Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search

HUBUNGAN BODY IMAGE DENGAN STATUS GIZI PADA REMAJA PUTRI DI GAMPONG PASAR KECAMATAN TAPAKTUAN KABUPATEN ACEH SELATAN TAHUN 2020 Yulisma, Ardhana; Juleka, Juleka; Pratiwi, Rossi Aulia
JOURNAL OF HEALTHCARE TECHNOLOGY AND MEDICINE Vol 8, No 2 (2022): OKTOBER 2022
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33143/jhtm.v8i2.2905

Abstract

Ada berbagai faktor yang menyebabkan masalah gizi pada remaja saat ini yaitu, pola makan yang tidak sehat, kurangnya pengetahuan giz, usia, social ekonomi dan lingkungan. Untuk body image, beberapa remaja putri berusaha membentuk tubuh sesuai dengan yang diinginkan walaupun dengan diet yang salah. Untuk mengetahui hubungan body image dengan status gizi dan pada remaja putri di Gampong Pasar Kecamatan Tapaktuan Kabupaten Aceh Selatan. Jenis penelitian ini bersifat kuantitatif dengan populasi 43 orang, total sampel dalam penelitian ini adalah remaja putri 30 orang. Tehnik pengambilan sampel adalah purposive sampling. Penelitian dilakukan tanggal 16 juli 2020. Cara pengumpulan data dengan cara membagikan kuisioner. Dari hasil penelitian menunjukan bahwa dari 30 responden dengan status gizi kurang 67,7% responden memiliki persepsi body image negatif lebih banyak dibandingkan dengan responden yang memiliki persepsi body image positif sebesar 33,3% responden. Dari hasil penelitian dapat disimpulkan ada hubungan antara body image dengan status gizi. diharapkan dapat meningkatkan pengetahuan tentang hubungan body image dengan status gizi remaja putri.Kata Kunci : Body image, Status GiziThere are various factors that cause nutritional problems in adolescents today, namely, unhealthy diet, lack of nutritional knowledge, age, socio- economy and environment. For body image, some young women try to shape their bodies according to what they want even with the wrong diet. To determine the relationship between body image and nutritional status and in adolescent girls in Gampong Pasar, Tapaktuan District, South Aceh Regency. This type of research is quantitative with a population of 43 people, the total sample in this study is 30 girls. The sampling technique was purposive sampling. The study was conducted on July 16, 2020. How to collect data by distributing questionnaires. The results showed that of the 30 respondents with poor nutritional status, 67.7% of respondents had more negative body image perceptions than respondents who had a positive body image perception of 33.3% of respondents. From the research results it can be concluded that there is a relationship between body image and nutritional status. expected to increase knowledge about the relationship between body image and nutritional status of young women.Keywords : Body Image, Nutritional Status
PENGARUH RIWAYAT ASI EKSLUSIF DAN PRAKTIK PEMBERIAN MP-ASI TERHADAP STATUS GIZI PADA BALITA DI PUSKESMAS JEURAM KABUPATEN NAGAN RAYA Miswari, Miswari; Safitri, Faradilla; Pratiwi, Rossi Aulia
JOURNAL OF HEALTHCARE TECHNOLOGY AND MEDICINE Vol 12, No 1 (2026): APRIL 2026
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33143/jhtm.v12i1.5757

