan yang signifikan dalam keterampilan pemasaran digital anggota UMKM Pusat 19. Dengan pemanfaatan media sosial dan pembuatan konten yang lebih baik, jangkauan pasar dan visibilitas berani meningkat secara signifikan. Selain itu, peningkatan keterampilan pemasaran digital ini juga berkontribusi pada peningkatan lalu lintas organik dan tingkat konversi, yang secara langsung mendukung pertumbuhan ekonomi para mitra. Kesimpulan: Kegiatan ini membuktikan bahwa pemanfaatan teknologi digital dan strategi pemasaran konten dapat secara signifikan meningkatkan jangkauan pasar dan pendapatan kelompok UMKM Central 19. Pendekatan ini tidak hanya mendukung pengembangan ekonomi lokal, tetapi juga membantu pencapaian Indikator Kinerja Utama (KPI) Universitas terkait pengabdian kepada masyarakat .
The role of user engagement moderation in increasing the influence of artificial intelligence on trust and satisfaction in social commerce Febrian, Angga; Husna, Nurul; Amrizal, Nabila Az-Zahra Najwa; Ratuain, Rafika Indi Qut
Diponegoro International Journal of Business Vol 8, No 2 (2025)
Publisher : Department of Management | Faculty of Economics and Business | Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/dijb.8.2.2025.171-182

Abstract

This study aimed to investigate the role of artificial intelligence in increasing trust and satisfaction in social commerce. The moderating role of user engagement was also explored to determine the influence of these two variables. A quantitative method employing a structural equation modeling approach was used to analyze a sample of 384 social commerce user respondents in Indonesia. The study involved two stages: a measurement model and a structural model. The results confirmed that artificial intelligence has a significant influence on trust and satisfaction, which in turn have implications for repurchase intention. User engagement also strengthened the relationship between artificial intelligence and trust, but not satisfaction. These findings suggest that optimizing artificial intelligence and enhancing user engagement are crucial strategies for digital businesses to foster trust, which in turn influences consumer repurchase intention. Increasing user engagement through engaging interactions and AI-based personalization can strengthen the influence of artificial intelligence on trust. These results provide new insights, particularly in social commerce, in positioning artificial intelligence not merely as a tool to facilitate consumers, but rather, the technology must be able to engage consumers to maximize its benefits.