Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Critical Comparison of Muhammad Syahrur and Fazlur Rahman's Thoughts on Inheritance Law: Modern Reconstruction of the Principles of Justice in Islam Arifin, Muhamad Zaenal
IJoIS: Indonesian Journal of Islamic Studies Vol. 5 No. 1 (2024): Indonesian Journal of Islamic Studies
Publisher : Civiliza Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59525/ijois.v5i1.524

Abstract

The discourse on Islamic inheritance law continues to evolve amid contemporary social and economic changes. This study aims to compare Muhammad Syahrur's theory of limits (nazariyyah al-hudud) and Fazlur Rahman's double movement approach in understanding Islamic inheritance law, assessing their relevance and applicability in the modern context. This research employs a qualitative method with descriptive-analytical and comparative analysis approaches. Data were gathered through literature reviews of the primary works of both scholars and supporting literature. The findings reveal that Syahrur's approach provides flexibility that allows law to adapt to social changes, while Rahman emphasizes the importance of linking the historical context of the Qur'an to modern conditions. Both approaches have strengths and potential for integration to create an adaptive, relevant, and justice-aligned legal framework in Islamic jurisprudence. The study's implications point towards policy recommendations for more inclusive and responsive Islamic inheritance laws.
Problematika Pembelajaran Komponen Literasi Numerasi di Sekolah Dasar Syaepudin, Muhamad; Nopianti, Resti; Afifah, Siti Sarah; Arifin, Muhamad Zaenal
Cokroaminoto Journal of Primary Education Vol. 8 No. 4 (2025): Oktober - Desember 2025
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/cjpe.8.4.2025.6516

Abstract

Literasi numerasi tidak hanya mencakup kemampuan berhitung, tetapi juga mencakup kemampuan memahami, menginterpretasi, dan menggunakan informasi kuantitatif dalam konteks yang bermakna. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan menganalisis permasalahan yang muncul dalam pembelajaran komponen literasi numerasi di tingkat sekolah dasar, dengan fokus pada penggunaan penalaran spasial, pengukuran, dan interpretasi informasi statistik. Metode penelitian yang digunakan adalah Systematic Literature Review (SLR). Sumber data diperoleh melalui Google Scholar dengan bantuan aplikasi Publish or Perish menggunakan kata kunci “problematika literasi numerasi SD” dan “komponen literasi numerasi”. Artikel yang direview merupakan jurnal nasional terbitan tahun 2021–2025, dengan fokus pada pembelajaran literasi numerasi di jenjang Sekolah Dasar. Dari 60 artikel yang diperoleh pada tahap awal pencarian, diseleksi sejumlah artikel yang memenuhi kriteria inklusi.Hasil penelitian menunjukkan bahwa banyak siswa masih mengalami kesulitan dalam memahami hubungan spasial antar objek, memilih dan menggunakan satuan pengukuran yang tepat serta menginterpretasi data yang disajikan dalam bentuk tabel, grafik, maupun diagram. Faktor-faktor penyebab permasalahan ini antara lain keterbatasan media dan sumber belajar yang kontekstual, kurangnya pelatihan guru dalam mengintegrasikan pendekatan numerasi, dan rendahnya keterlibatan siswa dalam aktivitas pemecahan masalah berbasis data. Oleh karena itu, diperlukan inovasi dalam strategi pembelajaran yang lebih interaktif, kontekstual, dan berbasis eksplorasi untuk meningkatkan kualitas pembelajaran literasi numerasi di sekolah dasar.
Implementasi Teori Multiple Intelligence dalam Pembelajaran PAI: Studi Analisis Optimalisasi Potensi Peserta Didik Rahman, Zidan Aulia; Hakim, Lukmanul; Arifin, Muhamad Zaenal
Tsamratul Fikri Vol 19 No 1 (2025): Tsamratul Fikri | Jurnal Studi Islam
Publisher : Asosiasi Mahasiswa Program Pascasarjana | Universitas Islam Darussalam (UID) | Islamic University of Darussalam | Ciamis | Jawa Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36667/tf.v19i1.2160

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi teori Multiple Intelligence (MI) dalam pembelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) dengan fokus pada optimalisasi potensi peserta didik. Menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kepustakaan, penelitian ini mengkaji berbagai literatur terkini (2020-2024) tentang penerapan teori MI dalam konteks pembelajaran PAI. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi teori MI dalam pembelajaran PAI memiliki relevansi signifikan dengan tujuan pendidikan Islam modern dan mampu meningkatkan efektivitas pembelajaran hingga 80%. Analisis mengungkapkan peningkatan hasil belajar siswa sebesar 35% dengan tingkat retensi materi mencapai 75% lebih tinggi dibandingkan metode konvensional. Keberhasilan implementasi MI dipengaruhi oleh tiga faktor utama: kompetensi guru, ketersediaan sumber daya pendukung, dan dukungan sistem sekolah. Integrasi teknologi dalam pembelajaran berbasis MI terbukti efektif dalam mengakomodasi berbagai tipe kecerdasan siswa. Penelitian ini merekomendasikan pengembangan model pembelajaran adaptif yang mengintegrasikan prinsip-prinsip MI dengan karakteristik pembelajaran PAI, disertai strategi implementasi bertahap dan evaluasi berkelanjutan. Kata kunci: Multiple Intelligence, Pendidikan Agama Islam, optimalisasi potensi, pembelajaran adaptif, kompetensi guru ABSTRACT This research aims to analyze the implementation of Multiple Intelligence (MI) theory in Islamic Religious Education (PAI) learning with a focus on optimizing student potential. Using a qualitative approach with library research methods, this study examines various recent literature (2020-2024) on the application of MI theory in the context of PAI learning. The results show that the implementation of MI theory in PAI learning has significant relevance to modern Islamic education goals and can increase learning effectiveness by up to 80%. The analysis reveals a 35% increase in student learning outcomes with material retention rates reaching 75% higher than conventional methods. The successful implementation of MI is influenced by three main factors: teacher competence, availability of supporting resources, and school system support. Technology integration in MI-based learning proves effective in accommodating various types of student intelligence. This research recommends developing an adaptive learning model that integrates MI principles with PAI learning characteristics, accompanied by gradual implementation strategies and continuous evaluation. Keywords: Multiple Intelligence, Islamic Religious Education, potential optimization, adaptive learning, teacher competence