Abstract

Latar Belakang: Status gizi balita merupakan indikator penting kesehatan masyarakat karena berpengaruh terhadap tumbuh kembang dan kualitas sumber daya manusia di masa depan. Permasalahan gizi balita masih menjadi isu kesehatan masyarakat, khususnya di Provinsi Aceh dan Kabupaten Nagan Raya, yang ditandai dengan tingginya prevalensi gizi kurang dan stunting. Riwayat pemberian ASI eksklusif dan praktik pemberian Makanan Pendamping ASI (MP-ASI) merupakan faktor penting yang diduga memengaruhi status gizi balita. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh riwayat ASI eksklusif dan praktik pemberian MP-ASI terhadap status gizi balita di Puskesmas Jeuram Kabupaten Nagan Raya. Metode: Penelitian ini menggunakan desain kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Populasi penelitian adalah ibu yang memiliki balita usia 1–2 tahun, dengan jumlah sampel sebanyak 57 responden yang ditentukan menggunakan rumus Slovin. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, sedangkan analisis data meliputi analisis univariat dan bivariat menggunakan uji chi-square. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas balita memiliki status gizi kurang (61,4%). Uji statistik menunjukkan tidak terdapat pengaruh antara riwayat ASI eksklusif dengan status gizi balita (p = 0,391) serta tidak terdapat pengaruh antara praktik pemberian MP-ASI dengan status gizi balita (p = 0,400). Kesimpulan dan Saran: Disimpulkan bahwa riwayat ASI eksklusif dan praktik MP-ASI tidak berpengaruh secara signifikan terhadap status gizi balita. Disarankan agar tenaga kesehatan meningkatkan edukasi gizi secara komprehensif, tidak hanya berfokus pada ASI eksklusif dan MP-ASI, tetapi juga pada pemenuhan gizi seimbang, pencegahan penyakit infeksi, dan perbaikan pola asuh serta lingkungan keluarga.
PENGARUH DUKUNGAN KELUARGA DAN SOSIAL BUDAYA TERHADAP KEBERHASILAN ASI EKSKLUSIF PADA BAYI USIA 0-6 BULAN DI PUSKESMAS JEURAM KABUPATEN NAGAN RAYA Ermayana, Ermayana; Safitri, Faradilla; Pratiwi, Rossi Aulia
JOURNAL OF HEALTHCARE TECHNOLOGY AND MEDICINE Vol 12, No 1 (2026): APRIL 2026
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33143/jhtm.v12i1.5758

Abstract

Latar Belakang: Pemberian Air Susu Ibu (ASI) secara eksklusif selama enam bulan pertama kehidupan bayi merupakan intervensi nutrisi paling efektif untuk mendukung pertumbuhan dan kesehatan bayi. Meskipun cakupan ASI eksklusif secara global menunjukkan peningkatan, angka di Indonesia masih berada di bawah target nasional. Data Survei Kesehatan Nasional tahun 2023 menunjukkan cakupan ASI eksklusif sebesar 55,5%. Di Kabupaten Nagan Raya, cakupan ASI eksklusif masih menunjukkan tren fluktuatif. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh dukungan keluarga dan sosial budaya terhadap keberhasilan ASI eksklusif pada bayi di Puskesmas Jeuram Kabupaten Nagan Raya. Metode: Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Populasi dalam penelitian adalah seluruh ibu yang memiliki balita usia 1–2 tahun. Sampel sebanyak 75 responden ditentukan menggunakan rumus Slovin. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara menggunakan kuesioner. Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat menggunakan uji Chi-Square dengan tingkat signifikansi 0,05. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas responden tidak memberikan ASI eksklusif (58,7%). Sebagian besar responden tidak mendapatkan dukungan keluarga (60%), sedangkan faktor sosial budaya mayoritas berada pada kategori mendukung (54,7%). Hasil uji statistik menunjukkan terdapat pengaruh signifikan antara dukungan keluarga terhadap keberhasilan ASI eksklusif (p=0,000), dimana 70% ibu yang mendapatkan dukungan keluarga berhasil memberikan ASI eksklusif. Selain itu, terdapat pengaruh signifikan antara sosial budaya terhadap keberhasilan ASI eksklusif (p=0,000), dimana 68,3% ibu dengan sosial budaya yang mendukung berhasil memberikan ASI eksklusif. Kesimpulan: Dukungan keluarga dan faktor sosial budaya berpengaruh signifikan terhadap keberhasilan ASI eksklusif. Ibu yang memperoleh dukungan keluarga serta berada dalam lingkungan sosial budaya yang mendukung memiliki peluang lebih besar untuk berhasil memberikan ASI eksklusif hingga usia 6 bulan. Saran: Diperlukan peningkatan edukasi dan promosi kesehatan yang melibatkan keluarga serta pendekatan berbasis budaya dalam program peningkatan cakupan ASI eksklusif. Tenaga kesehatan diharapkan dapat mengoptimalkan peran keluarga dan tokoh masyarakat dalam mendukung praktik menyusui eksklusif.
ANALISIS STATUS GIZI DAN KECUKUPAN ASUPAN PROTEIN PADA IBU NIFAS TERHADAP KELANCARAN PRODUKSI ASI Fitriyanti, Fitriyanti; Nisa, Rouzatun; Dhirah, Ulfa Husna; Pratiwi, Rossi Aulia; Putri, Rizka Amalia
JOURNAL OF HEALTHCARE TECHNOLOGY AND MEDICINE Vol 12, No 1 (2026): APRIL 2026
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33143/jhtm.v12i1.5903

