UMKM (Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah) memiliki kontribusi besar dalam perekonomian Indonesia, menjadi tulang punggung dalam penyediaan lapangan kerja dan mendorong pertumbuhan ekonomi di berbagai daerah. Dalam beberapa tahun terakhir, sektor UMKM mengalami perkembangan pesat, terutama karena meningkatnya dukungan pemerintah terhadap pengusaha kecil melalui berbagai kebijakan dan insentif. Namun, di balik peluang besar tersebut, tantangan besar juga muncul, salah satunya adalah persaingan ketat antar-pelaku usaha. Metode penelitian yang digunakan dalam studi ini adalah metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi pemasaran Kombet Florist dalam meningkatkan daya saingnya di Bandar Lampung, khususnya dalam menghadapi kompetitor utamanya, Rachel Florist. Sumber data utama berasal dari studi literatur, termasuk jurnal, artikel, buku, dan data sekunder lainnya yang relevan dengan topik pemasaran dan daya saing UMKM di sektor penyewaan papan bunga. Data mengenai strategi pemasaran Kombet Florist dan Rachel Florist dikumpulkan melalui observasi tidak langsung melalui platform digital seperti situs web, media sosial, dan ulasan pelanggan yang dipublikasikan secara daring. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan teknik analisis konten untuk mengidentifikasi pola, tema, dan strategi pemasaran yang digunakan oleh Kombet Florist serta membandingkannya dengan Rachel Florist. Hasil dari analisis ini strategi pemasaran Kombet Florist dalam upaya meningkatkan daya saing di tengah persaingan dengan Rachel Florist menunjukkan bahwa Kombet Florist memiliki peluang besar untuk bertumbuh dengan strategi yang tepat. Dengan menawarkan harga kompetitif, layanan personalisasi, serta komitmen pada keberlanjutan dan kolaborasi dengan pelaku usaha lokal, Kombet Florist dapat memenuhi kebutuhan pelanggan yang mencari layanan berkualitas dengan nilai tambah.Kata Kunci : Marketing, Florist, UMKM, Media Sosial.