Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Guided Note-Taking Strategy in Strengthening Students' Listening Skills Setia Permana, Yulia; Cunandar, Dadang
Acuity: Journal of English Language Pedagogy, Literature and Culture Vol. 10 No. 1 (2025): Acuity: Journal of English Language Pedagogy, Literature and Culture
Publisher : LPPM Universitas Advent Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35974/acuity.v10i1.3777

Abstract

This study explores using a guided note-taking strategy to address the issue of low listening skills among students. The primary aim is to evaluate the effectiveness of this strategy in strengthening listening skills. Conducted as qualitative research using a descriptive method, the study involved a school principal, classroom teachers, and three fourth-grade students as informants. Data collection techniques included interviews and document analysis. The study identifies several factors contributing to students' low listening skills, including limited concentration, insufficient understanding, weak memory retention, low motivation, and hearing impairments. Teachers sought to address these challenges by implementing the guided note-taking strategy. The findings suggest that this approach fosters improved listening skills through structured, easily applied steps.
Penyusunan Bahan Ajar Sastra Berbasis Cerita Rakyat Kabupaten Tasikmalaya Cunandar, Dadang; Indanus, Muhamad; Setia Permana, Yulia
DEDIKASI: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 1 No. 2 (2025): November
Publisher : Yayasan Dekhalisha Global Prestise

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kabupaten Tasikmalaya memiliki kekayaan cerita rakyat yang sarat nilai-nilai luhur seperti penghormatan terhadap orang tua, etos kerja, dan kearifan lokal. Namun, pemanfaatan cerita rakyat sebagai media pembelajaran sastra dan budaya lokal di sekolah-sekolah masih terbatas karena minimnya bahan ajar yang kontekstual dan kurangnya kompetensi guru dalam mengintegrasikan kearifan lokal ke dalam pembelajaran. Penelitian terdahulu menunjukkan bahwa pembelajaran berbasis kearifan lokal dapat meningkatkan literasi budaya dan karakter siswa secara signifikan. Kegiatan pengabdian ini bertujuan mengembangkan bahan ajar sastra berbasis cerita rakyat lokal dan meningkatkan kompetensi guru dalam mengintegrasikannya ke dalam pembelajaran. Metode pelaksanaan meliputi analisis kebutuhan, pengembangan bahan ajar, pelatihan guru, dan pendampingan implementasi pembelajaran. Kegiatan dilaksanakan melalui workshop pengembangan bahan ajar, pelatihan pedagogis, dan praktik pembelajaran terbimbing di sekolah mitra. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan motivasi belajar siswa, peningkatan capaian pembelajaran sastra, serta penguatan kesadaran guru terhadap pentingnya pelestarian warisan budaya lokal. Bahan ajar yang dikembangkan terbukti efektif meningkatkan pemahaman siswa terhadap nilai-nilai budaya dan literasi sastra. Program ini diharapkan dapat menjadi model pengintegrasian kearifan lokal dalam pembelajaran sastra dan memberikan kontribusi terhadap pelestarian budaya daerah di Indonesia.