Abstract

ANALISIS STATUS GIZI DAN KECUKUPAN ASUPAN PROTEIN PADA IBU NIFAS TERHADAP KELANCARAN PRODUKSI ASI
OPTIMALISASI PEMBERIAN MAKANAN TAMBAHAN BALITA DENGAN PEMANFAATAN SUMBER LOKAL Pratiwi, Rossi Aulia; Ismiati, Ismiati; Irja, Dhia Salsabila
JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT BIDANG KESEHATAN Vol 7, No 2 (2025): OKTOBER 2025
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan keterampilan ibu balita dalam pemberian makanan tambahan (PMT) berbasis pangan lokal guna mengatasi masalah gizi seperti stunting dan underweight. Metode yang digunakan meliputi penyuluhan, pelatihan, dan pendampingan. Hasilnya menunjukkan peningkatan pengetahuan, keterampilan, serta kreativitas peserta dalam mengolah makanan bergizi dari bahan lokal. Program ini dinilai efektif untuk memperbaiki status gizi balita dan mendorong kemandirian pangan keluarga. Kata kunci: PMT, balita, gizi, pangan lokal, stunting, pengabdian masyarakat, keterampilan, penyuluhan
PENGARUH PERILAKU PICKY EATER TERHADAP STATUS GIZI PADA BALITA DI PUSKESMAS JEURAM KABUPATEN NAGAN RAYA Rahmi, Zelfiana; Rosdiana, Eva; Pratiwi, Rossi Aulia
JOURNAL OF HEALTHCARE TECHNOLOGY AND MEDICINE Vol 12, No 1 (2026): APRIL 2026
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33143/jhtm.v12i1.5765

Abstract

Latar Belakang : Status gizi balita merupakan salah satu indikator penting dalam menilai derajat kesehatan masyarakat karena masa balita merupakan periode emas yang sangat menentukan pertumbuhan dan perkembangan anak. Salah satu faktor yang dapat memengaruhi status gizi balita adalah perilaku makan, khususnya perilaku picky eater, yang ditandai dengan kebiasaan pilih-pilih makanan dan keterbatasan variasi konsumsi pangan. Tujuan Penelitian : Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh perilaku picky eater terhadap status gizi balita di wilayah kerja Puskesmas Jeuram Kabupaten Nagan Raya. Metode Penelitian : Penelitian ini menggunakan desain kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Populasi penelitian adalah seluruh ibu yang memiliki balita usia 1–5 tahun sebanyak 986 orang, dengan jumlah sampel 92 responden yang ditentukan menggunakan rumus Slovin. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, sedangkan analisis data menggunakan analisis univariat dan bivariat dengan uji chi-square. Hasil Penelitian : Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar balita memiliki status gizi normal (54,3%) dan lebih dari setengah balita menunjukkan perilaku picky eater (55,4%). Hasil analisis bivariat menunjukkan terdapat pengaruh yang signifikan antara perilaku picky eater terhadap status gizi balita dengan nilai p = 0,009 (p < 0,05). Balita dengan perilaku picky eater cenderung lebih banyak mengalami status gizi kurang dibandingkan dengan balita non picky eater. Kesimpulan dan saran : kesimpulan penelitian ini adalah perilaku picky eater berpengaruh terhadap status gizi balita. Oleh karena itu, disarankan kepada orang tua untuk meningkatkan pengelolaan perilaku makan anak melalui pemberian makanan yang beragam dan bergizi seimbang, serta kepada tenaga kesehatan untuk memperkuat kegiatan edukasi dan promosi gizi guna mencegah terjadinya masalah gizi pada balita.