Kurniadi, Iman
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PERAN GEMBALA SIDANG DALAM MENINGKATKAN KESETIAAN JEMAAT DALAM BERIBADAH MENURUT EFESUS 4:12-13 DI GEREJA BAPTIS INDONESIA BANYUMAS Kurniadi, Iman
EKKLESIA: Jurnal Teologi dan Pendidikan Kristiani Vol. 2 No. 1 (2023): November 2023
Publisher : STT Ekklesia Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63576/ekklesia.v2i1.35

Abstract

The pastoral ministry in the church faces many challenges, especially the faithfulness of the congregation in worship. This happens because there are congregations who are busy at work, there are misunderstandings, and the behavior of congregations who are lazy to come to worship at church. The purpose of this research is to find out the role of the pastor in dealing with and increasing the loyalty of the congregation in worship at the Banyumas Indonesian Baptist Church. This research uses a descriptive qualitative approach with a structured interview method. The result of this research is that the pastor increases the loyalty of the congregation by (1) equipping the congregation with ministry work, (2) equipping the congregation to build the body of Christ, (3) equipping the congregation to achieve unity of faith, (4) equipping the congregation with the knowledge that true, (5) equipping the congregation to reach full maturity (6) equipping the congregation to experience growth. This study concludes that the pastor of the congregation has taken various approaches and teachings to increase congregational loyalty in worship.  Pelayanan penggembalaan di gereja tentu banyak menghadapi  tantangan, terutama kesetiaan jemaat dalam beribadah. Ini terjadi karena adanya jemaat yang sibuk dalam bekerja, terjadinya kesalah-pahaman dan perilaku jemaat yang memang malas untuk datang beribadah di gereja. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana peran gembala sidang dalam menghadapi dan meningkatkan kesetiaan jemaat dalam beribadah di Gereja Baptis Indonesia Banyumas. Penelitian  menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode wawancara terstruktur. Hasil dari penelitian ini adalah gembala sidang meningkatkan kesetiaan jemaat dengan cara: (1) melengkapi jemaat dalam pekerjaan pelayanan, (2) melengkapi jemaat untuk membangun tubuh Kristus, (3) melengkapi jemaat untuk mencapai kesatuan iman, (4) melengkapi jemaat dengan pengetahuan yang benar, (5) melengkapi jemaat untuk mencapai kedewasaan penuh, (6) melengkapi jemaat supaya mengalami pertumbuhan. Kesimpulan penelitian ini adalah gembala sidang sudah melakukan berbagai pendekatan serta pengajaran untuk meningkatkan kesetiaan jemaat dalam beribadah.
ANALISIS PERJANJIAN SINAI DALAM KELUARAN 24:3-8 DAN DAMPAKNYA BAGI SPIRITUAL ISRAEL Kurniadi, Iman; Budiyanto, Henoch
EKKLESIA: Jurnal Teologi dan Pendidikan Kristiani Vol. 2 No. 2 (2024): Mei 2024
Publisher : STT Ekklesia Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63576/ekklesia.v2i2.63

Abstract

Abstract: The Sinai Covenant includes three important things, namely commands, law, and promises. On their journey to the land of Canaan, Israel repeatedly failed to obey God's commands and law. These failures show that it is so hard to bring Israel into a holy nation that is acceptable to God. This research aims to analyze the Sinai Covenant in Exodus 2:3-8 and its impact on spiritual Israel. This research adopts a descriptive qualitative approach utilizing literature review and textual analysis. The results of this research indicate that the Sinai agreement had an impact on changes in the status of the Israelite nation. They are a holy nation led by priests the Torah law is the moral, ethical, and spiritual standard in everyday life. The priests became intermediaries between the people and God. This research concludes that the Sinai covenant changed the status of the Israelites and brought their lives in line with God's standards. They must maintain the holiness of life as God is also holy. The Sinai Covenant had brought the Israelites to obedience to God during Joshua's leadership. Abstrak: Perjanjian Sinai mencakup tiga hal penting, yakni perintah, hukum dan juga janji. Dalam perjalanannya menuju tanah Kanaan, Israel berulangkali gagal dalam menaati perintah dan hukum Allah. Kegagalan demi kegagalan tersebut menunjukkan bahwa begitu sulitnya membawa Israel menjadi bangsa yang kudus dan berkenan kepada Allah. Penelitian ini bertujuan untuk menganalis Perjanjian Sinai dalam Keluaran 2:3-8 dan dampaknya bagi spiritual Israel. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode literatur review dan analisis teks. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa perjanjian Sinai memberikan dampak kepada perubahan status bangsa Israel. Kini mereka menjadi bangsa yang kudus yang dipimpin oleh para imam dan hukum Taurat menjadi standar moral, etika dan juga spiritual dalam kehidupan sehari-hari. Para imam menjadi perantara antara umat dengan Allah. Kesimpulan penelitian ini adalah perjanjian Sinai telah mengubah status bangsa Israel dan membawa kehidupan mereka sesuai dengan standar Allah. Mereka harus menjaga kekudusan hidup sebagai mana Allah juga kudus. Perjanjian Sinai telah membawa bangsa Israel kepada ketaatan kepada Allah pada masa kepemimpinan Yosua.